Polemik Larangan Mudik, Sopir Bus Antar Provinsi Merugi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Suasana di Terminal Purabaya yang Nampak sepi penumpang akibat aturan larangan mudik. SP/ FM
Suasana di Terminal Purabaya yang Nampak sepi penumpang akibat aturan larangan mudik. SP/ FM

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Harapan kantongi pundi-pundi rupiah menjelang lebaran tahun ini seketika sirna dari benak Rudi, sopir bus antarprovinsi di Terminal Bungurasih yang biasa mengoperasikan busnya dengan rute Surabaya-Yogyakarta.

Kekecewaan Rudi memuncak setelah pemerintah resmi memberlakukan larangan mudik lagi pada tahun ini, tepatnya pada 6-17 Mei 2021.

Kejadian ini kembali terulang setah pada tahun sebelumnya Rudi merasakan hal yang sama. Sepi pemudik, kantong menipis, dan perayaan hari raya yang tak meriah seperti semestinya.

Bayangannya kian pahit karena dari pengalaman tahun lalu, pendapatannya turun drastis sampai 70 persen karena kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan larangan mudik. Sementara, bantuan belum tentu mengalir ke kantong.

"Tidak tahu mas, adanya seperti ini. Kita sebagai orang kecil apalagi sopir bisa apa kalau sudah ada peraturan seperti ini," ungkap Rudi sembari tertunduk lesu, Rabu (28/4/2021).

Menanggapi polemik larangan mudik tahun ini, sekaligus menjadi dua periode dengan tahun sebelumnya, Ketua Dewan Pertimbangan Kadin Surabaya, Jamhadi mengatakan jika pelarangan mudik yang telah diresmikan oleh pemerintah itu sudah benar. Ia menganggap pemerintah sudah menguapayakan yang terbaik bagi warganya.

"Saya menganggap ini baik. Pemerintah sudah mengupayakan pemulihan ekonomi secara nasional. Pemerintah sudah cukup tepat," ungkap Jamhadi.

Bahkan Ketua Aliansi Pendidikan Vokasional Seluruh Indonesia tersebut menyatakan jika pemerintah tidak melarang warganya untuk mudik. Hanya saja melakukan pembatasan demi menekan laju pertumbuhan Covid-19.

"Ini bukan pelarangan mudik, hanya melokalisir pemudik. Namanya Traffic Manajemen System. Jadi hanya sebatas regional," imbuhnya.

"Yang dilakukan oleh pemerintah, Totally merupakan upaya pemulihan ekonomi nasional," katanya.

Selain itu, Jamhadi juga menyarankan kepada masyarakat agar bisa memanajemen waktu mudik jika memang harus dilakukan.

Ia melanjutkan, peraturan tersebut sudah dirasa benar jika mengingat dana yang digelontorkan oleh pemerintah mencapai 63 trilliun di tahun 2020 untuk menghentikan penyebaran Covid-19.

"Bahkan di tahun 2021, APBN kita menganggarkan 173,3 trilliun rupiah untuk penanganan. Jumlah yang tidak sedikit kalau kita lihat. Makanya disayangkan kalau harus kembali tidak kondusif," pungkasnya. (FM)

Berita Terbaru

Dibanderol Mulai Rp799 Juta, GWM Tank 500 Diesel Berkarakter Off-road Mejeng di Ajang IIMS 2026

Dibanderol Mulai Rp799 Juta, GWM Tank 500 Diesel Berkarakter Off-road Mejeng di Ajang IIMS 2026

Jumat, 06 Feb 2026 12:05 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 12:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - GWM Indonesia hadirkan GWM Tank 500 bertenaga diesel terbaru mejeng di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 di…

Imbas Penjualan Anjlok, Sejumlah Dealer Audi di Pasar China Pilih Tutup

Imbas Penjualan Anjlok, Sejumlah Dealer Audi di Pasar China Pilih Tutup

Jumat, 06 Feb 2026 12:03 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 12:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Akibat penurunan penjualan dan margin keuntungan kendaraan merk Audi, kini sejumlah dealer di Pasar China pun tiba-tiba…

Jangan Hanya Retorika, Elemen  Masyarakat Tuntut Pemimpin Sidoarjo Peduli Kepetingan Rakyat

Jangan Hanya Retorika, Elemen  Masyarakat Tuntut Pemimpin Sidoarjo Peduli Kepetingan Rakyat

Jumat, 06 Feb 2026 11:23 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 11:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Gerah dengan semakin dalamnya keretakan hubungan Bupati Subandi dan wakil bupati Sidoarjo berbagai elemen masyarakat yang…

Pemkab Trenggalek Komitmen Siapkan Alih Fungsi Terminal Durenan Jadi Pusat Layanan Publik

Pemkab Trenggalek Komitmen Siapkan Alih Fungsi Terminal Durenan Jadi Pusat Layanan Publik

Jumat, 06 Feb 2026 11:00 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 11:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Menyusul menurunnya aktivitas angkutan umum di Terminal Tipe C Durenan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek telah…

Jembatan Bailey di Ponorogo Ambrol Tergerus Aliran Sungai, Akses Antardesa Terputus Total

Jembatan Bailey di Ponorogo Ambrol Tergerus Aliran Sungai, Akses Antardesa Terputus Total

Jumat, 06 Feb 2026 10:51 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 10:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Diterjang hujan deras yang mengakibatkan aliran sungai juga ikut deras dan meluap mengakibatkan Jembatan Bailey Depok di Dukuh…

Dinkes Ponorogo Klaim Zero Pasung, Ribuan Warga Ponorogo Idap Skizofrenia Dapat Layanan Kesehatan Rutin

Dinkes Ponorogo Klaim Zero Pasung, Ribuan Warga Ponorogo Idap Skizofrenia Dapat Layanan Kesehatan Rutin

Jumat, 06 Feb 2026 10:40 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 10:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Menindaklanjuti viralnya masalah skizofrenia atau gangguan jiwa berat, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ponorogo telah…