Tercatat 32 Kecamatan di Kabupaten Malang Terdampak Gempa

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bangunan rumah yang ambruk rata dengan tanah di Desa Majangtengah, Dampit, Kabupaten Malang, dampak gempa yang terjadi di Malang. SP/ZA
Bangunan rumah yang ambruk rata dengan tanah di Desa Majangtengah, Dampit, Kabupaten Malang, dampak gempa yang terjadi di Malang. SP/ZA

i

SURABAYAPAGI, Malang -  Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang mendata jumlah wilayah terdampak bencana gempa di Kabupaten Malang bertambah.Dari awalnya sebanyak 29 kecamatan tercatat hingga 17 April 2021 pukul 17.00 WIB meningkat menjadi 32 Daerah.

Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, BPBD Kabupaten Malang, Sadono mengatakan, daerah terdampak gempa di Kabupaten Malang meningkat dari 29 menjadi 32 kecamatan. Kabupaten Malang sendiri terdiri atas 33 kecamatan dengan rincian 12 kelurahan dan 378 desa.

Dengan adanya penambahan daerah terdampak, maka total kerusakan rumah di Kabupaten Malang mencapai 6.782 unit. Jumlah ini terdiri atas 3.296 unit rumah rusak ringan dan 1.964 unit rumah rusak sedang. "Serta 1.522 unit rumah rusak berat," kata Sadono, Sabtu (17/4).

Selain itu, 203 sekolah dan 171 unit tempat ibadah juga dilaporkan rusak. Kemudian 16 unit fasilitas kesehatan (faskes) dan 40 unit fasilitas umum (fasum) juga mengalami hal serupa. Sementara untuk korban jiwa tercatat empat orang meninggal dan 108 orang mengalami luka.

Saat ini, kata Sadono, BPBD dan sejumlah pihak masih melakukan pembersihan material rumah roboh. Kemudian melaksanakan asesment dan pendataan untuk verifikasi rumah rusak. Proses penerimaan bantuan dan pendistribusiannya juga masih terus berjalan.

Di sisi lain, Sadono juga mengungkapkan, hal-hal yang kini dibutuhkan warga terdampak gempa. Yakni, terpaulin, alas tidur, family kit, selimut dan makanan cepat saji. Selanjutnya, juga dibutuhkan makanan tambahan gizi, makanan balita/susu, bahan bangunan dan alat pertukangan.lp/na

 

Berita Terbaru

Sindir Anggaran Misi Dagang ke Luar Negeri, Blegur : Lebih Baik Lewat TikTok 

Sindir Anggaran Misi Dagang ke Luar Negeri, Blegur : Lebih Baik Lewat TikTok 

Selasa, 09 Jun 2026 06:22 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 06:22 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Alokasi anggaran misi dagang ke luar negeri miliaran rupiah dibahas serius dalam  Rapat koordinasi Banggar dan TAPD Pemprov Jatim. …

Tampil Seksi , Kim Kardashian, Jadi Perhatian Penonton Formula 1

Tampil Seksi , Kim Kardashian, Jadi Perhatian Penonton Formula 1

Selasa, 09 Jun 2026 05:58 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 05:58 WIB

SURABAYAPAGI.COM :  Kim Kardashian terlihat mendukung langsung pembalap Formula 1, Lewis Hamilton, pada balapan F1 Monaco yang berlangsung baru-baru …

Cegah Kebocoran Lindi, Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Truk Sampah

Cegah Kebocoran Lindi, Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Truk Sampah

Selasa, 09 Jun 2026 05:57 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 05:57 WIB

Surabaya Pagi.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus melakukan evaluasi dan pengawasan terhadap armada truk pengangkut sampah yang melayani pengangkutan…

Prabowo Minta, Bereskan Berbagai Persoalan di BGN Bertahap

Prabowo Minta, Bereskan Berbagai Persoalan di BGN Bertahap

Selasa, 09 Jun 2026 05:55 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 05:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Agustina Arumsari, menegaskan salah satu mandat yang diberikan kepada pimpinan baru BGN adalah…

Mahfud MD: Dadan Terasa Ugal ugalan

Mahfud MD: Dadan Terasa Ugal ugalan

Selasa, 09 Jun 2026 05:48 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 05:48 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Mantan Menko Polhukam sekaligus pakar hukum tata negara RI, Mahfud MD menilai eks Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana adalah…

Istana Tegaskan tak Bekerja Atas Isu

Istana Tegaskan tak Bekerja Atas Isu

Selasa, 09 Jun 2026 05:44 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 05:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan tak ada rencana pergantian Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Prasetyo…