Eksis Tekuni Bisnis Minuman Bekatul di Masa Pandemi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Edie Suprapto dengan produk minuman bekatulnya. SP/ SBY
Edie Suprapto dengan produk minuman bekatulnya. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Bekatul, biasanya dimanfaatkan sebagai pakan hewan ternak saja. Namun, ternyata kandungan dalam bekatul tersebut memiliki beragam manfaat untuk kesehatan. Hal tersebut yang membuat Edie Suprapto menekuni produk minuman bekatul instan, selain ingin terus menghidupkan perekonomian yang kini terpuruk, ia juga mensosialisasikan akan manfaat bekatul bagi kesehatan tubuh.

Edie tidak sembarangan dalam memilih produksi bekatul. Ia memilih bekatul dari beras mentik wangi. Berbeda dengan bekatul dari beras lainnya, bekatul tersebut memiliki ciri khas aroma yang wangi sehingga mengurangi aroma apek pada bekatul.

Produk minuman bekatul milik Edie. SP/ SBY

Awal ide ia memproduksi minuman bekatul instan tersebut karena saat itu ada temannya yang menderita penyakit diabetes mencari bekatul untuk disangrai lalu dimakan. Itu karena susu khusus penderita diabetes sangat mahal. Selain itu, jarang ada pengusaha di Trenggalek yang menekuninya. Sejak saat itu dirinya bekerja sama dengan penggilingan padi untuk keperluan bahan baku bekatul.

Bekatul memiliki kandungan energi, serat pangan, protein, vitamin A, kalsium, zat besi, vitamin B-6, magnesium, dan lemak. Sehingga memiliki beragam manfaat jika dikonsumsi seperti mencegah penyakit alzheimer dan kencing manis. Memelihara kesehatan jantung juga menurunkan risiko kanker.

Hal itulah yang membuat Edie Suprapto terus memproduksinya. "Semula saya tertarik membuat produk minuman instan ini karena tahu berdasarkan penelitian, beras tumbuk merupakan beras yang paling baik dikonsumsi," ungkap Edie Suprapto.

Namun, saat ini hanya sedikit masyarakat yang makan nasi dari beras tumbuk. Sebab, kebanyakan masyarakat lebih suka mengonsumsi beras putih poles biasa. Itu juga yang dijual di pasar sehingga kandungan bekatul pada beras tersebut dibuang. "Karena ini saya berpikir sungguh sangat sia-sia jika bekatul yang memiliki beragam kandungan itu dibuang atau untuk pakan ternak," katanya.

Tak tanggung-tanggung, saat itu sebelum pandemi Covid-19, dirinya memiliki pelanggan dari berbagai kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Tangerang, dan sebagainya, bisa menghabiskan minimal 50 bungkus setiap bulan. Bahkan, kala itu pernah mendapat nominasi produk terlaris pada salah satu platform belanja online besar di Indonesia.

Minuman bekatul produksi Edie ini diyakini bisa menjadi terapi bagi penderita diabetes. Hingga kini dirinya masih memiliki pelanggan diabetes tersebut. Namun, hal tersebut berbalik ketika pandemi Covid-19 ini mulai ada. Karena penjualan turun drastis, terlihat pada 50 bungkus produk yang dibuatnya belum juga habis selama tiga bulan ini kendati telah dititipkan di berbagai toko besar. Dsy11

Berita Terbaru

Kopdes Bikin Biaya Penalti Rp 100 Juta ke Calon Manajer

Kopdes Bikin Biaya Penalti Rp 100 Juta ke Calon Manajer

Kamis, 18 Jun 2026 23:21 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ada ketentuan biaya penalti Rp 100 juta pada Seleksi Pengadaan SDM Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah…

Menteri Pariwisata, Koleksi Mercedes-Benz G63 Senilai Rp 8,8 Miliar

Menteri Pariwisata, Koleksi Mercedes-Benz G63 Senilai Rp 8,8 Miliar

Kamis, 18 Jun 2026 23:18 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri Pariwisata RI Widiyanti Putri telah melaporkan harta kekayaan terbarunya. Dalam laporan paling anyar itu, Widiyanti…

Grammy Awards, juga Hargai Kategori R&B dan Folk

Grammy Awards, juga Hargai Kategori R&B dan Folk

Kamis, 18 Jun 2026 23:16 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pihak penyelenggara ajang Grammy Awards mengumumkan penambahan kategori penampilan musik pop Asia terbaik, buat ngerayain rilisan…

Jumat Berkah: Tahun Baru Islam Vs Masehi

Jumat Berkah: Tahun Baru Islam Vs Masehi

Kamis, 18 Jun 2026 23:12 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Tahun Baru Islam, yang baru kita peringati, lebih berfokus pada perenungan spiritual dan muhasabah (evaluasi diri) dibandingkan…

Hotel Sultan Jakarta, Dieksekusi Saat Masih Ada Tamu Hotel

Hotel Sultan Jakarta, Dieksekusi Saat Masih Ada Tamu Hotel

Kamis, 18 Jun 2026 23:10 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Eksekusi hotel Sultan di Jakarta, Kamis (18/6) diwarnai kericuhan dan keunikan. Ricuh ada ratusan masa menghadang. Unik, saat…

Manuver dari Pengacara Senior Bela Eks Pejabat BGN

Manuver dari Pengacara Senior Bela Eks Pejabat BGN

Kamis, 18 Jun 2026 23:00 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:00 WIB

Karena Pak Sony tidak jujur. Sebelumnya bersumpah bersih. Tapi info beberapa orang, Sony menerima uang dari Asep secara rutin." Elza Syarief,…