Dari Karyawan, Kini Sukses Jadi Pengusaha Dodol Garut

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Amal Rasyid dengan dodok garut Bestory miliknya. SP/ GRT
Amal Rasyid dengan dodok garut Bestory miliknya. SP/ GRT

i

SURABAYAPAGI.com, Garut - Amal Rasyid sudah mendulang kusuksesannya dari menjual penganan khas kota intan, yakni menjadi pengusaha dodol yang diberi nama Bestory, terdiri dua kata yakni best dan story ini memiliki makna tersendiri, yakni sejarah terbaik, hal tersebut yang terlintas dalam benaknya, lalu dijadikan sebuah nama produk.

Sebelum mampu meraup keuntungan dari makanan khas ini, Amal bercerita kalau di akhir tahun 90-an ia sempat terpuruk saat menjadi seorang pekerja di salah satu perusahaan pembuat dodol di Kabupaten Garut.

Di perusahaan dodol besar tersebut, Amal merasakan kejenuhan yang sangat membuat dirinya begitu tersiksa, karena dianggapnya terlalu monoton dan melelahkan.

Salah satu varian dodol garut Bestory. SP/ GRT

Dari kejenuhannya tersebut, di 2003, Amal memutuskan diri untuk mengundurkan diri dari pekerjaanya tersebut, lalu memutuskan untuk merintis usahanya tersebut.

Memiliki modal yang cukup minim, diawal usahanya tersebut, Amal hanya mampu memproduksi dodol rasa original paling banyak hanya 40 kilogram saja."40 kilogram sudah paling banyak, sudah tidak mampu kalau lebih dari segitu," katanya, Senin (3/5/2021).

Pada awal-awal usahanya tersebut, Amal bercerita, ia hanya memiliki alat sederhana dan dibantu oleh orang-orang terdekat. "Sangat tradisional dan memakan waktu cukup lama," kata Amal.

Bertahan dengan keadaan tersebut, di 2005, amal mendaftarkan produk buatannya tersebut ke Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Garut dan mendapatkan sertifikasi halal dari Majelis Ulam Indonesia (MUI).

Setelah mengantungi izin dari dinas terkait, produknya tersebut pun dilirik oleh koperasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk melebarkan sayap usaha kudapannya itu. "Dibantu juga pemasarannya oleh koperasi," ujarnya.

Amal mengatakan, hingga saat ini ia masih tidak percaya jika usaha yang ia rintis tersebut dapat berbuah manis dan mampu menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar. "Dahulu saya kerja di perusahaan orang, sekarang sudah punya 20 pekerja," kata Amal.

Saat ini, lewat usahanya ini Amal sudah mampu meraup keuntungan bersih hingga Rp 200 juta perbulannya. "Kalau saya masih jadi karyawan, mungkin tidak bisa kaya gini," ujarnya. Dsy9

Berita Terbaru

Hadiri Jatim Creative Connect 2026, Ponorogo Siap Kolaborasi Perluas Jejaring

Hadiri Jatim Creative Connect 2026, Ponorogo Siap Kolaborasi Perluas Jejaring

Minggu, 18 Okt 2026 17:06 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 17:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Blitar — Kabupaten Ponorogo membuka peluang kolaborasi dengan berbagai daerah di Jawa Timur untuk memperkuat jejaring kota kreatif. Upaya ini …

Soroti Penanganan Perkara BBM Bersubsidi di Sumenep, Pengacara Agus Minta Propam dan Irwasum Turun Tangan

Soroti Penanganan Perkara BBM Bersubsidi di Sumenep, Pengacara Agus Minta Propam dan Irwasum Turun Tangan

Minggu, 18 Okt 2026 16:58 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 16:58 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep-Kuasa hukum Agus, H. Muhammad Siddik meminta Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri, Inspektorat Pengawasan Umum (Irwasum) Polri,…

Bupati Subandi Bakal Renov Liponsos Dan Janji Carikan Pekerjaan Penghuninya

Bupati Subandi Bakal Renov Liponsos Dan Janji Carikan Pekerjaan Penghuninya

Minggu, 18 Okt 2026 16:26 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 16:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Pemkab Sidoarjo menyiapkan program pemberdayaan bagi warga binaan yang telah dinyatakan sembuh. Fasilitas Liponsos Sidoarjo bakal…

Spogomi Sesi Dua, Walikota Ning Ita Dorong Kolaborasi Lingkungan dalam Memungut dan Memilah Sampah

Spogomi Sesi Dua, Walikota Ning Ita Dorong Kolaborasi Lingkungan dalam Memungut dan Memilah Sampah

Minggu, 18 Okt 2026 15:57 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 15:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Upaya membangun kepedulian terhadap pengelolaan sampah terus dilakukan Pemerintah Kota Mojokerto melalui pendekatan k…

Ning Ita Dorong Keterlibatan Generasi Muda Kota Mojokerto Jaga Indonesia ASRI

Ning Ita Dorong Keterlibatan Generasi Muda Kota Mojokerto Jaga Indonesia ASRI

Minggu, 18 Okt 2026 15:50 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto terus mendorong keterlibatan generasi muda dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui gerakan Green A…

Pemkot Surabaya Siapkan Pelatihan UMKM Warga Jalan Kunti, Ubah Stigma Kampung Narkoba

Pemkot Surabaya Siapkan Pelatihan UMKM Warga Jalan Kunti, Ubah Stigma Kampung Narkoba

Minggu, 18 Okt 2026 15:17 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 15:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya mengubah stigma kampung narkoba yang ada di Jalan Kunti, Surabaya, saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah…