Larangan Mudik Diperpanjang, KA Lokal Beroperasi Seperti Biasa

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Penumpang berjalan menuju gerbong kereta api yang akan mereka tumpangi di Stasiun Gubeng Surabaya, Kota Surabaya, Jawa Timur. SP/PATRICK CAHYO
Penumpang berjalan menuju gerbong kereta api yang akan mereka tumpangi di Stasiun Gubeng Surabaya, Kota Surabaya, Jawa Timur. SP/PATRICK CAHYO

i

SURABAYAPAGI,Surabaya -  Pemerintah membuat kebijakan larangan mudik diperpanjang pada tahun ini yakni mulai 22 April hingga 24 Mei. Namun kebijakan ini belum berpengaruh pada perjalanan kereta api lokal di Daop 8 Surabaya. Hingga saat ini manajemen PT KAI masih mengoperasikan seluruh rangkaian kereta api lokal untuk semua rute. 

Hal dikarenakan belum ada instruksi dari kementerian perhubungan terkait operasional KA lokal. Maka itu, operasinal berjalan seperti biasa. 

"Kami masih tunggu (instruksi), termasuk aturan pada masa pelarangan perjalanan jarak jauh itu," kata Manager Humas PT KAI DAOP 8 Surabaya Luqman Arif, Jumat (23/4). 

Luqman mengatakan, sejauh ini penghentian operasional kereta api yang dilakukan hanya berlaku pada kereta api jarak jauh dan menengah.

"Penjualan tiket KA jarak jauh 6-17 memang nggak ada. Kami sudah stop pemesannya, terakhir perjalanan KA jarak jauh tanggal 5 pagi. Hanya pagi saja, sore nggak ada. Untuk KA lokal kami masih menunggu," tuturnya.

Namun, pihaknya tak mau berasumsi akan ada pelarangan operasional juga bagi KA lokal di periode 6-17 Mei mendatang. Sebab, sejauh ini belum ada instruksi apa pun dari Kementerian Perhubungan. 

"Apa pun keputusan pemerintah akan kami patuhi. Saya tidak mau berasumsi. Penjualan tiket KA lokal juga masih kami layani, seminggu sebelum keberangkatan. Kan tanggal 6 Mei masih jauh. Ini masih akan di akhir bulan," tuturnya.

Pihaknya pun menegaskan, untuk masa pra-pelarangan mudik yang ditetapkan pemerintah pusat sejak 22 April-5 Mei 2021, sejumlah perjalanan KA baik jarak jauh dan KA lokal masih beroperasi normal. Hanya masa berlaku tes Covid-19 yang menang diperpendek. Misalnya tes swab antigen dari masa berlaku 3 x 24 jam, menjadi 1 x x 24 jam.

Diketahui, PT KAI DAOP 8 Surabaya mengoperasikan 46 KA lokal, mulai dari KA Penataran, KA Tumapel, KA Dhoho, KA Ekonomi Lokal Bojonegoro, KA Ekonomi lokal relasi Surabaya-Kertosono, KA Komuter Sulam, dan KA Jenggala.na

Berita Terbaru

Kopdes Bikin Biaya Penalti Rp 100 Juta ke Calon Manajer

Kopdes Bikin Biaya Penalti Rp 100 Juta ke Calon Manajer

Kamis, 18 Jun 2026 23:21 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ada ketentuan biaya penalti Rp 100 juta pada Seleksi Pengadaan SDM Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah…

Menteri Pariwisata, Koleksi Mercedes-Benz G63 Senilai Rp 8,8 Miliar

Menteri Pariwisata, Koleksi Mercedes-Benz G63 Senilai Rp 8,8 Miliar

Kamis, 18 Jun 2026 23:18 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri Pariwisata RI Widiyanti Putri telah melaporkan harta kekayaan terbarunya. Dalam laporan paling anyar itu, Widiyanti…

Grammy Awards, juga Hargai Kategori R&B dan Folk

Grammy Awards, juga Hargai Kategori R&B dan Folk

Kamis, 18 Jun 2026 23:16 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pihak penyelenggara ajang Grammy Awards mengumumkan penambahan kategori penampilan musik pop Asia terbaik, buat ngerayain rilisan…

Jumat Berkah: Tahun Baru Islam Vs Masehi

Jumat Berkah: Tahun Baru Islam Vs Masehi

Kamis, 18 Jun 2026 23:12 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Tahun Baru Islam, yang baru kita peringati, lebih berfokus pada perenungan spiritual dan muhasabah (evaluasi diri) dibandingkan…

Hotel Sultan Jakarta, Dieksekusi Saat Masih Ada Tamu Hotel

Hotel Sultan Jakarta, Dieksekusi Saat Masih Ada Tamu Hotel

Kamis, 18 Jun 2026 23:10 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Eksekusi hotel Sultan di Jakarta, Kamis (18/6) diwarnai kericuhan dan keunikan. Ricuh ada ratusan masa menghadang. Unik, saat…

Manuver dari Pengacara Senior Bela Eks Pejabat BGN

Manuver dari Pengacara Senior Bela Eks Pejabat BGN

Kamis, 18 Jun 2026 23:00 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:00 WIB

Karena Pak Sony tidak jujur. Sebelumnya bersumpah bersih. Tapi info beberapa orang, Sony menerima uang dari Asep secara rutin." Elza Syarief,…