Berbisnis Produk Ecoprint dengan Bahan Alam Ramah Lingkungan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Muhamad Hasib menunjukkan produk sepatu ecoprint. SP/ MJK
Muhamad Hasib menunjukkan produk sepatu ecoprint. SP/ MJK

i

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Muhamad Hasib mulai menerapkan teknik ecoprint  yang ramah lingkungan itu pada produk fashion. Aneka produk berbahan kain dan kulit dilapisi dengan teknik ecoprint. Bahan alam seperti dedaunan menjadi pemberi motif utama.

Awal ketertarikan terhadap teknik itu ketika ada seseorang yang memakai produk fashion ecoprint. Dari situ dia lantas terbesit rasa ingin tahu untuk menelisik lebih dalam. Dia kemudian berinisiatif mencari tahu sekaligus belajar kepada orang-orang yang telah mengetahui terlebih dahulu.

Muhamad Hasib mengaku ketertarikannya juga didorong oleh pekerjaannya sebagai pegawai negeri sipil (PNS) di Dinas Perpustakaan dan Arsip Pemkab Mojokerto. Posisinya pada bidang pengembangan juga menuntutnya berpikir kreatif. Utamanya, yang berfokus terhadap pengembangan perpustakaan.

Hampir setahun ini dia mempelajari teknik ecoprint. Setelah itu, mulai berani mengajarkan keterampilannya. Proses produk ecoprint paling tidak makan waktu 3-7 hari. Sekali pengerjaan bisa dibikin pada satu kain hingga ribuan kain. Atau medium lain, seperti kulit, kayu, hingga keramik. Proses utama teknik pemberian motif dan warna menggunaan bahan alam ini ada tiga tahap.

Pada dasarnya seluruh daun dapat digunakan. Entah daun mangga, sirsak, pakis, daun jarak, daun jati, mahoni, dan lainnya. ’’Semua daun itu bisa dibuat menjadi motif. Bisa dikombinasikan. Selain menghasilkan motif, daun juga bisa menyumbang warna,’’ tambahnya, Senin (26/4/2021).

Untuk pewarnaan, penggunaan bahan alam juga tak dilepaskan. Rempah-rempah macam kunir, tegaran, secang, jolawe bisa digunakan. Daun mangga bisa digunakan pewarna merah. Daun jati bisa untuk warga terakota atau merah bata.

Hasib sendiri setahun belakangan mencoba pemasarkan hasil ecoprint yang diterapkan pada produk fashion. Selama pandemi ini, pesanan justru meningkat. “Seminggu bisa 3-4 pesanan produk sepatu ecoprint. Per item seharga Rp 450 ribu. Ya lumayan. Saya pemasaran masih lewat FB (Facebook),” tambah dia.

Pada produk busana, dibanderol harga kisaran Rp 200 ribu hingga di bawah Rp 1 juta. Bedanya, dia tidak secara langsung menggarapnya. Dia hanya membuat bahan setengah jadi baik itu kain atau kulit ecoprint.

Kemudian dia menyerahkan pada perajin alas kaki, tas, atau tailor untuk mengimplementasikan hasil ecoprint pada produk fashion. “Eksplorasi ecoprint masih luas. Karena hasilnya bisa tak terduga,” pungkas Hasib. Dsy10

Berita Terbaru

MilkLife Kickers Runner-up Singa Cup 2026, Misi Cetak Talenta Timnas Jadi Target Berikutnya

MilkLife Kickers Runner-up Singa Cup 2026, Misi Cetak Talenta Timnas Jadi Target Berikutnya

Sabtu, 07 Nov 2026 17:09 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 17:09 WIB

SurabayaPagi, Singapura – MilkLife Kickers harus mengubur ambisi meraih gelar juara Singa Cup 2026 kategori Girls U14. Meski mengoleksi sembilan poin dari tiga …

Disbudpar Jatim Gelar Business Matching Penguatan Desa Wisata di Sidoarjo

Disbudpar Jatim Gelar Business Matching Penguatan Desa Wisata di Sidoarjo

Sabtu, 07 Nov 2026 16:09 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 16:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jatim mendorong serta memperkuat pengembangan desa wisata di wilayah Kabupaten Sidoarjo dengan…

Akses KUR Dipermudah, DPR RI Dorong Pelaku Ekonomi Kreatif Surabaya Naik Kelas

Akses KUR Dipermudah, DPR RI Dorong Pelaku Ekonomi Kreatif Surabaya Naik Kelas

Sabtu, 07 Nov 2026 14:39 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 14:39 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Akses permodalan menjadi salah satu tantangan yang harus dijawab untuk mempercepat pertumbuhan usaha ekonomi kreatif, terutama bagi p…

Fraksi PDI perjuangan DPRD Jatim Singgung Majadigi, Aduan Rakyat Harus Tuntas

Fraksi PDI perjuangan DPRD Jatim Singgung Majadigi, Aduan Rakyat Harus Tuntas

Sabtu, 07 Nov 2026 10:20 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 10:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Aplikasi Majapahit Digital (Majadigi) milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur didorong naik kelas menjadi platform…

Bupati Yuhronur Efendi Berangkatkan Peserta Ziarah Wali Songo Penerima Voucher Jalan Sehat HSN PCNU Lamongan

Bupati Yuhronur Efendi Berangkatkan Peserta Ziarah Wali Songo Penerima Voucher Jalan Sehat HSN PCNU Lamongan

Jumat, 06 Nov 2026 22:38 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 22:38 WIB

SURABAYAPAGI COM, Lamongan – Bupati Lamongan Yuhronur Efendi memberangkatkan peserta ziarah Wali Songo, penerima voucher dalam rangkaian kegiatan Jalan Sehat H…

Waduk Karangkates Disulap Jadi Pembangkit Energi Surya 133 MWp, PLN Kawal Percepatan Proyek

Waduk Karangkates Disulap Jadi Pembangkit Energi Surya 133 MWp, PLN Kawal Percepatan Proyek

Jumat, 06 Nov 2026 19:04 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 19:04 WIB

SurabayaPagi, Malang – Permukaan Waduk Karangkates di Kabupaten Malang, Jawa Timur, disiapkan menjadi sumber energi listrik bersih melalui pembangunan P…