Berdayakan Ratusan Petani Kopi hingga Rambah Pasar Internasional

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kurnia Eka Kusuma sedang menyeduh kopi. SP/ TLG
Kurnia Eka Kusuma sedang menyeduh kopi. SP/ TLG

i

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Kurnia Eka Kusuma melalui Omah Kopi Mandiri berupa terus memberdayakan para petani kopi serta meningkatkan kualitas serta harga kopi khas Tulungagung. Harapannya agar komoditas kopi bisa menjadi komoditas unggulan daerah dan bisa merambah pasar internasional.

Kini sudah ada sekitar 100 petani kopi yang berada di Kecamatan Sendang yang telah dia berdayakan. Hal itu dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan petani kopi dan meningkatkan potensi kopi di Tulungagung. “Sampai kini sudah ada sekitar 100 petani kopi yang kami berdayakan dalam lembaga omah kopi mandiri. Namun, pencapaian itu bukan tanpa halangan rintang,” tuturnya, Kamis (22/4/2021).

Butuh waktu bertahun-tahun bagi Eka untuk bisa meyakinkan para petani kopi bahwa dengan komoditas kopi, bisa meningkatkan perekonomian mereka. Kepercayaan dari petani kopi itu muncul ketika komoditas kopi berdampak besar dalam kesejahteraan para petani kopi di Sendang.

“Dulu untuk bisa menciptakan kepercayaan kami mulai dengan silaturahmi. Bahkan, setiap harinya kami harus naik gunung untuk memberikan edukasi kepada para petani kopi. Setidaknya butuh waktu dua tahun lamanya kami bisa mendapatkan kepercayaan dari mereka,” jelasnya.

Selain itu, pemberdayaan petani kopi tersebut ternyata juga membuahkan hasil membahagiakan. Pasalnya, jika dulu harga kopi robusta hanya Rp 18 ribu per kg, kini bisa mencapai Rp 35 hingga 75 ribu per kg, tergantung kualitasnya. Sedangkan untuk harga kopi arabika, kini bisa mencapai Rp 200 ribu per kg untuk kualitas premiumnya. “Setelah kami melakukan pemberdayaan, harga kopi asli Tulungagung ini juga ikut terangkat. Bahkan, bisa bersaing di pasar internasional,” tambahnya.

Bahkan, di tengah pandemi Covid-19 saat ini, banyak produk-produk yang mengalami penurunan secara konsumsi. Untuk kopi justru sebaliknya. Adanya pandemi Covid-19, pola konsumsi kopi mengalami peningkatkan hingga 43 persen, meskipun di sisi lain harga kopi sedikit mengalami penurunan.

Dia juga berharap komoditas kopi hasil tangan para petani bisa menjadi komoditas unggulan di Tulungagung. Semoga jika produktivitas kopi bisa maksimal, bisa menjadi pengendali inflasi dan bisa merambah pasar Internasional. “Kami sudah mulai menyiapkan agar kopi asal Tulungagung ini bisa ekpor ke luar negeri. Karena kualitasnya juga tidak kalah saing dengan kopi-kopi lain,” ujarnya. Dsy7

Berita Terbaru

Dukung Percepatan Penurunan Stunting, Balai POM Gelar Sosialisasi Gizi Seimbang dan Pangan Aman di Kelurahan Nitu

Dukung Percepatan Penurunan Stunting, Balai POM Gelar Sosialisasi Gizi Seimbang dan Pangan Aman di Kelurahan Nitu

Kamis, 30 Jul 2026 10:56 WIB

Kamis, 30 Jul 2026 10:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kota Bima - Sebagai upaya mendukung program prioritas nasional terkait percepatan penurunan angka stunting, Balai Pengawas Obat dan Makanan…

Dosen Hukum Korporasi Pertanyakan Dasar Hukum Perubahan Kebijakan CSR untuk STIKES BHM

Dosen Hukum Korporasi Pertanyakan Dasar Hukum Perubahan Kebijakan CSR untuk STIKES BHM

Rabu, 29 Jul 2026 20:51 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 20:51 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Dosen Hukum Korporasi Universitas Merdeka Madiun, Angga Pramodya Pradhana, mempertanyakan dasar hukum perubahan kebijakan Pemkot…

Atasi Kekeringan, Pemkab Lamongan Salurkan Air Bersih

Atasi Kekeringan, Pemkab Lamongan Salurkan Air Bersih

Rabu, 29 Jul 2026 17:31 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 17:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Mengatasi dampak musim kemarau, Pemerintah Kabupaten Lamongan salurkan 25 ribu liter air bersih kepada masyarakat, Selasa (28/7)…

Hebat!, Kota Mojokerto Raih Empat Penghargaan HARGANAS Ke-33

Hebat!, Kota Mojokerto Raih Empat Penghargaan HARGANAS Ke-33

Rabu, 29 Jul 2026 17:26 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 17:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Inovasi, komitmen, dan keberhasilan Pemerintah Kota Mojokerto dalam menjalankan berbagai program pembangunan keluarga membuahkan a…

DPR RI Apresiasi Kampung Batik Ceria Surabaya, Jadi Contoh Edukasi Anak Tanpa Gadget

DPR RI Apresiasi Kampung Batik Ceria Surabaya, Jadi Contoh Edukasi Anak Tanpa Gadget

Rabu, 29 Jul 2026 16:42 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 16:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pagi itu, suasana di Jalan Sumber Mulyo IV, Kelurahan Gundih, Kecamatan Bubutan, Surabaya, terasa berbeda. Di antara deretan rumah w…

Taman Cak Durasim Jadi Pusat Kreasi, BHS Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya Jatim

Taman Cak Durasim Jadi Pusat Kreasi, BHS Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya Jatim

Rabu, 29 Jul 2026 16:16 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 16:16 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Anggota DPR RI Komisi VII, Bambang Haryo Soekartono (BHS), mengunjungi Taman Budaya Cak Durasim Surabaya, Rabu (29/7/2026). Dalam k…