Sukses Ekspor Kopi Luwak di Berbagai Negara

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Meigik Sugiharto dengan luwak peliharaannya. SP/ TRG
Meigik Sugiharto dengan luwak peliharaannya. SP/ TRG

i

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Meigik Sugiharto yang sehari-hari bekerja sebagai pegawai negeri sipil (PNS) di lingkup Pemkab Trenggalek disela kesibukannya ia juga membuat kopi luwak yang ia tekuni hingga 20 tahun lamanya. Pasalnya, dia melibatkan petani kopi lokal dalam menyetok biji kopi yang digunakan.

Sebagai pembuat kopi luwak, dirinya juga ingin menciptakan ekosistem bisnis di wilayahnya. Itu terbukti selain kopi yang didapat dari para petani lokal, dirinya juga menanam berbagai tanaman seperti pisang dan pepaya untuk makanan luwak. Sebab, selain kopi merupakan tumbuhan musiman, jika satu hari saja hanya diberi makan kopi luwak bisa keracunan, Minggu (2/5/2021).

Selain memiliki harga tinggi dengan cita rasanya yang lembut, kopi luwak ini juga bersahabat dengan jantung maupun lambung. Sehingga kopi jenis ini sudah banyak diekspor ke berbagai negara.

Bermula dari pemberian makan biji kopi yang benar-benar matang di pohon dengan warna merah cerah kepada luwak. Sebab, dalam proses ini hewan luwak memiliki naluri sendiri untuk memakan biji kopi yang benar-benar matang. Setelah itu, ditunggu sekitar tiga jam, luwak akan menghasilkan feses atau kotoran yang di dalamnya terdapat biji kopi yang sudah mengelupas dari kulitnya. Sebab, pencernaan luwak tidak bisa memproses biji kopi tersebut sehingga keluar masih dalam bentuk utuh.

Setelah itu, barulah kotoran luwak yang terdapat biji kopi dijemur. Selanjutnya, kotoran luwak yang telah kering tersebut disimpan dalam wadah dan siap ditunjukkan jika ada yang ingin membelinya dalam bentuk masih kotoran. Ini dilakukan untuk menjaga kepercayaan para konsumen. Sebab, jika dijual dalam bentuk sudah menjadi bubuk, para konsumen akan meragukan keasliannya.

Barulah biji kopi yang sudah dibersihkan dijemur hingga kelembapannya mencapai 12 persen. Setelah kering, biji dikupas menggunakan alat pengupas dan selanjutnya digoreng dengan sistem sangrai. Proses penggorengan tidak boleh terlalu gosong, hanya cukup berwarna kekuningan atau aroma harum keluar. Agar cita rasa kopi semakin sempurna, proses pembakaran menggunakan arang dari batok kelapa. Setelah itu, barulah kopi ditumbuk.

Dengan proses seperti itu, konsumen tak ragu membeli kopi luwak buatannya karena dipastikan keasliannya. Bahkan, konsumen dari berbagai negara seperti Denmark, Makau, dan sebagainya tak canggung untuk datang langsung guna membeli kopi luwak buatannya.

Untuk harga, dirinya mematok harga pasar, sekitar Rp 1,5 juta per kg dalam bentuk bubuk. Kendati demikian, juga ada beberapa konsumen yang memilih membeli kopi luwak masih dalam bentuk kotoran. Dsy4

Berita Terbaru

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Takmir Masjid At-Taqwa di Desa Bayubang Kecamatan Solokuro Lamongan Jawa Timur, dibuat murka oleh pelayanan PLN, lantaran…

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai langkah kongkrit dalam komitmen menjalankan instruksi Pemerintah Pusat untuk efesiensi energi, Pemkab Lamongan telah…

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam menjalankan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang bersih dan t…

Permudah Pengajuan Klaim, BPjS Ketenagakerjaan Hadirkan Fitur Layanan 'Lapak Asik'

Permudah Pengajuan Klaim, BPjS Ketenagakerjaan Hadirkan Fitur Layanan 'Lapak Asik'

Kamis, 02 Apr 2026 17:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 17:15 WIB

SURABAYA PAGI, Malang - BPJS Ketenagakerjaan menghadirkan fitur antrean online pada Layanan Tanpa Kontak Fisik atau Lapak Asik mulai 1 April 2026 guna …

Reklamasi Diduga Tanpa Kepastian Izin di Pesisir Gresik, Nelayan Kehilangan Ruang Hidup

Reklamasi Diduga Tanpa Kepastian Izin di Pesisir Gresik, Nelayan Kehilangan Ruang Hidup

Kamis, 02 Apr 2026 15:37 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 15:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Dugaan pencaplokan wilayah laut kembali mencuat di pesisir Desa Manyarejo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. Kawasan yang b…

Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Gresik Digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya

Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Gresik Digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya

Kamis, 02 Apr 2026 15:34 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 15:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya mulai menyidangkan perkara dugaan korupsi dana hibah Pemerintah Provinsi Jawa T…