DPRD Sidak ke Kedinding Tengah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Beberapa anggota Komisi A DPRD Kota Surabaya, Kamis (22/4/2021) kemarin, sidak di bangunan Gudang yang peruntukannya tidak sesuai dengan izin dari Pemkot Surabaya. SP/ Al Qomar
Beberapa anggota Komisi A DPRD Kota Surabaya, Kamis (22/4/2021) kemarin, sidak di bangunan Gudang yang peruntukannya tidak sesuai dengan izin dari Pemkot Surabaya. SP/ Al Qomar

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - DPRD Kota Surabaya kembali temukan bangunan di tengah padat penduduk, tak sesuai dengan izin yang diberikan oleh Pemerintah Kota Surabaya. Bangunan dalam bentuk gudang penyimpanan ini berada di Jalan Kedinding Tengah Jaya No.2, Kelurahan Kalikedinding Surabaya. Izin awalnya hanyalah rumah usaha, tetapi pada faktanya, justru dibuat bangunan gudang berskala besar.

Saat beberapa Komisi A DPRD Kota Surabaya sidak dilokasi, ditemukan sejumlah gudang sedang beroperasi. Bahkan, bangunan ada yang digunakan untuk penyimpanan barang. Saat beberapa anggota Komisi A DPRD Kota Surabaya mensidak, pemilik gudang mengaku sudah mengantongi izin sesuai prosedur dari Pemkot Surabaya.

“Tempat usaha kami sudah ada izinnya dari dinas terkait,” singkat Handoyo Purnomo sambil menunjukkan surat perizinannya ke salah satu anggota dewan di lokasi, Kamis (22/4/2021).

Namun, setelah Wakil Ketua Komisi A Camelia Habiba mengatakan, bahwa pihaknya meminta agar pemilik usaha bangunan melengkapi perizinan dengan benar. Sebab, berdasarkan perda sendiri, gudang tidak di izinkan ada di dalam permukiman atau kampung.

“Fungsikanlah sesuai izin. Jika diabaikan, pekan depan kami meminta kepada dinas terkait data secara keseluruhan perizinan usaha pergudangan yang ada di sini,” tegas Habiba kepada Surabaya Pagi di lokasi, Kamis (22/4/2021).

 

Pemilik Kelabui Pemkot

Habiba menambahkan, yang jelas temuan ini merupakan kesalahan adminiatratif dari perizinan yang diajukan oleh pemilik usaha. “Disitu jelas-jelas pemilik usaha mengelabui pemkot untuk mengajukan perizinan rumah usaha. Tapi secara empiris kenyataannya dilokasi berbentuk pergudangan dan jelas melanggar perda. Dan, kami minta terhadap dinas-dinas segera mencabut rekomendasi dan perizinan tersebut,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Komisi A Budi Leksono meminta terhadap pemilik usaha pergudangan di kawasan permukiman harus transparan terbuka kepada masyarakat. “Berdasarkan tata ruang, kalau ini kawasan pergudangan ya manfaatkan pergudangan. Tapi kalau permukiman ya harus sesuai tata ruangnya,” tambah Cak Bulek sapaan akrabnya usai sidak tersebut.

Politisi PDI Perjuangan ini menegaskan, bahwa apapun peruntukan perizinan usaha sebenarnya dinas perizinan memahami konteks tersebut. “Kalau lokasi ini untuk permukiman, mestinya pergudangan ini harus dievaluasi atau di stop sehingga tidak merambat ke mana-mana,” ucapnya.

Cak bulek menjelaskan, bahwa lokasi di Jalan Kedinding Tengah Jaya 2 tidak layak untuk kawasan usaha pergudangan. Bahkan, akses jalan iti sendiri terlalu kecil dan tidak layak untuk kendaraan angkutan besar.

“Biasanya usaha pergudangan bertempat di sekitar pelabuhan dan stasiun. Lah, kalau ada pergudangan bersembunyi di permukiman ada apa? Ini yang perlu segera kita telusuri,” tandasnya.

 

Malpraktik Perijinan

Hal senada anggota Komisi A lainnya, Arif Fathoni. Politisi dari Partai Golkar itu dengan lantang mengatakan jika pihaknya menduga adanya potensi penyalahgunaan perijinan.

“Kami menyimpulkan ada malpraktik perijinan dalam kasus ini. Secara existing itu gudang bukan tempat usaha seperti ijinnya. Kok bisa ada kawasan pergudangan industri yang besar berada di tengah area pemukiman, sedangkan jalan masuknya tidak beraspal,” tegas Toni, sapaan Arif Fathoni.

Toni mengatakan, selain membuat jalan menjadi becek, warga juga mengeluh kerap terjadi banjir saat musim hujan. Karena daerah resapan berkurang dan kawasan pergudangan tersebut tidak dilengkapi drainase yang baik.

Oleh karenanya, kata Toni, Komisi A mendesak agar ijin keberadaan kawasan pergudangan tersebut dicabut. Dan meminta Satpol PP Kota Surabaya untuk melakukan penertiban.

 

DLH Kecolongan

Perwakilan Bidang Perijinan DLH Surabaya Cata Danaiswara menyampaikan, bahwa terkait perijinannya, kita mengeluarkannya ini tertulis 23 November 2020. Dan mengeluarkan perijinannya itu dalam bentuk rumah usaha, suplaier minuman beralkohol.

“Dalam hal ini ijin diberikan kepada perseorangan atas nama bapak Handoyo Purnomo sesuai permohonan di Jl Kedinding Tengah Jaya dua Timur no. 96,” kata Cata Danaiswara, saat menemani beberapa anggota Komisi B DPRD Surabaya.

Namun, lanjut Cata Danaiswara, dari perijinan SKLK itu ditemukan kondisi Eksisting beda antara gambar dan kondisi fisik di lapangan. “Soalnya kalau gambar yang diajukan ke kita itu kan belum. Jadi ya jelas, karena tidak sesuai dengan ijin lingkungan kan menyalahi,” pungkasnya. alq/cr2/rmc

Berita Terbaru

Bank Jatim Resmi Buka Kantor Cabang Balikpapan, Perkuat Kolaborasi Ekonomi Jatim dan Kaltim

Bank Jatim Resmi Buka Kantor Cabang Balikpapan, Perkuat Kolaborasi Ekonomi Jatim dan Kaltim

Sabtu, 10 Okt 2026 15:42 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 15:42 WIB

SurabayaPagi, Balikpapan — PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) resmi membuka Kantor Cabang Balikpapan pada Jumat (9/10/2026).  Peresmian in…

Duel Panas Derby Jatim di Surajaya, Saatnya Persela Kudeta Deltras dari Puncak Klasemen

Duel Panas Derby Jatim di Surajaya, Saatnya Persela Kudeta Deltras dari Puncak Klasemen

Sabtu, 10 Okt 2026 14:17 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 14:17 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Pertarungan sengit Derby Jawa Timur bakal tersaji di Stadion Surajaya, Lamongan, Minggu (11/10/2026) sore. Tuan rumah Persela L…

Pengadaan Beras Nasional Lampaui Target, Bulog Bojonegoro Sumbang 84 Ribu Ton

Pengadaan Beras Nasional Lampaui Target, Bulog Bojonegoro Sumbang 84 Ribu Ton

Sabtu, 10 Okt 2026 12:17 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 12:17 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Perum Bulog Kantor Cabang Bojonegoro berhasil melampaui target pengadaan beras tahun 2026, dengan realisasi mencapai 84.986 ton…

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim Desak Audit Tambang, Izin hingga Dampak Lingkungan Harus Dibuka

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim Desak Audit Tambang, Izin hingga Dampak Lingkungan Harus Dibuka

Sabtu, 10 Okt 2026 10:33 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 10:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim, Wara Sundari Renny Pramana, menekankan pentingnya penertiban pertambangan bermasalah…

Puncak Musim Tanam Tiba, Pupuk Indonesia Jamin Stok Aman dan Minta Petani Perhatikan Kesuburan Tanah

Puncak Musim Tanam Tiba, Pupuk Indonesia Jamin Stok Aman dan Minta Petani Perhatikan Kesuburan Tanah

Sabtu, 10 Okt 2026 08:04 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 08:04 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - PT Pupuk Indonesia (Persero) menjamin ketersediaan pupuk bersubsidi aman untuk menyambut puncak musim tanam periode Oktober 2026 h…

Layar ke Meja Makan, The People’s Cafe Hidupkan “Menu Wiken” dari Film Empat Musim Pertiwi

Layar ke Meja Makan, The People’s Cafe Hidupkan “Menu Wiken” dari Film Empat Musim Pertiwi

Sabtu, 10 Okt 2026 06:50 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 06:50 WIB

SurabayaPagi .com : Ada cerita dari layar lebar yang kini bisa ikut dirasakan lewat meja makan. The People’s Cafe (TPC), bagian dari ISMAYA Group, b…