Jelang Lebaran, Produksi Opak Gambir Meningkat 2 Kali Lipat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Para pekerja sedang sibuk membuat opak gambir pesanan jelang Lebaran. SP/ BLT
Para pekerja sedang sibuk membuat opak gambir pesanan jelang Lebaran. SP/ BLT

i

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Awal-awal pandemi tahun lalu, produksi opak gambir turun 40-60 persen. Produksi opak gambir saat itu turun hanya 30-35 kilogram (kg) per harinya. Namun menjelang Lebaran tahun ini, produksi opak gambir milik Dian naik dua kali lipat. Meski itu belum 100 persen dibandingkan dengan tahun-tahun sebelum dilanda wabah korona.

Padahal, saat kondisi normal produksi bisa mencapai 70 kg per hari. Paling banyak menyentuh 1 kuintal. Meski begitu, Dian tetap optimistis kondisi perekonomian tahun ini bisa pulih. Meski tak secara langsung, perlahan tapi pasti bisa kembali normal. "Alhamdulillah, jelang Lebaran tahun ini pesanan mulai meningkat kembali. Beda dengan tahun lalu sangat sepi," jelasnya, Minggu (25/4/2021).

Menjelang Lebaran, rata-rata Dian mampu memproduksi opak gambir sekitar 1,3 hingga 1,5 kuintal per hari. Saat ini dia sedang memproduksi opak gambir pesanan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar.

Produksi itu, jelas Dian, meningkat dua kali lipat. Bahkan, nyaris tiga kali lipat jika dibanding hari biasa. "Di hari biasa sekitar 70 kg per harinya," ujar perempuan yang merintis usaha opak Gambir sejak 2012 lalu itu.

Di samping harganya yang ramah, rasa jajanan itu lumayan enak sekaligus cocok dengan suasana Lebaran. Jajanan tradisional yang terbuat dari bahan utama kelapa, tepung ketan, tepung tapioka, dan gula, itu selalu jadi pilihan camilan saat Lebaran.

Dalam memproduksi opak gambir, Dian dibantu beberapa pekerja. Semuanya adalah perempuan. Mereka memiliki peran masing-masing. Bahkan, suami Dian, terjun langsung membantu proses produksi opak gambir.

Dian memasarkan opak gambir buatannya itu juga secara online. Pelanggannya tidak hanya lokal, tapi juga luar daerah. Seperti Malang, Batu, hingga Surabaya. "Untuk pelanggan setia itu dari Malang dan Batu," terangnya.

Opak gambir milik Dian dijual dengan harga Rp 60 ribu per kg. Produk jajanan itu juga memiliki variasi rasa. Mulai ada rasa nanas, jahe, jambu, pandan, ubi ungu, nangka, dan wijen. "Semoga perekonomian tahun ini kembali pulih dan segera normal," harapnya. Dsy6

Berita Terbaru

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 19 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan atas keberhasilan meningkatkan jumlah peserta didik secara…

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…