Junta Myanmar Bakar Desa Penduduk, 2 Lansia Tewas Terpanggang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sisa-sisa rumah yang membara di Kinma, seperti yang terlihat oleh penduduk yang kembali pada 16 Juni, sehari setelah pasukan junta membakar desa. SP/Myanmar Now
Sisa-sisa rumah yang membara di Kinma, seperti yang terlihat oleh penduduk yang kembali pada 16 Juni, sehari setelah pasukan junta membakar desa. SP/Myanmar Now

i

SURABAYAPAGI, Magway - Pasukan militer membakar sebuah desa di Myanmar tengah setelah bentrok dengan penentang junta yang berkuasa. Bentrokan itu menyebabkan sedikitnya dua orang lanjut usia terbakar hingga meninggal dunia, Rabu (16/6).

Menurut beberapa penduduk desa yang memberikan laporan, hanya sekitar 30 rumah yang tersisa dari King Ma pada Rabu. Sedangkan, sekitar 200 rumah menjadi tumpukan abu dan batu bata. Api cukup besar untuk direkam oleh sistem pelacakan api satelit NASA pada pukul 21.52 waktu setempat pada Selasa (15/6).

Penduduk desa yang namanya tak mau disebutkan, mengatakan bahwa pasukan keamanan membakar setelah menghadapi lawan junta dan setidaknya dua orang meninggal akibat peristiwa itu.

Seorang sukarelawan berusia 32 tahun yang membantu pengungsi dari desa mengatakan dua orang yang meninggal adalah penduduk lanjut usia yang tidak dapat meninggalkan rumah selama kebakaran. Dia mengatakan beberapa orang kembali ke desa pada Rabu dan menemukan sisa-sisa dua mayat yang terbakar yang diyakini milik seorang suami dan istri yang sudah tua—Mya Maung, 85, dan Kyi Hmein, 83—ditemukan oleh penduduk desa Sebagian besar penduduk desa tetap bersembunyi di hutan terdekat.

Televisi pemerintah Myanmar MRTV mengatakan, kebakaran tersebut terjadi di Kin Ma, sebuah desa berpenduduk sekitar 800 orang di Wilayah Magway pada Selasa. Dikabarkan kobaran api disebabkan oleh teroris dan dengan sengaja merencanakan untuk mendiskreditkan militer. Sebanyak 40 teroris membakar sebuah rumah di Kin Ma, memicu kebakaran yang menyebar ke 100 dari 225 rumah di desa itu.

Foto-foto yang diambil pada Rabu setelahnya menunjukkan kabut asap tipis di atas Kin Ma dari bara api yang membara di tanah yang menghitam. Papan kayu yang terbakar, lembaran logam, batu bata dan panci masak berserakan, dengan hanya beberapa pohon yang tersisa berdiri. Beberapa gambar menunjukkan bangkai hewan.

Kelompok hak asasi manusia menuduh pasukan Myanmar membakar ratusan desa pada 2017 selama serangan yang mendorong sekitar 700.000 minoritas Muslim Rohingya melarikan diri ke Bangladesh. Pasukan keamanan telah membantah membakar dan dalam beberapa kasus menyalahkan Rohingya yang melakukannya. 

Kecaman Barat terhadap Junta telah berkembang atas penggunaan kekuatan militer terhadap lawan-lawannya. Asosiasi Bantuan untuk Tahanan Politik, sebuah kelompok hak asasi manusia, mengatakan pasukan keamanan telah membunuh lebih dari 860 warga sipil.

Militer myanmar merebut kekuasaan pada Februari setelah menuduh terjadi kecurangan pemilihan umum yang diadakan tahun sebelumnya. Padahal, pemungutan suara itu menurut pemantau pemilihan independen sebagian besar bebas dan adil. Demonstrasi menyebar ke seluruh negeri setelah kudeta. Pasukan keamanan kemudian merespons dengan tindakan brutal dan membunuh lebih dari 860 warga sipil, dan menahan hampir 5.000 orang.mn/na

Berita Terbaru

5 Jenderal TNI Turun ke Ponorogo, Ratusan KDKMP Diperiksa

5 Jenderal TNI Turun ke Ponorogo, Ratusan KDKMP Diperiksa

Senin, 19 Okt 2026 16:54 WIB

Senin, 19 Okt 2026 16:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo-Lima jenderal TNI turun langsung mengecek kesiapan operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di wilayah Kabupaten…

Dukung Program Ketahanan Pangan, Polres Blitar Kota Gelar Gerakan Pasar Murah

Dukung Program Ketahanan Pangan, Polres Blitar Kota Gelar Gerakan Pasar Murah

Senin, 19 Okt 2026 16:52 WIB

Senin, 19 Okt 2026 16:52 WIB

SURABAYAPAGI com. Blitar - Program Ketahanan Pangan, Polres Blitar Kota menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) yang bertujuan untuk menstabilkan pasokan dan…

Tunas Cup Futsal Dukung Prestasi Nonakademik, Ning Ita Tekankan Peningkatan Kualitas SDM

Tunas Cup Futsal Dukung Prestasi Nonakademik, Ning Ita Tekankan Peningkatan Kualitas SDM

Senin, 19 Okt 2026 15:57 WIB

Senin, 19 Okt 2026 15:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menegaskan, prestasi olahraga merupakan bagian penting dalam pembangunan kualitas manusia. P…

Wali Kota Mojokerto Sampaikan Nota Keuangan APBD 2027 dan Pendapat Akhir atas 13 Raperda

Wali Kota Mojokerto Sampaikan Nota Keuangan APBD 2027 dan Pendapat Akhir atas 13 Raperda

Senin, 19 Okt 2026 15:35 WIB

Senin, 19 Okt 2026 15:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari atau Ning Ita menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Mojokerto dengan dua agenda, yakni…

Outing Class, Dispendik Surabaya Imbau SD-SMP Optimalkan Destinasi Lokal

Outing Class, Dispendik Surabaya Imbau SD-SMP Optimalkan Destinasi Lokal

Senin, 19 Okt 2026 15:30 WIB

Senin, 19 Okt 2026 15:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Guna memberikan pengalaman belajar di luar kelas (Outing Class) sekaligus mengenalkan potensi lokal kepada para siswa, Pemerintah…

Surabaya Rising Champion 2026 Jadi Ajang Adu Cepat 350 Atlet Selam se-Jatim

Surabaya Rising Champion 2026 Jadi Ajang Adu Cepat 350 Atlet Selam se-Jatim

Senin, 19 Okt 2026 15:25 WIB

Senin, 19 Okt 2026 15:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menggelar Kejuaraan Selam (Finswimming) Surabaya Rising Champion (SRC) 2026 di Kolam Renang Jala…