Tunjang Pariwisata, Kemenparekraf Beri Pendampingan Pelaku Ekraf

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Salah satu pengrajin batik kayu di Desa Wisata Krebet, Bantul. SP/ JKT
Salah satu pengrajin batik kayu di Desa Wisata Krebet, Bantul. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Dalam rangka meningkatkan potensi pariwisata dan ekonomi kreatif, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menyiapkan pendampingan bagi pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif sebagai upaya peningkatan kapasitas dari para pelaku Ekonomi Kreatif (Ekraf) untuk dapat membuka lapangan kerja dan memberikan kesejahteraan bagi masyarakat.

Kemenparekraf sebelumnya memiliki berbagai program pendampingan bagi pelaku ekonomi kreatif. Salah satunya pemasaran digital, yakni para pelaku ekonomi kreatif diajak untuk belajar memahami perubahan perilaku konsumen selama pandemi, cara membangun branding di dunia digital, mengembangkan pemasaran digital, mengembangkan rencana bisnis digital, serta mendatangkan penjualan.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga S. Uno menginstruksikan jajarannya di Kemenparekraf/Baparekraf untuk memberikan dukungan berupa pendampingan dan peningkatan kapasitas dari para pelaku ekonomi kreatif. Salah satunya adalah di Desa Wisata Krebet, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

“Melihat besarnya potensi tersebut, saya secara konkret mengarahkan jajaran Kemenparekraf yang membawahi ekonomi kreatif untuk mengeksekusi beberapa program pendampingan dan beberapa program yang dapat langsung dirasakan oleh masyarakat. Karena pada intinya kita ingin memulihkan perekonomian khususnya di Kabupaten Bantul,” kata Sandiaga, Selasa (27/4/2021).

Dia menjelaskan warga di Desa Wisata Krebet memanfaatkan kayu sebagai media untuk membatik hingga mampu menghasilkan karya-karya cantik bernilai tinggi yang banyak diminati oleh wisatawan nusantara maupun mancanegara. Seperti topeng batik kayu, wayang, patung, bingkai cermin, gantungan kunci, dan beberapa produk ekonomi kreatif lainnya.

Pendampingan ini sebagai bentuk dari keberpihakan pemerintah kepada desa wisata dan masyarakat. Melalui pendampingan tersebut diharapkan dapat segera membangkitkan kembali sektor pariwisata dan ekonomi kreatif masyarakat, khususnya di Kabupaten Bantul. Sebagai catatan, pariwisata dan ekonomi kreatif memiliki peranan tinggi dalam perekonomian di Kabupaten Bantul.

Sementara itu, Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, mengemukakan untuk sektor pariwisata, secara umum, aksesibilitas khususnya ke desa wisata menjadi salah satu kendala yang tengah dihadapi. Selain itu juga, utilitas dasar untuk menunjang kunjungan wisatawan yang berwisata ke Bantul.

“Kendala kami memang terkait jalan atau akses menuju desa-desa wisata serta utilitas dasar seperti telekomunikasi. Dengan dilakukan pemenuhan sarana dan prasarana infrastruktur ke depan, mudah-mudahan 43 desa wisata yang ada di Bantul akan pulih dan mampu menerima kedatangan wisatawan lebih banyak jauh sebelum pandemi,” katanya. Dsy14

Berita Terbaru

GM For A Day 2026, Ar Vino Rasakan Pengalaman Jadi GM Cilik di Hotel Santika Gresik

GM For A Day 2026, Ar Vino Rasakan Pengalaman Jadi GM Cilik di Hotel Santika Gresik

Sabtu, 25 Jul 2026 21:30 WIB

Sabtu, 25 Jul 2026 21:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Memperingati Hari Anak Nasional, Santika Indonesia Hotels & Resorts kembali menggelar program GM For A Day 2026. Program edukatif i…

Sidang Maidi, Rofieq Akui Pernah Setor Rp900 Juta Diduga Sebagian Mengalir Ke APH 

Sidang Maidi, Rofieq Akui Pernah Setor Rp900 Juta Diduga Sebagian Mengalir Ke APH 

Sabtu, 25 Jul 2026 19:50 WIB

Sabtu, 25 Jul 2026 19:50 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) mencecar saksi Direktur PT Rajawali Indonesia Raya, Moch Rofieq Noe…

Soal Istilah ‘Londo Ireng’, PWI se-Madura Kecam Pernyataan Presiden Prabowo dan Serukan Solidaritas Pers

Soal Istilah ‘Londo Ireng’, PWI se-Madura Kecam Pernyataan Presiden Prabowo dan Serukan Solidaritas Pers

Sabtu, 25 Jul 2026 19:29 WIB

Sabtu, 25 Jul 2026 19:29 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep - Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) se-Madura menyuarakan kecaman tegas terhadap pernyataan Presiden Prabowo Subianto, yang…

Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat Gelar Pelayanan Publik Terpadu, Pastikan Keamanan Pangan Melalui Forum YASINAN

Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat Gelar Pelayanan Publik Terpadu, Pastikan Keamanan Pangan Melalui Forum YASINAN

Sabtu, 25 Jul 2026 16:51 WIB

Sabtu, 25 Jul 2026 16:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumbawa Barat - Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat,…

Hutan Perhutani di Bukit Angel Ponorogo Terbakar 2 Hektar, Petugas Tidak Ada

Hutan Perhutani di Bukit Angel Ponorogo Terbakar 2 Hektar, Petugas Tidak Ada

Sabtu, 25 Jul 2026 16:05 WIB

Sabtu, 25 Jul 2026 16:05 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo— Kawasan hutan produktif milik Perhutani di kawasan Bukit Angel, Desa Tulung, Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo, mengalami k…

Elanno Arka Juara Adu Wani Wali Kota Cup 2026, Bidik Prestasi hingga Tingkat Nasional  ‎

Elanno Arka Juara Adu Wani Wali Kota Cup 2026, Bidik Prestasi hingga Tingkat Nasional ‎

Sabtu, 25 Jul 2026 15:00 WIB

Sabtu, 25 Jul 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Kerja keras dan latihan rutin membuahkan hasil bagi Elanno Arka Mahasura. Atlet muda binaan IBCA BFC MMA Kota Madiun itu sukses m…