Berbisnis Olahan Pisang dan Abon Lele Hingga Pasar Luar Negeri

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ibu Masitha menunjukkan produk olahan Abon Lele dan Keripik Pisang Bang Zay yang sudah dikemas. SP/ MLG
Ibu Masitha menunjukkan produk olahan Abon Lele dan Keripik Pisang Bang Zay yang sudah dikemas. SP/ MLG

i

SURABAYAPAGI.com, Malang - Semenjak di-PHK oleh salah satu perusahaan makanan ternama di Indonesia, Zainal Efendi atau yang akrab disapa Bang Zay mengalami kesulitan finansial. Kehidupan ekonominya memburuk seiring dengan bertambahnya waktu. Belum lagi terlilit utang yang semakin menumpuk, sehingga ia memutuskan untuk mencari pekerjaan lain demi menafkahi keluarganya.

Setalah ditinggal istrinya ke luar negeri sebagai Tenaga Kerja Wanita (TKW), Bang Zay mulai berinisiatif membuat produk olahan Abon dari Ikan Lele. Ide tersebut diperoleh ketika sedang mengikuti pelatihan dari Dinas Pertanian Kota Malang. Dari sanalah, ia mencoba menjual Abon Ikan lele tersebut untuk dipasarkan di pasar-pasar tradisional Kota Malang, dikutip Rabu (21/4/2021).

Setelah berhasil dengan percobaan pertamanya, Bang Zay kemudian berinovasi dengan mulai memanfaatkan buah pisang yang banyak tumbuh di daerah rumah ibunya di Kecamatan. Hingga akhirnya, banyak permintaan pemesanan keripik pisang buatan Bang Zay. Produksi keripik Bang Zay tersebut, kini dijual hingga ke luar Kota Malang.

Hingga kini, produk keripik pisang Bang Zay semakin populer di pasaran. Bahkan keripik pisang buatan Bang Zay bisa dijumpai di Indomaret dengan naman "Paradis Crunch". Tak berselang lama, keripik pisang Bang Zay semakin banyak diminati oleh masyarakat terbukti dengan keripik Pisang buatannya selalu habis di Indomaret.

Kini, pemasaran keripik pisang Bang Zay mencapai kota-kota besar di Pulau Jawa, Bali hingga Kalimantan. Bahkan, Kini Bang Zay telah menjajaki pasar luar negeri terutama di Negeri Jiran Malaysia. Menurut ibu Masitha, pada bulan September lalu telah mengirim 20 kardus keripik pisang dengan pengiriman masing-masing per dua kuintal ke Malaysia.

Kini usaha Keripik Pisang Bang Zay di produksi di daerah Gunung Kawi Kabupaten Malang. Sedangkan untuk Abon Lelenya di produksi oleh ibu Masitha di rumahnya sendiri.

Ibu Masitha dan Bang Zay kini terus menyempurnakan produknya dengan beberapa kali berganti kemasan yang di desain oleh saudaranya sendiri. Ia berharap juga nanti produknya bisa merambah pasar di seluruh Indonesia. "Intinya kerja keras, dan selalu berdoa kepada Allah SWT," tambahnya.

Harga keripik Pisang di banderol seharga Rp 15 ribu rupiah per 75 kg. Sedangkan untuk Abon lele dijual seharga Rp 17 ribu rupiah per 55 kg. Dsy14

 

Berita Terbaru

Pemkot Malang Inovasikan Pengelolaan Sampah Plastik dan Styrofoam Jadi BBM

Pemkot Malang Inovasikan Pengelolaan Sampah Plastik dan Styrofoam Jadi BBM

Kamis, 30 Jul 2026 12:23 WIB

Kamis, 30 Jul 2026 12:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Sebagai langkah strategi dalam mengurangi volume yang masuk ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Supit Urang maupun ke lokasi…

KemenPPPA dan KPAI Apresiasi Berbagai Inovasi Surabaya untuk Perlindungan Anak

KemenPPPA dan KPAI Apresiasi Berbagai Inovasi Surabaya untuk Perlindungan Anak

Kamis, 30 Jul 2026 12:06 WIB

Kamis, 30 Jul 2026 12:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dalam memenuhi hak sekaligus memberikan perlindungan kepada anak mendapat apresiasi…

Terapkan Sistem Digital, Pendapatan Parkir Jalan Tanjung Anom Surabaya Naik Jadi Rp2,6 Juta

Terapkan Sistem Digital, Pendapatan Parkir Jalan Tanjung Anom Surabaya Naik Jadi Rp2,6 Juta

Kamis, 30 Jul 2026 12:00 WIB

Kamis, 30 Jul 2026 12:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus memperkuat penerapan sistem parkir digital di berbagai titik. Hasil evaluasi menunjukkan…

Dukung Percepatan Penurunan Stunting, Balai POM Gelar Sosialisasi Gizi Seimbang dan Pangan Aman di Kelurahan Nitu

Dukung Percepatan Penurunan Stunting, Balai POM Gelar Sosialisasi Gizi Seimbang dan Pangan Aman di Kelurahan Nitu

Kamis, 30 Jul 2026 10:56 WIB

Kamis, 30 Jul 2026 10:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kota Bima - Sebagai upaya mendukung program prioritas nasional terkait percepatan penurunan angka stunting, Balai Pengawas Obat dan Makanan…

Dosen Hukum Korporasi Pertanyakan Dasar Hukum Perubahan Kebijakan CSR untuk STIKES BHM

Dosen Hukum Korporasi Pertanyakan Dasar Hukum Perubahan Kebijakan CSR untuk STIKES BHM

Rabu, 29 Jul 2026 20:51 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 20:51 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Dosen Hukum Korporasi Universitas Merdeka Madiun, Angga Pramodya Pradhana, mempertanyakan dasar hukum perubahan kebijakan Pemkot…

Atasi Kekeringan, Pemkab Lamongan Salurkan Air Bersih

Atasi Kekeringan, Pemkab Lamongan Salurkan Air Bersih

Rabu, 29 Jul 2026 17:31 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 17:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Mengatasi dampak musim kemarau, Pemerintah Kabupaten Lamongan salurkan 25 ribu liter air bersih kepada masyarakat, Selasa (28/7)…