Manfaatkan Adonan Semen, Rofiq Sukses Ciptakan Hiasan Akuarium Cantik

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Muhammad Rofiq mengecat hiasan akuarium di rumahnya. SP/ TLG
Muhammad Rofiq mengecat hiasan akuarium di rumahnya. SP/ TLG

i

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Pandemi Covid-19 yang memun­culkan tren memelihara ikan hias, hal itu membuat Muhammad Rofiq, seorang perajin hiasan akuarium memanfaatkan bahan adonan semen. Karena tidak terbiasa memelihara ikan, lantas Rofiq pun memilih untuk mencoba membuat hiasan aku­arium untuk teman-temannya. Hingga kini desain hiasan miliknya diminati berbagai kalangan pencinta ikan hias, mulai dari cupang hingga guppy.

Dengan ber­modal adonan semen dan cetakan berbahan dasar silikon dia pun memulai bisnisnya. Silikon yang digunakan untuk cetakan dia bentuk terlebih dahulu secara detail. Kemudian adonan semen yang telah siap dia cetak ke dalam silikon yang telah dibentuk. Jika sudah, tambahkan kawat yang telah dipotong sesuai dengan cetakan. Ini untuk memperkuat agar hia­san tidak mudah patah. 

Meskipun bisnis ini sangat menjanjikan, keterbatasan waktu dalam proses produksi kerap menjadi kendala. Selain itu, sifat semen yang keras juga membatasi ruang geraknya untuk memasar­kan ke luar kota. Sebab, terdapat kendala dalam proses pengiriman. “Barangnya memang kecil, tapi memiliki volume. Sehingga ada kendala untuk pengiriman jauh,” imbuhnya.

Awalnya ia bekerja di salah satu counter ponsel di kawasan Jalan Ahmad Yani Timur ini memanfaatkan peluang untuk menjadi perajin hiasan akuarium. Jika hiasan akuarium biasanya terbuat dari serat fiber.

Namun kali ini Rofiq memilih untuk meman­faatkan adonan semen sebagai bahan baku. Selain lebih ekonomis karena terbuat dari semen hiasan-hiasan akuarium ini akan lebih awet dan tidak mudah keropos ketika terendam di dalam air dalam waktu lama. “Fiber itu kan mahal, kalau semen bahannya juga lebih ekonomis, tapi awet,” terangnya.

Tak hanya itu, ke depan dia ingin membuat model hiasan akuarium yang lebih be­ragam. Terutama untuk desain berukuran kecil. Ini untuk mewa­dahi para penghobi ikan hias pemula agar tidak takut untuk menghias akuarium. Sebab, sampai kini berbagai hiasan dan ornamen untuk akuarium terbi­lang cukup mahal. “Sasaran saya berfokus pada menengah ke bawah. Karena itu, bahan yang saya pilih juga tidak mahal, tapi hasil dan kualitas tidak kalah saing,” urainya.

Sementara model desain, Rofiq mengaku rata-rata mencari refe­rensi dari media sosial. Selan­jutnya, dari media sosial dia kembangkan sesuai dengan kreativitasnya. Hingga kini barulah terdapat tiga desain hiasan akuarium. Yakni desain benteng atau kastil, tebing, dan akar. Desain benteng dan kastil menjadi primadona para penghobi ikan. Selain terlihat lebih hidup, desain ini sangat cocok untuk akuarium berukuran mini. Dsy1

 

Berita Terbaru

Dosen Hukum Korporasi Pertanyakan Dasar Hukum Perubahan Kebijakan CSR untuk STIKES BHM

Dosen Hukum Korporasi Pertanyakan Dasar Hukum Perubahan Kebijakan CSR untuk STIKES BHM

Rabu, 29 Jul 2026 20:51 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 20:51 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Dosen Hukum Korporasi Universitas Merdeka Madiun, Angga Pramodya Pradhana, mempertanyakan dasar hukum perubahan kebijakan Pemkot…

Atasi Kekeringan, Pemkab Lamongan Salurkan Air Bersih

Atasi Kekeringan, Pemkab Lamongan Salurkan Air Bersih

Rabu, 29 Jul 2026 17:31 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 17:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Mengatasi dampak musim kemarau, Pemerintah Kabupaten Lamongan salurkan 25 ribu liter air bersih kepada masyarakat, Selasa (28/7)…

Hebat!, Kota Mojokerto Raih Empat Penghargaan HARGANAS Ke-33

Hebat!, Kota Mojokerto Raih Empat Penghargaan HARGANAS Ke-33

Rabu, 29 Jul 2026 17:26 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 17:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Inovasi, komitmen, dan keberhasilan Pemerintah Kota Mojokerto dalam menjalankan berbagai program pembangunan keluarga membuahkan a…

DPR RI Apresiasi Kampung Batik Ceria Surabaya, Jadi Contoh Edukasi Anak Tanpa Gadget

DPR RI Apresiasi Kampung Batik Ceria Surabaya, Jadi Contoh Edukasi Anak Tanpa Gadget

Rabu, 29 Jul 2026 16:42 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 16:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pagi itu, suasana di Jalan Sumber Mulyo IV, Kelurahan Gundih, Kecamatan Bubutan, Surabaya, terasa berbeda. Di antara deretan rumah w…

Taman Cak Durasim Jadi Pusat Kreasi, BHS Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya Jatim

Taman Cak Durasim Jadi Pusat Kreasi, BHS Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya Jatim

Rabu, 29 Jul 2026 16:16 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 16:16 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Anggota DPR RI Komisi VII, Bambang Haryo Soekartono (BHS), mengunjungi Taman Budaya Cak Durasim Surabaya, Rabu (29/7/2026). Dalam k…

Ribuan Peserta KKN UMM Terlindungi Program BPJS Ketenagakerjaan

Ribuan Peserta KKN UMM Terlindungi Program BPJS Ketenagakerjaan

Rabu, 29 Jul 2026 16:02 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 16:02 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Malang - BPJS Ketenagakerjaan memberikan perlindungan kepada 1.258 mahasiswa peserta program kuliah kerja nyata (KKN) Universitas …