SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Catur sudah dikenal Muhammad Calvin Anggara Putra sejak SD. Permainan catur merupakan olahraga yang membutuhkan ketelitian dan perhitungan tepat setiap mengambil langkah. Meski memiliki keterbatasan penglihatan, namun tidak menghalanginya untuk meraih prestasi dari berbagai cabang olahraga mulai atletik hingga catur.
Dijelaskannya, perbedaan permainan catur tunanetra ini hanya pada alat mainnya. Papan catur untuk tunanetra terdapat lubang untuk menancapkan pion. Sedangkan bidaknya, ada tanda di atasnya sebagai penanda warna hitam dan putih. "Hanya alat mainnya yang beda. Cara memainkannya tetap butuh ketelitian, daya ingat, dan kepekaan pada perabaan," tegasnya.
Calvin mengaku kekurangan penglihatan yang dialami sejak duduk di bangku SMP itu, tidak ingin menghalangi meraih prestasi. Itu dibuktikannya dari keaktifan dia menekuni event kejuaraan catur. "Alhamdulillah pernah juara II dan III di tingkat kabupaten. Sedangkan tingkat provinsi masih 10 besar," jelasnya, Senin (26/4/2021).
Bahkan, imbas pandemi 2020 kemarin juga membuat kejuaraan baik tingkat kabupaten dan provinsi ditiadakan. Selain itu, masih minim wadah kejuaraan untuk difabel sepertinya. Padahal, banyak potensi meraih prestasi cukup luas.
"Tahun ini akhirnya ada lagi kejuaraan. Yaitu Pekan Paralympian Provinsi (Paperprov) Jatim yang dilaksanakan Mei mendatang. Insyaallah saya ikut," jelasnya.
Bahkan, kata Calvin, dia sudah mempersiapkan diri pada Paperprov itu. Mulai dari meningkatkan latihan agar pengalaman bermain catur lebih terasah. Juga latihan fisik. Karena dia juga ikut cabang olahraga tolak peluru. "Saya juga pernah raih prestasi di tolak peluru. Dan meraih juara II di tingkat provinsi tahun 2019 lalu," jelas mahasiswa IKIP PGRI Jember ini.
Dia berharap pada 2021 ini kembali meraih prestasi yang membanggakan. Selain ingin membahagiakan orang tua, keluarga juga ingin menunjukkan bahwa kekurangan saya ini adalah sebuah kelebihan. "Saya juga ingin menginspirasi difabel lain untuk tidak putus asa. Tentunya harus didukung keluarga," tandasnya. Dsy8
Editor : Redaksi