Hari Bumi, Komunitas River Warior Gelar Teatrikal Makan Plastik

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Komunitas River Warior melakukan aksi teatrikal makan sampah plastik di   depan Gedung Negara Grahadi Kota Surabaya. SP/Patrik Cahyo
Komunitas River Warior melakukan aksi teatrikal makan sampah plastik di depan Gedung Negara Grahadi Kota Surabaya. SP/Patrik Cahyo

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Komunitas River Warior menggelar aksi teatrikal makan plastik dalam Memperingati Hari Bumi di depan Gedung Negara Grahadi Kota Surabaya. Dalam aksinya aktivis lingkungan tersebut membentangkan banner yang bertuliskan “STOP MAKAN PLASTIK” serta melakukan  orasi.

Melalui aksi teatrikal ini, River Warior ingin mengajak masyarakat untuk berhenti menggunakan seluruh produk plasik. Kapten River Warior, Tara Bening Sandrina menyampaikan, bahwa bahaya dari air yang kita minum di Kota Surabaya sudah tercemar mikroplastik dan dapat mengancam kesehatan manusia.

Tara juga mengatakan, bahwa dari penelitian yang dilakukan organisasi lingkungan, Ecoton telah banyak temuan di sungai Brantas dan air minum di peraian Madura yang sudah terkontaminasi mikroplastik.

"Dan secara langsung kita sudah mengkonsumsi plastik yang sengaja kita buang ke lingkungan," terang Tara, Jumat (23/4/2021).

Tara menjelaskan, mikroplastik yang merupakan serpihan plastik dengan ukuran 5 mm itu sangat berbahaya dan mengandung senyawa toksik. Jika mikroplaatik terdapat bebas di lingkungan, maka bisa mengikat senyawa-senyawa yang lain, seperti pestisida atau logam berat yang ada di sungai.

"Dan jika masuk kedalam tubuh kita maka tubuh kita bisa berakumulasi dari senyawa tadi, salah satu penyakitnya yang saya ketahui adalah penyakit reproduksi," terang mahasiswa Perikanan Unair itu.

Sementara itu, peneliti Ecoton, Andreas Agus Kristanto Nugroho mengatakan bahwa Ecoton telah melakukan penelitian terhadap 116 sampel ikan.

Dari 116 sampel tersebut, terbukti mengandung mikroplastik pada saluran pencernaannya. Sehingga, pihaknya mengusulkan kepada pemerintah untuk memisahkan saluran air bagi limbah domestik dan saluran untuk air hujan. Sehingga tidak tercampur antara limbah domestik dan air hujan.

Penggunaan plastik sekali pakai menjadi ancaman serius bagi kondisi lingkungan. Hal ini kata Andreas Jawa Timur dan Surabaya perlu untuk mulai melakukan pembatasan penggunaan plastik sekali pakai.

"Mikroplastik jadi ancaman baru di perairan kita karena ya kalau kita bicara lingkungan, kita dicubit sekarang sakitnya nanti 10 atau 20 tahun lagi itu baru terasa. Saya tidak mau mewariskan sesuatu yang rusak ke anak cucu saya," pungkas Andreas Agus Kristanto Nugroho. Pa

Berita Terbaru

PDIP Minta Pemerintah tak Umumkan Kebijakan Prematur

PDIP Minta Pemerintah tak Umumkan Kebijakan Prematur

Rabu, 10 Jun 2026 21:03 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 21:03 WIB

  SURABAYAPAGI.com, Surabaya - PDIP Minta pemerintah harus menjaga konsistensi kebijakan. Menurut Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR, Said Abdullah …

Prabowo, Minta Pengelola RSUD Jangan Korupsi

Prabowo, Minta Pengelola RSUD Jangan Korupsi

Rabu, 10 Jun 2026 21:00 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 21:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Prabowo berpesan agar rumah sakit dikelola dengan baik dan memprioritaskan pelayanan masyarakat. "Rakyat masyarakat harus…

Pertamax Naik, Kemenperin Mikir Sektor Manufaktur

Pertamax Naik, Kemenperin Mikir Sektor Manufaktur

Rabu, 10 Jun 2026 20:58 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 20:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) bakal mengkaji dampak kenaikan harga BBM nonsubsidi Pertamax terhadap sektor manufaktur.…

Pertamax Naik, Subsidi BBM Meningkat

Pertamax Naik, Subsidi BBM Meningkat

Rabu, 10 Jun 2026 20:54 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 20:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun mewanti-wanti bahwa kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) Pertamax bisa membuat…

KSAD: TNI di Lapangan, Tekan Pembegalan

KSAD: TNI di Lapangan, Tekan Pembegalan

Rabu, 10 Jun 2026 20:49 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 20:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak mengatakan pihaknya tak ikut campur dalam upaya mengurusi begal.…

Istana Baru Akui Motor Listrik BGN Pemborosan

Istana Baru Akui Motor Listrik BGN Pemborosan

Rabu, 10 Jun 2026 20:46 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 20:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman buka-bukaan soal nasib motor listrik Badan Gizi Nasional (BGN) yang sempat dipesan…