544 Tukang Becak Dapat Paket Sembako Senilai Rp 293 Ribu

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat menyerahkan bantuan paket sembako kepada tukang becak. SP/Dwy AS
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat menyerahkan bantuan paket sembako kepada tukang becak. SP/Dwy AS

i

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto kembali menyalurkan bantuan kepada tukang becak. Sebanyak 544 tukang becak menerima bantuan berupa paket sembako dari Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari di Pendopo Rumah Rakyat Hayam Wuruk, Selasa (27/4/2021).

Dengan didampingi Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos-PPA), Heru Setyadi, penerima bantuan paket sembako ini merupakan warga yang belum tercover atau masuk ke dalam daftar pada Program Keluarga Harapan (PKH).

Adapun paket sembako tersebut berupa, beras, mie instan, minyak, kecap manis, teh celup dan gula. Bantuan-bantuan ini, disalurkan secara serentak pada hari ini oleh pemerintah daerah. Tentunya dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat, maka bantuan disalurkan dengan pembagian waktu dua gelombang. Yakni, pagi dan siang.

Penerima bantuan sebanyak 544 orang tersebut, berasal dari 3 kecamatan di 18 kelurahan. Dengan rincian, Kecamatan Kranggan 142 orang, Kecamatan Magersari 223 orang dan yang terakhir Kecamatan Prajurit Kulon 179 orang.

Wali Kota Ning Ita berharap, dengan kondisi pandemi Covid-19 yang masih belum usai, bantuan dari pemerintah daerah dapat menjadi penyambung kebutuhan sehari-hari di rumah.

Terlebih menjelang hari lebaran, dimana larangan mudik bagi masyarakat secara tidak langsung akan membawa dampak yang cukup signifikan bagi para tukang becak.

"Oleh karena itu, kita meminta kepada masyarakat agar tidak putus asa dan tetap semangat," harapnya.

Ning Ita menyebut, bantuan paket sembako senilai Rp. 293 ribu ini diberikan menjelang hari Raya Idul Fitri.
Sebab biasanya menjelang lebaran kebutuhan masyarakat akan lebih meningkat dibandingkan dengan sebelumnya.

"Minimal mereka dari ekonomi bawah yang berprofesi sebagai tukang becak ini juga bisa mencukupi kebutuhan pangan yang dibutuhkan oleh keluarganya," bebernya.

Ia menyampaikan, Pemkot Mojokerto tak hanya memberikan bantuan kepada warga kotanya yang berprofesi tukang becak saja. Melainkan juga bantuan untuk kaum disabilitas, lansia, dan anak yatim piatu di luar panti asuhan.

"Ada sembako juga untuk disabilitas, terus lansia sebanyak 1.400 orang lebih yang mendapatkan uang. Lalu ratusan anak yatim piatu di luar panti yang tak terdaftar di PKH diberi uang Rp 1 juta, untuk pendidikan. Apalagi mau masuk tahun ajaran baru," pungkasnya. Dwy

Berita Terbaru

Hari Donor Darah Sedunia, Ning Ita Ajak Jadikan Gerakan Kemanusiaan Berkelanjutan

Hari Donor Darah Sedunia, Ning Ita Ajak Jadikan Gerakan Kemanusiaan Berkelanjutan

Minggu, 14 Jun 2026 17:18 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 17:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Semangat kemanusiaan mewarnai peringatan Hari Donor Darah Sedunia Tahun 2026 yang digelar PMI Kota Mojokerto di Atrium Sunrise…

Dakwaan KPK Bongkar Dugaan Pengaturan Proyek oleh Maidi

Dakwaan KPK Bongkar Dugaan Pengaturan Proyek oleh Maidi

Minggu, 14 Jun 2026 15:35 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 15:35 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Fakta baru kembali terungkap dalam sidang perdana kasus korupsi kota Madiun, Kamis (11/6/2026). Dalam dakwaannya JPU menyebut Maidi …

MA Batalkan Vonis Bebas PN Gresik, PPAT Resa Andrianto Divonis Penjara

MA Batalkan Vonis Bebas PN Gresik, PPAT Resa Andrianto Divonis Penjara

Minggu, 14 Jun 2026 14:16 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 14:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Perkara yang sempat menyita perhatian publik di Gresik akhirnya mencapai babak akhir. Mahkamah Agung (MA) RI membatalkan putusan b…

Petani di Jember Merugi Gagal Panen, Puluhan Hektare Jagung dan Padi Ludes Diserang Tikus

Petani di Jember Merugi Gagal Panen, Puluhan Hektare Jagung dan Padi Ludes Diserang Tikus

Minggu, 14 Jun 2026 14:12 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 14:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Dalam beberapa pekan terakhir, para petani jagung dan padi di wilayah Jember, Jawa Timur mulai merugi lantaran gagal panen akibat…

Gandeng BRI dan Polytron, PLN Group Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik di Jawa Timur

Gandeng BRI dan Polytron, PLN Group Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik di Jawa Timur

Minggu, 14 Jun 2026 14:08 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 14:08 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Dalam upaya mempercepat transisi menuju energi bersih dan berkelanjutan, PLN Group Jawa Timur menggandeng Bank Rakyat Indonesia (BRI) d…

Menuju MBG Berkualitas, DPRD Gresik Dorong Standarisasi Dapur dan Perlindungan Tenaga Kerja

Menuju MBG Berkualitas, DPRD Gresik Dorong Standarisasi Dapur dan Perlindungan Tenaga Kerja

Minggu, 14 Jun 2026 14:07 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 14:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Komitmen pemerintah dalam menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus mendapat dukungan dan pengawalan serius dari DPRD K…