Ini Penampakan Akibat Gempa Bumi 6.7 SR di Kota Blitar

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kapolres tinjau RSUD Mardiwaluyo.sambil bantu evakuasi pasien. Tampak situasi Ruang Cempaka nomor11.
Kapolres tinjau RSUD Mardiwaluyo.sambil bantu evakuasi pasien. Tampak situasi Ruang Cempaka nomor11.

i

SURABAYAPAGI, Blitar- Dampak gempabumi berkekuatan 6.7 SR di Wikayah Malang Selatan, getaran hebat hampir 2 menit divrasakan jugacdi Wilayah Blitar Raya, baik Wil.Kabupaten maupun Kota Blitar.

Sehingga warga masarakat berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri, seperti pantauan Surabaya Pagi di beberapa wilayah Kecamatan di Kab.Blitar banyaknya bangunan yang porak poranda, baik atap maupun tembok tembok rumah retak lebar dan memanjang, sedang toko toko swalayan banyak deretan rak rak yang memajang daganganya berantakan terjatuh dan roboh.

Selain itu kantor DPRD Kabupaten Blitar lebih parah seperti ruang Rapat Paripurna ambrol divsan sini termasuk tangga untuk masuk di ruangan gedung dewan tingkat dua.

Prtistiwa itu menurut Kepala BPBD kabuoatan Blitar Drs.M Kholik mngatakan pihaknya belum menerima laporan resmi dari wilayah wilayah (Kecamatan) dan hanya menerima info lewat WA para petugas piket kantor termasuk Satpam Kantor DPRD.

"Betul banyak kerusakan secara material tapi kita belumbterima laloran resmi dari wilayah, untuk kantor dewan pada ruangan Rapat Paripurna, untujlk itu kami berharap masarakat jngn sampai terprovokasi informasi informasi yang tidak jelas atau Hoax," kata Kholik melalui Ponselnya. Sedang Wasis Kuntoatmojo Komisi I Dprd Kab.Blitar membenarkan informasi ambrolnyacruang rapat paripurna, hanya pria berbadsnnkecil ini mngaku belum sempat melihat kondisinya.

"Jadi saya hanya dapat informasi darivrekan rekab dan foto itu, mhon maaf saya belum berani mmberi statmen, memang benar itu ruang rapat Paripurna dan tangga masuk ke lantai atas,' Ungkap Wasis juga lewat selulernya.

Sementara di Wilayah Kota Blitar informasi yamg masuk di Grup Wartawan Blitar, yang menonjol adalah tersebarbya Fotobdan vidio rusaknya di ruang Cempaka nomor 11 di RSUD Mardi Waluyo Blitar, namun ruang Cempaka yang berkapasitas perawatan ada 10 pasien itu dalam keadaan kosong.

Seperti yang disampaikan Wadir Pelayanan RUSD Mardi Waluyo dr.Herya Putra juga lewat Ponselnya, membenarkan kerusakan di ruang Cempaka nomir 11 dngan atapnya berantakan.

"Alhamdulillah pada ruang Cempaka nomor 11 tidak ada perawatan, atau tidak ada pasienya, yang ada di Ruang Cempaka nomor 3, kami akan segera ke Runah sakit untuk evakuasi pasien lainya karena trdampak debu ruuntuhan cempaka nomor 11, termasuk yang masuk lewat celah celah plafon, rencana kita evakuasi di rawat inap lantai satu seluruh pasien,"kata dr.Herya Putra.

Sementara Kapolres Blitar Kota AKBP.Yudhi Hery Setiawan mengatakan pihaknya melakukan siaga di seluruh jajaran Polsek, guna mantau situasi Pasca Gempa di masarakat, dan segera melaporkan hasil pemantauan rekanbrekan di Polsek.

" Kita dan seluruh jajaran Polsek turun langsung untuk memantau Situasi dan Kindisi masarakat setelah terjadi Gempa, sementara untuk Pasien RS.Mardi Waluyo tidak ada korban, dan benar laporan ada Ruang Cempaka yang rusak parah, alhamdulilah tidak ada korban, sementara ruang cempaka tidak ada Pasien, untuk itu mari kira waspada dan masarakat tidak usah panik, sekakigus jngan percaya berita berita Hoax,,";Tegas AKBP.Yudhi saat di kantornya (Sabtu sore 10/4) saat mantau situasi lewat Pesawat HT dan Ponselnya.Les

Berita Terbaru

PLN UID Jatim Gelar Senam Sehat Bersama di Darmo Free Day

PLN UID Jatim Gelar Senam Sehat Bersama di Darmo Free Day

Senin, 20 Jul 2026 20:35 WIB

Senin, 20 Jul 2026 20:35 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Dalam rangka menyemarakkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 81 tahun, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur m…

Permintaan Rp100 Juta dari Polisi dan Rp150 Juta dari Kejaksaan Muncul di Sidang Tipikor Madiun

Permintaan Rp100 Juta dari Polisi dan Rp150 Juta dari Kejaksaan Muncul di Sidang Tipikor Madiun

Senin, 20 Jul 2026 19:42 WIB

Senin, 20 Jul 2026 19:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Kepala Dinas Pendidikan Kota Madiun Lismawati mengaku berutang Rp250 juta ke koperasi untuk memenuhi permintaan uang yang menurut k…

Memeriahkan HJL dan Bhayangkara, Lamongan Gelar Vespa Day 2026

Memeriahkan HJL dan Bhayangkara, Lamongan Gelar Vespa Day 2026

Senin, 20 Jul 2026 19:28 WIB

Senin, 20 Jul 2026 19:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Masih dalam rangkaian Hari Jadi Lamongan ke-457 serta Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, PSLB (Paguyuban Scooterist Lamongan…

Maksimalkan Volume Irigasi, Waduk Gondang Akan Dikeruk

Maksimalkan Volume Irigasi, Waduk Gondang Akan Dikeruk

Senin, 20 Jul 2026 19:26 WIB

Senin, 20 Jul 2026 19:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Dalam rangka mendukung pemaksimalan volume irigasi untuk pertanian, Pemerintah Kabupaten Lamongan bersama Balai Besar Wilayah…

Peserta Walikota Cup 2026 Kolaps di Lapangan lalu Meninggal 

Peserta Walikota Cup 2026 Kolaps di Lapangan lalu Meninggal 

Senin, 20 Jul 2026 17:20 WIB

Senin, 20 Jul 2026 17:20 WIB

Diduga Serangan Jantung dan Lambatnya Penanganan Medis…

Buntut Limbah SPPG Grogol, Satgas MBG Ponorogo Ancam Panggil Yayasan dan Mitra

Buntut Limbah SPPG Grogol, Satgas MBG Ponorogo Ancam Panggil Yayasan dan Mitra

Senin, 20 Jul 2026 17:17 WIB

Senin, 20 Jul 2026 17:17 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo– Satuan tugas (Satgas) Menu Bergizi Gratis ( MBG) Kabupaten Ponorogo bergerak cepat pasca terungkapnya praktik dugaan pembuangan limbah …