Lestarikan Rempah dan Donasikan 50 Persen Penjualan di Panti Asuhan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Gunardi, salah satu anggota paguyuban wong biasa sedang meracik rempah-rempah. SP/ TLG
Gunardi, salah satu anggota paguyuban wong biasa sedang meracik rempah-rempah. SP/ TLG

i

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Gunardi salah satu anggota paguyupan wong biasa berupaya melestarikan warisan nenek moyang terdahulu lewat angkringan bernama Njamoni Wong Biasa dengan berbagai macam rempah-rempah bagi kesehatan. Tak hanya melestarikan warisan. Tak hanya itu, hasil dari penjualan rempah, 50 persennya diberikan kepada orang-orang yang membutuhkan, salah satunya di panti asuhan.

Berdirinya angkringan Njamoni Wong Biasa ini juga digunakan sebagai bentuk pelestarian warisan leluhur dalam hal rempah-rempah. Karena banyak orang yang kini sudah melupakan rempah yang menjadi warisan leluhur.

“Di sini juga dijadikan sebagai wahana edukasi. Bahkan kami juga menuliskan resep dan khasiat dari leluhur dulu. Selain itu, juga ada berbagai terapi untuk penyembuhan, tidak ada patokan biaya karena sistemnya memberikan seikhlasnya,” tambahnya.

Kini setidaknya ada 157 jenis rempah yang ada di angkringan Njamoni Wong Biasa. Dari jumlah tersebut, ada sekitar 12 jamu rempah yang memiliki khasiat sendiri-sendiri. Tiap harinya ada belasan orang yang berkunjung. “Kami mengambil rempah dari dalam ataupun luar Tulungagung,” jelasnya.

Sebelumnya paguyuban wong biasa selalu rutin membuat bakti sosial di masyarakat. Dari situ munculah ide membuat sebuah angkringan yang berisikan berbagai macam wedang rempah serta terapi kesehatan. Mulai dari terapi kiai upas, bekam, pijat reposisi tulang, totok getar terpadu, hipnoterapi, dan terapi energi. “Tujuan angkringan ini bukan untuk bisnis, melainkan lebih mengarah ke memberikan manfaat kepada masyarakat,” tuturnya, Kamis (22/4/2021).

Meski berdirinya angkringan ini masih sekitar satu bulan lamanya, sudah banyak orang dari berbagai kota berkunjung. Mulai dalam kota hingga luar provinsi. “Kami belum lama ada, tetapi sudah banyak orang yang ke sini. Bagi kami, apa yang dijalankan itu harus berdasarkan keikhlasan, senang dan tidak terpaksa,” ujarnya.

Gunardi berharap semoga angkringan Njamoni Wong Biasa ini, bisa mejadi percontohan untuk menumbuhkan warisan nenek moyang dalam hal rempah-rempah. Bahkan, pihaknya berharap bisa menjadi pusat informasi dan edukasi jamu rempah di Tulungagung.

“Dalam paguyuban ini ada 16 orang yang memiliki harapan bisa menyadarkan betapa pentingnya melestarikan warisan nenek moyang,” pungkasnya. Dsy4

Berita Terbaru

Hadir di Surabaya, BSI Fest Ramadan 2026 Bidik Inklusi Keuangan Syariah di Jawa Timur

Hadir di Surabaya, BSI Fest Ramadan 2026 Bidik Inklusi Keuangan Syariah di Jawa Timur

Kamis, 19 Feb 2026 23:42 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 23:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) menghadirkan BSI Fest Ramadan 2026 di Surabaya pada 19–22 Februari 2026. Kegiatan ini me…

Bukti Arkeologis Mengungkap Fakta Gajah Mada Lahir Di Gunung Ratu Ngimbang Lamongan Jawa Timur

Bukti Arkeologis Mengungkap Fakta Gajah Mada Lahir Di Gunung Ratu Ngimbang Lamongan Jawa Timur

Kamis, 19 Feb 2026 22:25 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 22:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Bukti Arkeologis mengungkap Flkakta Gajah Mada lahir di Gunung Ratu Ngimbang Lamongan Jawa Timur, dari Dewi Andogsari tidak …

PN Surabaya Vonis Debitur FIFGroup dalam Kasus Fidusia, Pelaku Utama Diganjal 3,5 Tahun

PN Surabaya Vonis Debitur FIFGroup dalam Kasus Fidusia, Pelaku Utama Diganjal 3,5 Tahun

Kamis, 19 Feb 2026 20:55 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 20:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya — Majelis hakim Pengadilan Negeri Surabaya menjatuhkan vonis bersalah kepada sejumlah debitur pembiayaan FIFGroup dalam perkara p…

Amicus Curiae Mantan Menteri, Bela Wartawan

Amicus Curiae Mantan Menteri, Bela Wartawan

Kamis, 19 Feb 2026 18:28 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:28 WIB

Jaksa Dakwa Direktur Pemberitaan Jak TV, Buat Program dan Konten Bentuk Opini Negatif di Publik Terkait Penanganan Tiga Perkara Korupsi Minyak…

Prabowo tak Sungkan Akui Praktik ilegal di Depan Pengusaha AS

Prabowo tak Sungkan Akui Praktik ilegal di Depan Pengusaha AS

Kamis, 19 Feb 2026 18:27 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:27 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Washington DC - Presiden Prabowo Subianto mengakui saat ini Indonesia masih dipenuhi dengan praktik ilegal. Ia memberikan beberapa contoh…

PDIP Usik Kekuasaan Jokowi, Revisi UU KPK

PDIP Usik Kekuasaan Jokowi, Revisi UU KPK

Kamis, 19 Feb 2026 18:26 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:26 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ketua DPP PDI Perjuangan Said Abdullah mengatakan pembicaraan undang-undang di DPR bukan terkait selera kekuasaan. "Bagi saya,…