Jenazah Pasien Covid 19 di India, Dikremasi di Tempat Terbuka

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
 Seorang pria India tampak sibuk membakar jenazah pasien Covid 19 yang tak terkendali jumlahnya.
Seorang pria India tampak sibuk membakar jenazah pasien Covid 19 yang tak terkendali jumlahnya.

i

 

SURABAYAPAGI.COM, New Delhi - Lonjakan korban meninggal akibat covid-19 di India membuat krematorium maupun petugas pemakaman kewalahan. Fasilitas kremasi massal sementara terpaksa dibuka di tempat-tempat yang tidak biasa seperti di lahan parkir atau lapangan terbuka. Seperti yang dialami penduduk ibu kota New Delhi, Nitish Kumar yang terpaksa menyimpan jenazah ibunya di rumah selama dua hari. Sementara dia sibuk mencari ruang pembakaran di krematorium kota yang masih tersedia namun semua penuh.

Pada hari itu, 78 jenazah dikremasi di satu tempat yang tak bisa lagi penampung jenazah lain. Akhirnya pada Kamis (22/4/2021), Kumar dapat mengkremasi ibunya yang meninggal karena covid-19 di di lahan parkir yang bersebelahan dengan krematorium di Seemapuri, timur laut New Delhi.

"Saya berlari dari tiang ke tiang tetapi setiap krematorium penuh dan kehabisan fasilitas, ada yang menyebut mereka (petugas) kehabisan kayu bakar," kata Kumar saat berdiri di sebelah tumpukan kayu dalam prosesi kremasi ibunya, dikutip Reuters, Jumat (23/4/2021).

Tak hanya Kumar, ramai keluarga yang juga membawa jenazah orang-orang terdekat mereka untuk segera dikremasi. Dalam beberapa foto yang ditangkap Reuters, tampak di lapangan terbuka orang-orang membawa dan menyiapkan kayu bakar untuk mengkremasi keluarga mereka.

Seorang pria yang mengenakan masker tampak menyiapkan tumpukan kayu bakar, sementara jenazah keluarganya terbujur dibungkus dengan plastik tepat di sebelah kakinya. Sementara di sudut lainnya, tampak dua orang pria berdiri di samping tumpukan kayu saat mengkremasi keluarganya. India mencatat jumlah kasus positif covid-19 harian tertinggi di dunia untuk kedua kalinya, Jumat (23/4/2021).

Jumlahnya mencapai 332.730 kasus, naik dari 314.835 kasus pada laporan Kamis (22/4/2021). Kematian dalam 24 jam terakhir juga melonjak ke rekor 2.263 orang menurut laporan kementerian kesehatan India.rt

Berita Terbaru

OJK Masih Tuntut Ganti Polis Rp 566,24 Miliar ke Henry Surya

OJK Masih Tuntut Ganti Polis Rp 566,24 Miliar ke Henry Surya

Kamis, 09 Jul 2026 18:54 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 18:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mengejar aset milik Henry Surya selaku tersangka dalam perkara tindak pidana perasuransian PT…

Menteri ESDM Molor Luncurkan BBM B50

Menteri ESDM Molor Luncurkan BBM B50

Kamis, 09 Jul 2026 18:53 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 18:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis baru, yakni biodiesel B50, baru diresmikan Kamis (9/7). Sedianya, B50 telah mulai berlaku sejak…

Pengelola Kopdes Kecewa Soal Gaji, Bosnya Baru Pahami

Pengelola Kopdes Kecewa Soal Gaji, Bosnya Baru Pahami

Kamis, 09 Jul 2026 18:50 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 18:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Media sosial dihebohkan para pengelola Kopdeskel Merah Putih yang kecewa terhadap sistem pengelolaan dan pengupahan yang…

Perum Bulog Masih Rendah Serap Jagung ke Petani

Perum Bulog Masih Rendah Serap Jagung ke Petani

Kamis, 09 Jul 2026 18:49 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 18:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Perum Bulog ditugaskan menyerap minimal 1 juta ton jagung petani dalam setahun untuk pengelolaan cadangan jagung pemerintah.…

Menkeu Ngaku Belum Tahu Punya Utang Rp 25,8 Triliun ke Taspen

Menkeu Ngaku Belum Tahu Punya Utang Rp 25,8 Triliun ke Taspen

Kamis, 09 Jul 2026 18:48 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 18:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Direktur Utama PT TASPEN (Persero) Rony Hanityo Aprianto mengungkapkan pemerintah masih berutang sebesar Rp 25,8 triliun kepada…

Resto Viaduct By Gubeng Jadi Spot Para UMKM untuk Berkembang

Resto Viaduct By Gubeng Jadi Spot Para UMKM untuk Berkembang

Kamis, 09 Jul 2026 18:44 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 18:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kondisi ekonomi yang tidak stabil menyebabkan banyak umkm maupun pengusaha yang gulung tikar, namun berbeda dengan Resto Viaduct…