KBM 100 Persen di Ponorogo untuk kelas X dan XI

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Beredar surat edaran dari SMKN 1 Ponorogo kepada para guru dan wali murid yang menyebutkan bahwa kegiatan belajar mengajar (KBM) tetap dilakukan 100 persen. SP/PEMKAB PONOROGO
Beredar surat edaran dari SMKN 1 Ponorogo kepada para guru dan wali murid yang menyebutkan bahwa kegiatan belajar mengajar (KBM) tetap dilakukan 100 persen. SP/PEMKAB PONOROGO

i

SURABAYAPAGI,Surabaya – Beredar surat edaran dari SMKN 1 Ponorogo kepada para guru dan wali murid yang menyebutkan bahwa kegiatan belajar mengajar (KBM) tetap dilakukan 100 persen. Namun sampai saat ini, diketahui Kabupaten Ponorogo masih dalam zona oranye terkait perkembangan sebaran kasus Covid-19.

Kendati demikian, Dalam surat edaran juga disebutkan KBM dilaksanakan pada tanggal 28 April – 10 Mei dan 24 Mei – 31 Mei. Tentu, edaran tersebut bertolak belakang dengan ketentuan yang ditetapkan Satgas Penanganan Covid-19. Karena dalam masa pandemi Covid-19, KBM hanya bisa dilakukan dengan kuota siswa yang terbatas.

“Surat edaran itu memang benar dan ada,” ujar Kepala SMKN 1 Ponorogo, Dibyo Puji Haryono saat dikonfirmasi, kemarin.  

Tetapi, lanjut dia, ada tanda kutipnya. Yang dimaksud masuk 100 persen hanya untuk siswa kelas X dan kelas XI yang tidak mengikuti PKL (Praktik Kerja Lapangan).

“Sedangkan untuk kelas XII sendiri sudah lulus dan tidak ada lagi kegiatan di sekolah,” kata Dibyo. 

Dia menegaskan kembali bahwa yang aktif hanya kelas X dan XI saja. Kelas XI pun dikurangi 5 rombel karena melaksanakan tugas di luar (PKL). 

“Jumlah siswa yang masuk hanyalah 50 persen dari kapasitas tampung sekolah. Kan sudah sesuai,” tambahnya. 

Hal tersebut juga diklaim sudah sepengatahuan Cabang Dindik Provinsi Jatim wilayah Ponorogo-Magetan, serta Satgas Penanganan Covid-19 Kecamatan Ponorogo. “Dua pekan lalu sudah dilakukan survei termasuk dari kelurahan. Setiap ruangan sudah ditinjau,” lanjutnya.

Selain itu, siswa yang masuk juga harus mendapatkan izin dari orang tua wali murid terlebih dahulu.

“Semaksimal mungkin kita jaga protokol kesehatan, termasuk menyemprotkan disinfektan sepekan dua kali di ruangan kelas,” katanya.

Dibyo sendiri mengakui pembelajaran tatap muka sangat penting bagi siswa SMK, termasuk SMKN 1 Ponorogo. Hal ini karena pelajaran siswa SMK lebih banyak praktikumnya dari pada sekadar penyampaian materi. na

Berita Terbaru

Komisi D DPRD Jatim Kawal Ketat Proyek Pipa SPAM Mojolagres 9M, Khusnul Arif: Kami Agendakan Sidak

Komisi D DPRD Jatim Kawal Ketat Proyek Pipa SPAM Mojolagres 9M, Khusnul Arif: Kami Agendakan Sidak

Senin, 13 Jul 2026 07:43 WIB

Senin, 13 Jul 2026 07:43 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA – Komisi D DPRD Jawa Timur memastikan akan mengawal ketat pelaksanaan proyek penggantian pipa Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) R…

Batang Hidungnya tak Tampak

Batang Hidungnya tak Tampak

Minggu, 12 Jul 2026 22:28 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 22:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Hingga semalam (12/7), mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, masih belum…

Inggris, Diunggulkan Menang Tipis

Inggris, Diunggulkan Menang Tipis

Minggu, 12 Jul 2026 22:26 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 22:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Inggris mengandalkan kedalaman skuad yang merata dan ketajaman Harry Kane, sedangkan Argentina bermodal mental juara bertahan dan…

Cuci Uang (TPPU) dari Uang Korupsi

Cuci Uang (TPPU) dari Uang Korupsi

Minggu, 12 Jul 2026 22:24 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 22:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sejak Sabtu, mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah (FA) Febrie ditetapkan tersangka…

Jangan Saling Buka Borok

Jangan Saling Buka Borok

Minggu, 12 Jul 2026 22:22 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 22:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya mendukung pelimpahan 3 kasus korupsi yang sebelumnya ditangani Kortas Tipikor Polri dan Polda Metro Jaya ke Kejaksaan Agung…

Febrie Diduga Sembunyikan Aset Secara Canggih

Febrie Diduga Sembunyikan Aset Secara Canggih

Minggu, 12 Jul 2026 22:19 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 22:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Di balik dinding kayu sebuah rumah di Sentul, Bogor, penyidik menemukan brankas tersembunyi berisi 74 kilogram emas dan uang tunai…