Dalam Semalam, 2 Aksi Begal Motor Terjadi di Pasuruan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tersangka begal saat diamankan polisi.
Tersangka begal saat diamankan polisi.

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Pasuruan - Kejahatan jalanan masih marak terjadi di bulan Ramadhan. Hal tersebut terbukti, dalam semalam bahkan hanya berselang beberapa menit  aksi begal motor terjadi di dua tempat di Pasuruan.

Aksi begal terjadi di jalan fly over di wilayah Kelurahan Gratitunon, Kecamatan Grati, Senin (19/04/2021) pukul 19.45 WIB. Lalu aksi selanjutnya terjadi di Desa Mulyorejo, Kecamatan Kraton pada pukul 20.20 WIB.

Dalam aksi pertama, tiga pelaku membawa golok, membegal dua pemuda asal Desa Wates, Kecamatan Lekok dan membawa kabur motor hingga handphone korban.

Salah satu korban, Zainuddin (19) menuturkan, setelah tarawih ia dan temannya pergi ke Kecamatan Grati untuk mengambil paket. Saat pulang, mereka dihadang tiga orang.

Dua orang langsung merampas motor Honda BeAT yang dikendarainya sambil mengancam dengan golok. Sementara, satu orang lagi bersiap di atas sepeda motor. Kedua korban pun harus rela handphonenya dirampas pelaku.

Para pelaku kemudian kabur dan korban pun berteriak minta tolong. Salah satu pelaku berhasil ditangkap dan bonyok dihajar warga.

Tak lama kemudian polisi datang ke lokasi mengamankan pelaku. Pelaku berinisial US (25) mengaku warga Kecamatan Lumbang. Pelaku kemudian dibawa ke Polres Pasuruan Kota dan dirawat di rumah sakit.

Sementara dalam aksi kedua terbilang sadis.

Sugeng, korban pembegalan harus mendapat perawatan paska ditebas tangan dan kaki kanannya dengan senjata tajam oleh pelaku. Sementara motor korban berhasil dibawa kabur.

Korban yang terkapar dan menjerit kesakitan akhirnya ditolong warga. Ia dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

"Benar, kejadiannya Senin malam. Yang dibegal warga mengendarai motor NMax," jelas Kepala Desa Mulyorejo, Kecamatan Kraton, Bambang Suwito, Selasa (20/4/2021).

Dari keterangan warga, jumlah kawanan begal yang menghadang korban berjumlah 2 orang.

Sementara Kapolsek Kraton AKP Teguh Taviarno membenarkan peristiwa pembegalan di wilayahnya. Keterangan detil sudah dilaporkan ke pimpinan.

"Langsung ke humas (Polres Pasuruan Kota) ya," katanya.

Berita Terbaru

Komnas HAM: Penganiaya YTR Sangat Keji

Komnas HAM: Penganiaya YTR Sangat Keji

Kamis, 25 Jun 2026 20:57 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Komnas HAM Anis Hidayah turut buka suara terkait kasus Taufik Hidayat (30) diduga menganiaya dan menyekap wanita inisial YTR…

Taufik Akui Siksa YTR Selama 1,5 Tahun

Taufik Akui Siksa YTR Selama 1,5 Tahun

Kamis, 25 Jun 2026 20:47 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menurut polisi, Taufik mengaku menyiksa YTR selama 1,5 tahun. Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Polisi Hendra Rochmawan,…

Jadikan PDIP Sebagai Oposisi

Jadikan PDIP Sebagai Oposisi

Kamis, 25 Jun 2026 20:29 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:29 WIB

by Adi Prayitno Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI) SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya menilai alasan pertama berkaitan dengan PDIP kalah di…

Minta Kekasihnya Dihukum Berat

Minta Kekasihnya Dihukum Berat

Kamis, 25 Jun 2026 20:25 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Akhirnya, YTR (29) korban penganiayaan dan penyekapan Taufik Hidayat selama 3 tahun, buka suara. YTR (Yuvita Tri Rezeki),…

Anak Aktor Ari Wibowo, Ingin Sekolah Teologi

Anak Aktor Ari Wibowo, Ingin Sekolah Teologi

Kamis, 25 Jun 2026 20:22 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Aktor Ari Wibowo, mengijinkan putra bungsunya,Kenzo Wibowo, pilih karir. Kenzo, baru saja menyelesaikan pendidikan sekolah…

Luhut Promosikan Family Office

Luhut Promosikan Family Office

Kamis, 25 Jun 2026 17:52 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 17:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menjelaskan soal pentingnya pembentukan family office. Menurutnya,…