Hobi Fotografi, Maliki Berhasil Membuat KLJ Basis Film

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Cara Rizki Maliki yang sedang mencari angle untuk memotret Pasar Pon. SP/ TRG
Cara Rizki Maliki yang sedang mencari angle untuk memotret Pasar Pon. SP/ TRG

i

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Kamera lubang jarum (KLJ) merupakan kamera jenis generasi tua di dunia. Salah satu yang menyukai kamera tipe itu adalah Rizki Maliki, ia hobi memotret dengan teknik KLJ. Tentu secara kualitas memang beda jauh dengan kamera-kamera modern. Tapi, ada kepuasan tersendiri ketika menggunakan KLJ berbasis film.

Maliki memulai hobinya dengan membuat KLJ basis film-nya sendiri. Belajar secara otodidak tutorial di YouTube, dia pun berhasil membuat KLJ basis film, hanya dalam sehari dengan menggunakan bahan-bahan yang mudah ditemui. Misal selotip hitam, kertas karton, dan tutup botol bekas, jarum.

Hasil karya foto Rizki Maliki saat memotret Pasar Pon. SP/ TRG

Selain itu, perlu teknis khusus untuk membuatnya, tapi teknis tersebut bisa diakses di kampung digital. Total biaya pembuatan kamera jenis tersebut sekitar Rp 100 ribu. "Film-nya beli Rp 40 ribu, tapi tergantung dengan ukurannya," ungkap anggota Kamera Lubang Jarum Indonesia (KLJI) tersebut.

Semua hasil jepretan KLJ basis film itu Maliki diabadikan di akun Instagram-nya. Proses pembuatan KLJ basis film buatannya juga diabadikan di akun YouTube-nya yang memiliki 2 ribu subscriber.

Maliki mengaku, tantangan dimulai ketika hunting foto. Kamera KLJ basis film tak memiliki setting shutter, apperture, maupun diafragma. Sehingga KLJ basis film hanya mengandalkan kekuatan feeling atau perasaan. Sehingga, Maliki pun gagal dalam uji coba KLJ basis film pada rol pertamanya.

Hingga kini Maliki sudah menghabiskan dua roll film. Dan kini adalah roll film ketiganya. Dimulai dari roll kedua sampai ketiga, Maliki berhasil mengumpulkan hingga puluhan foto. Objek fotonya pun berbeda-beda, seperti Pasar Pon saat masih proses pembangunan, Trenggalek Green Park, kucing, lapangan, dan sebagainya.

Selain itu, tampak di pinggiran foto terdapat noda hitam khas film. "Menghasilkan foto KLJ yang bagus perlu memperhatikan cahaya dan dimensi. Ketika di bawah terik matahari, biasanya cukup 5 detik saat membuka penutup lubang jarum. Begitu pun dimensi dari titik tengah, dimensi kanan dan kiri sekitar 45 derajat," ujarnya. Untuk memprediksikan durasi saat membuka penutup lubang, kata dia, bisa menggunakan aplikasi di Playstore.

Sedangkan hasil foto tak bisa langsung dilihat, tapi butuh proses pencucian yang memakan waktu sekitar seminggu. Proses pencucian film biasanya Maliki menggunakan jasa cuci film di Bandung, Jawa Barat. "Jadi tantangannya ada di sini (setelah tahapan pencucian film, Red), ada kejutan tersendiri ketika berhasil menghasilkan foto KLJ basis film yang bagus dihadapkan dengan tantangan film yang terbakar," jelasnya. Dsy7

Berita Terbaru

KAI Daop 7 Madiun Salurkan Bantuan TJSL Rp445 Juta untuk Fasilitasi Pendidikan, Lingkungan dan Sosial

KAI Daop 7 Madiun Salurkan Bantuan TJSL Rp445 Juta untuk Fasilitasi Pendidikan, Lingkungan dan Sosial

Sabtu, 26 Sep 2026 11:28 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 11:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun kembali menunjukkan komitmennya terhadap tanggung jawab sosial kepada masyarakat,…

Lewat Bantuan Beasiswa, Pemkab Dorong Anak Tetap Sekolah di Lumajang

Lewat Bantuan Beasiswa, Pemkab Dorong Anak Tetap Sekolah di Lumajang

Sabtu, 26 Sep 2026 08:35 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 08:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melalui bantuan pendidikan berupa beasiswa, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas)…

ULTIMA II Hadir di Surabaya, Perkenalkan Inovasi Teknologi CollaSence™ melalui Beauty Exhibition 

ULTIMA II Hadir di Surabaya, Perkenalkan Inovasi Teknologi CollaSence™ melalui Beauty Exhibition 

Sabtu, 26 Sep 2026 08:23 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 08:23 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya – Memahami kebutuhan kulit menjadi salah satu langkah penting dalam menentukan ritual perawatan yang sesuai kebutuhan. Berangkat dari k…

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengungkapkan pembahasan biaya penyelenggaraan ibadah haji 2027 masih berlangsung. S…

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

SurabayaPagi, Bandung — Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta merebut gelar juara beregu Campus League Badminton 2026 - The Nationals setelah m…

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Adanya peredaran beras bantuan pangan yang berubah warna di wilayah Semanding Tuban, langsung ditanggapi oleh Bulog Cabang B…