Mendag: 59 Persen PDB Indonesia Berasal dari Konsumen Masyarakat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Muhammad Lutfi (tengah) saat menghadiri gelaran talkshow Harkonas 2021 di Vasa Hotel Surabaya. SP/Semmy Mantolas
Muhammad Lutfi (tengah) saat menghadiri gelaran talkshow Harkonas 2021 di Vasa Hotel Surabaya. SP/Semmy Mantolas

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Konsumsi masyarakat selama ini memberikan kontribusi besar bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi menjelaskan, secara makro ekonomi, konsumsi masyarakat Indonesia berkontribusi  sekitar 59 persen terhadap pendapatan produk domestik bruto (PDB) Indonesia.

"Secara makro ekonomi Indonesia, pendapatan GDP 59�rasal dari konsumsi masyarakat," kata Muhammad Lutfi dalam gelaran talkshow Hari Konsumen Nasional (Harkonas) 2021 di Vasa Hotel Surabaya, Selasa (20/04/2021).

Perlu diketahui berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (PBPS), Produk Domestik Bruto atau Gross Domestic Bruto (GDP) Indonesia di tahun 2020 lalu mencapai Rp15.434,2 triliun dan PDB per kapita mencapai Rp 56,9 Juta atau US$3.911,7.

Selain konsumsi masyarakat, PDB Indonesia juga dipengaruhi beberapa bidang lainnya. Diantaranya adalah pendapatan pajak (fiskal), investasi dan ekspor serta impor.

"Untuk fiskal sekitar 9%, lalu investasi itu 33�n sisanya itu pengurangan antara ekspor dan impor," katanya.

Melihat tingginya kontribusi konsumsi masyarakat terhadap PDB Indonesia, Lutfi menegaskan pentingnya perlindungan konsumen.

"Kita ingin perbaiki itu, ingin menjadikan konsumen bukan sebagai objek tetapi sebagai raja yang harus dilayani," ucapnya.

Budaya menerima atau pasrah ketika mendapatkan barang yang dibeli, kata Lutfi, harus secara perlahan-lahan ditinggalkan. Di negara Eropa, ketika layanan perlindungan  terhadap konsumen kurang memuaskan maka akan ada protes yang sangat signifikan dari konsumen.

"Kalau kita, masyarakatnya cenderung menerima, kalau sudah ya sudah mau gimana lagi. Budaya ini yang harus kita ubah, bahwa perlindungan terhadap konsumen itu sangat penting," pungkasnya. sem 

 

 

Berita Terbaru

Laila Mufidah Temukan  TPS Lintas Wilayah Berlaku Denda Cas

Laila Mufidah Temukan  TPS Lintas Wilayah Berlaku Denda Cas

Selasa, 24 Feb 2026 03:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 03:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Alangkah terkejutnya Wakil Ketua DPRD Surabaya Laila Mufidah saat melakukan sidak ke TPS Rungkut Menanggal. Pimpinan Dewan…

Wakil DPRD Surabaya Minta Pemkot dan Pengembang Tak Tutup Mata

Wakil DPRD Surabaya Minta Pemkot dan Pengembang Tak Tutup Mata

Selasa, 24 Feb 2026 03:37 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 03:37 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Wakil DPRD Surabaya Laila Mufidah langsung melakukan sidak atau turun ke lapangan usai mendengar keluhan Warga di Gunung Anyar…

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pemerintah Kota Kediri memastikan keamanan jajanan takjil yang dijajakan selama bulan Ramadan melalui inspeksi mendadak (sidak) di…

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Memasuki bulan Ramadhan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menyalurkan Program Keluarga Harapan (PKH) Plus Tahap I bagi lansia…

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati memimpin apel pagi bersama jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota…

Kita Seperti Dijajah AS

Kita Seperti Dijajah AS

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

MUI Minta Kaji Ulang Perjanjian Dagang AS-Indonesia yang Salah Satu Kesepakatannya Menyebut Produk asal AS yang Masuk ke Indonesia tidak Memerlukan Sertifikasi…