Sukses Berdayakan Masyarakat dengan Bisnis Rambak Beromzet Jutaan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Amim. SP/ MJK
Amim. SP/ MJK

i

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Amim yang sempat jatuh bangun dalam karirnya selama kurang lebih 4 tahun ini berhasil mengembangkan usaha produksi rambak dan memberdayakan masyarakat sekitar. Dulu Amim sempat bekerja sebagai marketing IT atau jasa pemasangan CCTV, setelah itu menjadi sales onderdil sepeda motor dan dikarenakan perusahaan bangkrut, akhirnya ia putus kerja dan mulai menggeluti bisnis rambak tersebut.

Amim mengaku, usaha produksi rambak ini berawal dari kebingungannya lantaran tidak memiliki pekerjaan. Akhirnya ia memutuskan untuk belajar kepada pengusaha rambak itu dan memberanikan diri memulai usahanya.

"Selama 1,3 tahun ambil bahan di Sidoharjo, 3 kali dalam seminggu ambil bahan dengan mengendarai sepeda motor. Sekali ambil rata-rata 1,5 kuintal," terang Amim.

Seiring berjalannya waktu selama 3 tahun, akhirnya ia diberikan kepercayaan dari perusahaan tempatnya mengambil bahan baku di Sidoharjo. "Jadi tidak perlu ambil bahan ke sana, mereka drop barang ke sini," tuturnya.

Dalam sehari, Amim beserta kelima pekerjanya dapat memproduksi rata-rata sekitar 2-3 kuintal. Beberapa tengkulak dari pedagang pasar biasanya ambil barang dari tempatnya. Seperti pedagang dari Pasar Bejen, Karangpandan, Matesih, Mojodedang dan lain-lain. Dalam sebulan ia memperoleh omzet kotor sekitar Rp 4-5 juta.

Proses dalam pembuatan rambak dimulai dengan mencampur bahan tepung terigu, bumbu, dan tepung gaplek. Setelah itu dikukus dan dicetak kemudian dijemur. Potongan rambak mentah dibuat dalam dua bentuk yakni persegi panjang (seukuran jari) dan persegi.

"2 hari membuat bahan mentah, 2 hari proses penggorengan. Selain kondisi cuaca, bahan yang harganya terkadang naik juga menjadi tantangan. Biasanya ambil bahan baku tepung dari Solo, sedangkan bumbunya dari Sidoarjo," paparnya.

Biasanya para pekerja ditempatnya beraktivitas mulai dari menyangrai, menggoreng hingga meniriskan hasil gorengan rambak mulai Subuh hingga sekira pukul 10.00.

Adapun usaha produksi rambak yang telah ditekuni sejak 2015 hingga kini, Amim merasa harus terus mengembangkan produksinya hingga merambah ke pasar nasional. "Sukses itu ketika para orang yang bekerja di tempat saya sudah bisa membuat usaha sendiri," tandasnya. Dsy2

Berita Terbaru

Maidi Tolak Kesaksian Empat Saksi Dari Dinas PUPR, Sebut Tak Minta Fee Proyek 

Maidi Tolak Kesaksian Empat Saksi Dari Dinas PUPR, Sebut Tak Minta Fee Proyek 

Kamis, 09 Jul 2026 23:37 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 23:37 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Wali Kota Madiun nonaktif Maidi membantah seluruh keterangan empat saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pem…

Prediksi: Norwegia Kalah 1-2

Prediksi: Norwegia Kalah 1-2

Kamis, 09 Jul 2026 21:29 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 21:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Norwegia akan menghadapi Inggris pada pukul 4 pagi tanggal 12 Juli di Stadion Miami. Haaland sedang dalam performa gemilang dengan…

LHKPN Febrie, tak Cantumkan Puluhan kg Emas Batangan dan Uang Dolar Fantastis

LHKPN Febrie, tak Cantumkan Puluhan kg Emas Batangan dan Uang Dolar Fantastis

Kamis, 09 Jul 2026 21:27 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 21:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah memiliki harta kekayaan sebesar Rp18.261.445.180. Harta…

Febrie Adriansyah, Dikabarkan Mundur dari Jampidsus

Febrie Adriansyah, Dikabarkan Mundur dari Jampidsus

Kamis, 09 Jul 2026 21:26 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 21:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - l Nama Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah kembali menjadi sorotan publik, setelah kediamannya…

Kejagung Minta Publik Tidak Bangun Opini Pada Instansinya

Kejagung Minta Publik Tidak Bangun Opini Pada Instansinya

Kamis, 09 Jul 2026 21:24 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 21:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Agung (Kejagung) meminta publik tidak membangun kesimpulan dari informasi yang belum terkonfirmasi. Dia juga berharap…

Periksa Juga Petinggi Penegak hukum yang Terlibat

Periksa Juga Petinggi Penegak hukum yang Terlibat

Kamis, 09 Jul 2026 21:22 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 21:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Perkumpulan Praktisi Hukum & Ahli Hukum Indonesia (Petisi Ahli) mendesak Kortas Tipikor Polri agar memeriksa seluruh pihak yang…