Polda Jatim-Jajaran Jadi Orang Tua Asuh Mahasiswa dan Pelajar Papua

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Merajut Bhinneka Tunggal Ika, Polda Jatim Dan Jajaran Jadi Orang Tua Asuh Untuk Mahasiswa Papua, Kapolresta Malang diberi topi oleh mahasiswa dari Papua Rabu (14/4/2021)
Merajut Bhinneka Tunggal Ika, Polda Jatim Dan Jajaran Jadi Orang Tua Asuh Untuk Mahasiswa Papua, Kapolresta Malang diberi topi oleh mahasiswa dari Papua Rabu (14/4/2021)

i

SURABAYAPAGI,Surabaya - Indonesia memiliki semboyan Bhinneka Tunggal Ika yang artinya berbeda beda suku, agama , bahasa tapi kita tetap Indonesia. Untuk merajut hal tersebut, Polri khususnya Polda Jatim dan jajaran Polres se Jawa Timur melaunching orang tua asuh untuk mahasiswa dan pelajar dari Papua, Rabu (14/4/2021).

Hal ini diterangkan Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko untuk merajut ke Bhinneka Tunggal Ika, Polda Jatim merangkul, untuk menjadi orang tua asuh bagi mahasiswa dan pelajar dari Papua. " Polda Jatim menjadi orang tua asuh sebanyak 1.778 orang, dengan perincian, Pelajar : 482 Orang, Mahasiswa : 1.238 Orang dan Profesi lain : 58 Orang,"terangnya.

Masih kata Kabid Humas, program Kapolres sebagai orang tua asuh, telah dilaksanakan di Polres/Polresta jajaran Polda Jatim dengan jumlah anak asuh sementara sebanyak 195 orang. Dengan rincian, Polres Tulungagung, 12 orang, Polres Blitar, 5 orang, Polres Blitar Kota, 3 orang, Polres Kediri, 2 orang, Polres Magetan, 3 orang, Polres Nganjuk, 3 orang, Polres Kediri Kota, 25 orang, Polres Lamongan, 6 orang, Polres Pasuruan, 15 orang, Polres Bojonegoro, 2 orang, Polres Malang Kab, 15 orang, Polres Probolinggo Kota, 5 orang, Polres Tuban, 6 orang, Polresta.Banyuwangi, 9 orang, Polres Mojokerto, 9 orang, Polres Batu, 45 orang dan Polresta Malang Kota, 30 orang.

Sebelumnya, Kombes Pol Leonardus Simarmata mengucapkan terimakasih kepada mahasiswa Papua, dan mengajak untuk bersama-sama menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). "Saya mengucapan terimakasih dan apresiasi kepada adik-adik mahasiswa Papua. Kita lihat disini ada Garuda Pancasila, ada foto Presiden RI Bapak Joko Widodo dan Wakil Presiden RI KH. Makruf Amin. Hal ini menunjukkan bahwa kita merah putih, kita NKRI, dan kita rawat kebinekaan dan silaturahmi kita," pesannya saat memberikan sambutan.

Kapolresta Malang kota ini juga berharap dengan adanya orang tua asuh, didalamnya ada Bapak Walikota Malang, ada Ketua DPRD Kota Malang, dan Bapak Dandim 0833 Kota Malang, tentunya sama-sama kita jaga. "Kedepan untuk kegiatan oleh Pemkot Malang maupun oleh DPRD Kota Malang, kita bersatu bersama adik-adik mahasiswa ini, dan inilah salah satu bentuk nyata yang kita lakukan kepada adik-adik Papua," ujarnya.

"Selamat dan sukses, kita semua satu bangsa dengan adik-adik, dan kalau ada apapun kita siap membantu, segera sampaikan kepada kita, terimakasih selamat hari minggu Tuhan Yesus memberkati," tambahnya Kombes Pol Leonardus Simarmata.

Hal senada juga disampaikan oleh walikota Malang, dalam sambutannya juga berpesan untuk bersama-sama menjaga kebhinekaan, dan tak lupa memberi menitip pesan kepada Lurah dan camat untuk membantu adik-adik Papua. "Indonesia diciptakan macam-macam, agama, budaya, suku, adat istiadat. Kita adalah saudara, Kota Malang adalah rumah besar kita semua, bagaimana bangsa Indonesia makmur. Saya titip kepada Pak Lurah dan Pak Camat untuk keamanan adik adik kita, jika ada apa apa bisa disampaikan kepada Pak lurah dan Pak Camat," tandasnya.

Sementara, dari pengurus asrama Wondama mengatakan, terimakasih kepada Forkopimda Kota Malang atas terselenggaranya kegiatan ini, dan diharapkan kegiatan seperti ini tidak berakhir sampai disini. "Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Forkopimda Kota Malang. Jangan sampai kegiatan ini berakhir hanya sampai disini, dan bisa berkelanjutan," jelasnya.

Selain itu, dari perwakilan mahasiswa Wondama berharap, dengan adanya mereka di Malang, bukan berarti hanya tanggung pemerintah daerah meraka saja, melainkan juga tanggung jawab pemerintah setempat. "Kedepannya untuk menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Malang, bisa dilaksanakan kegiatan, untuk edukasi para mahasiswa Papua dan Papua Barat, serta melibatkan kami dalam kegiatan pemerintah daerah," katanya.nt

Berita Terbaru

Istri di Blitar Tewas Diduga Dianiaya Suami

Istri di Blitar Tewas Diduga Dianiaya Suami

Selasa, 03 Feb 2026 16:35 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 16:35 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Kehebohan awal Februari tepatnya hari Selasa pagi (3 Februari 2026) di desa Boro Kec Selopuro Kabupaten Blitar, sempat kejutan warga…

 Pengemudi Becak Lamongan Terima Bantuan Becak Listrik dari Prabowo

 Pengemudi Becak Lamongan Terima Bantuan Becak Listrik dari Prabowo

Selasa, 03 Feb 2026 16:30 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 16:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Pengemudi becak Lamongan akhirnya ikut kebagian pemberian becak listrik dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang…

Perkuat Layanan Prioritas, Bank Jatim Lakukan Kerja Sama dengan KAI Wisata

Perkuat Layanan Prioritas, Bank Jatim Lakukan Kerja Sama dengan KAI Wisata

Selasa, 03 Feb 2026 16:30 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 16:30 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) secara resmi telah melakukan kerja sama dengan PT Kereta Api Pariwisata (KAI…

Pasca Geledah Balai Kota Madiun, KPK Segera Periksa Saksi-Saksi Kasus Dugaan Korupsi Proyek dan CSR 

Pasca Geledah Balai Kota Madiun, KPK Segera Periksa Saksi-Saksi Kasus Dugaan Korupsi Proyek dan CSR 

Selasa, 03 Feb 2026 16:17 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 16:17 WIB

SURABAYA PAGI, Madiun — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan penyidikan kasus dugaan korupsi proyek pembangunan dan penyaluran Corporate Social R…

Mokong, Izin PBG Teryata Belum Diajukan Pengembang  PT Zam-Zam Residence

Mokong, Izin PBG Teryata Belum Diajukan Pengembang  PT Zam-Zam Residence

Selasa, 03 Feb 2026 16:14 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 16:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Sudah sebulan lebih ini pasca audensi dengan  komisi C DPRD,  PT Zam-Zam teryata masih mokong, enggan untuk mengurus izin P…

Lahan Reklamasi di Samping SHGB Mie Sedap Belum Kantongi PKKPRL, Maspion Akui Masih Milik Negara

Lahan Reklamasi di Samping SHGB Mie Sedap Belum Kantongi PKKPRL, Maspion Akui Masih Milik Negara

Selasa, 03 Feb 2026 16:12 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 16:12 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik — Polemik dugaan pencaplokan wilayah laut melalui penerbitan Sertipikat Hak Guna Bangunan (SHGB) Nomor 01914 di kawasan Pabrik Mie S…