Santunan Kematian Gempa Malang Dapat Rp 10 Juta

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa langsung meninjau lokasi terdampak gempa Malang. SP/DK
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa langsung meninjau lokasi terdampak gempa Malang. SP/DK

i

SURABAYAPAGI,Surabaya - Usai gempa yang melanda Malang, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa langsung meninjau tiga lokasi terdampak gempa Malang M 6,1. Di antaranya di Kecamatan Turen, Dampit, dan Ampel Gading. Minggu (11/4).

Gubernur Khofifah  meminta korban luka ringan dan berat terdampak gempa Malang segera berobat. Pemerintah Provinsi Jawa Timur menjamin biaya perawatan korban luka ringan maupun berat.Sedangkan korban meninggal mendapat santunan Rp 10 juta.

"Semua biaya perawatan korban luka menjadi tanggungan Pemkab Malang, jika dirawat di RS milik pemprov akan ditanggung sepenuhnya Pemprov Jatim. Sementara untuk korban meninggal akan diberikan santunan kematian masing-masing Rp 10 juta," ujar Khofifah saat meninjau korban gempa Malang, Minggu (11/4/2021).

Dikesempatan itu, Khofifah meminta kabupaten/kota yang terdampak cukup banyak untuk segera menyiapkan posko bencana dan tempat pengungsian. Khofifah meminta, posko pengungsian gempa harus tersedia di banyak titik untuk menjangkau masyarakat.

"Jadi setelah kemarin saya termasuk yang merasakan gempa. Titik-titik mana yang paling terdampak baik di Malang dan Lumajang. Kita sampaikan, posko harus ada di banyak titik, juga posko gempa ini beda sama banjir. Karena ada trauma psikologis, takut gempa susulan. Jadi ada tim untuk membantu trauma healing pasca bencana," ujar Khofifah.

Menurut Khofifah, korban bencana gempa bumi memiliki trauma psikologis. Ia pun menyarankan kepada Bupati Malang Sanusi, agar tempat pengungsian gempa longgar.

"Tempat pengungsian di balai desa jadi opsi strategis. Dapur umum juga SOP negara alam, ini kita pastikan harus tersedia untuk memenuhi kebutuhan para pengungsi," imbuhnya.

Mantan Mensos RI ini menyatakan, saat ini proses evakuasi korban gempa menjadi prioritas utama. Terutama pada bangunan rumah yang roboh/hancur serta fasilitas umum. Terkhusus, dirinya meminta relawan untuk segera memperbaiki tempat ibadah masjid, musala yang rusak ringan. Pasalnya, beberapa hari ke depan akan memasuki bulan Ramadhan.

"Proses evakuasi penting, TNI Polri relawan turun. Proses evakuasi prioritas saat tanggap darurat, penyelamatan warga prioritas (juga). Sambil kemudian inventarisir, indentifikasi pendataan, mana kategori ringat, berat. Ini yang akan kita koordinasikan," terangnya.

Sejauh ini Khofifah menyebut, korban jiwa gempa bumi sebanyak 8 orang. Yakni 5 asal Lumajang dan 3 asal Kabupaten Malang. Usai peninjauan, Khofifah memberikan sejumlah bantuan bahan pokok kepada korban terdampak gempa yang ada di 3 kecamatan tersebut.

Selain itu, Khofifah juga memberikan santunan kepada ahli waris korban meninggal dunia di Kecamatan Ampel Gading. dk/cr3/na

Berita Terbaru

Bupati Sumenep: Kades Harus Lebih Responsif Sampaikan Laporan Untuk Penanganan Kekeringan Air di Wilayahnya

Bupati Sumenep: Kades Harus Lebih Responsif Sampaikan Laporan Untuk Penanganan Kekeringan Air di Wilayahnya

Minggu, 05 Jul 2026 16:44 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 16:44 WIB

    SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Bupati Sumenep, H. Ahmad Fauzi Wongsojudo berharap seluruh kepala desa untuk lebih responsif dalam menyampaikan wilayah yang m…

Sasar Gen Z, Pemkot Surabaya Siapkan Lahan dan Matangkan Desain Rusunami

Sasar Gen Z, Pemkot Surabaya Siapkan Lahan dan Matangkan Desain Rusunami

Minggu, 05 Jul 2026 14:41 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 14:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Melalui rencana pembangunan Rumah Susun Sederhana Milik (Rusunami), saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tengah memfokuskan…

Turnamen Basket Internasional CLS 2026 Tuntas, Indonesia Mampu Bersaing di Level ASEAN

Turnamen Basket Internasional CLS 2026 Tuntas, Indonesia Mampu Bersaing di Level ASEAN

Minggu, 05 Jul 2026 14:40 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 14:40 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Yayasan Cahaya Lestari Surabaya (CLS) resmi menutup turnamen basket internasional Salonpas Let’s Move-CLS International Cup 2026 di GOR…

Atasi Genangan Kawasan Margomulyo, Pemkot Surabaya Siapkan Mini Bozem di Exit Tol

Atasi Genangan Kawasan Margomulyo, Pemkot Surabaya Siapkan Mini Bozem di Exit Tol

Minggu, 05 Jul 2026 14:34 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 14:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya mengurangi genangan yang kerap terjadi di kawasan Margomulyo, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah menyiapkan…

Bakal Jadi Sport Center, Pemkot Surabaya Revitalisasi Lapangan Potro Agung Rp2,4 Miliar

Bakal Jadi Sport Center, Pemkot Surabaya Revitalisasi Lapangan Potro Agung Rp2,4 Miliar

Minggu, 05 Jul 2026 14:26 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 14:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya mewujudkan sebuah sport center modern, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengubah wajah Lapangan Potro Agung yang…

Viral! Narasi Erupsi Semeru di Medsos, Pemkab Lumajang: ‘Video yang Beredar Hoaks’

Viral! Narasi Erupsi Semeru di Medsos, Pemkab Lumajang: ‘Video yang Beredar Hoaks’

Minggu, 05 Jul 2026 13:28 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 13:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Menindaklanjuti viralnya narasi di media sosial (medsos) yang diunggah akun YouTube @bencanapopuler pada 3 Juli 2026 yang berisi…