Lulusan UGM yang Dihina Jadi Perias Pengantin, Kini Beromzet Rp 2 M

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Restya Ayu. SP/ SBY
Restya Ayu. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Restya Ayu merupakan Makeup artist, desainer dan pebisnis yang dulu adalah pelajar berprestasi dan sempat minder karena menjadi perias pengantin setelah lulus dari UGM. Banyak orang menganggap jika mereka yang tamatan kampus kenamaan pasti bisa dapat kerja di perusahaan besar atau institusi negara.

Awalnya bercita-cita jadi dubes tapi Restya tidak diperbolehkan mengambil S2 dan memutuskan untuk menikah lalu buka usaha. "Sejujurnya setelah lulus kuliah aku sedikit merasa minder karena menjadi perias pengantin. Padahal impian aku yang sebenarnya adalah menjadi Dubes, bahkan aku sudah mendaftarkan diri kuliah S2 ke Queensland University Australia selepas lulus. Tapi Papa kurang setuju aku pergi S2 akhirnya aku memilih menikah dengan mas Anang dan memulai usaha dekorasi selepas menikah," tulis Restya.

Namun, sumber rezeki tak hanya lewat dari jadi pekerja kantoran. Wanita lulusan UGM ini pun membuktikan bahwa meski tak berseragam ia bisa menghasilkan miliaran rupiah dari bekerja sebagai tukang dekor dan perias.

"Ketika aku dihina. Lulus UGM kok milih jadi makeup perias? Kok jadi tukang dekor? Padahal perjuanganku sampai di titik ini tidak mudah," tulisnya, Kamis (6/5/2021).

Dalam video disebutkan jika Restya adalah murid berprestasi yang tak hanya selalu ranking tapi juga pernah ikut pertukaran pelajar ke Thailand hingga magang di Rusia. Wanita berhijab itu pun sering berpartisipasi dalam ajang internasional dan seminar.

Karena banyak pengalaman, Restya mengatakan jika banyak orang berekspektasi bahwa ia akan bekerja di pemerintahan. Karena itu, mereka menyayangkan keputusannya saat itu yang memilih jadi perias dan berbisnis dekorasi. Meski sempat menyebut dirinya pernah minder, wanita 27 tahun itu sendiri mengaku sebenarnya tidak gengsi dan merasa bahagia dengan pilihan sendiri.

Di usianya yang masih muda, ibu dua anak itu sudah bisa menghasilkan Rp 2 miliaran. "Aku memang tidak pandai bergaya sosialita tapi aku bisa beli rumah, ruko, mobil dengan uangku sendiri," tutupnya.

Restya pun cukup pintar dalam mengelola pemasukan yang diputarnya lagi untuk membuat bisnis baru. "Karena memang pada dasarnya aku tidak terlalu suka membeli tas dan sepatu. Semua hasil uang yang dihasilkan selalu aku gunakan untuk membeli barang yang lebih penting dan membuka usaha yang baru," kata wanita yang juga buka usaha studio foto, frozen food, dan desain baju pengantin itu. Dsy8

 

Berita Terbaru

Antisipasi Tindak Kejahatan, Polres Blitar Tingkatkan Giat Patroli Rutin

Antisipasi Tindak Kejahatan, Polres Blitar Tingkatkan Giat Patroli Rutin

Senin, 25 Mei 2026 15:32 WIB

Senin, 25 Mei 2026 15:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar -  Patroli Samapta Tim Raimas melaksanakan kegiatan Patroli Harkamtibmas Kepolisian Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) pada Minggu dini …

KAI Daop 7 Madiun Lakukan Perbaikan Geometri Perlintasan di Rejotangan Tulungagung

KAI Daop 7 Madiun Lakukan Perbaikan Geometri Perlintasan di Rejotangan Tulungagung

Senin, 25 Mei 2026 15:30 WIB

Senin, 25 Mei 2026 15:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Untuk itu PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun menyampaikan imbauan bagi masyarakat pengguna jalan sehubungan…

Satpol PP: Jika Perizinan PT JPC Tak Memenuhi Aturan, Operasional Parkir Akan Ditutup  ‎

Satpol PP: Jika Perizinan PT JPC Tak Memenuhi Aturan, Operasional Parkir Akan Ditutup ‎

Senin, 25 Mei 2026 15:03 WIB

Senin, 25 Mei 2026 15:03 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Polemik perizinan PT Jatim Parkir Center (JPC) sebagai pengelola lahan parkir di Jalan dr. Soetomo, Kota Madiun, mendapat perhatian …

Kemiskinan Ekstrem Turun, Ekonomi Jatim Tumbuh 5,96 Persen

Kemiskinan Ekstrem Turun, Ekonomi Jatim Tumbuh 5,96 Persen

Senin, 25 Mei 2026 14:42 WIB

Senin, 25 Mei 2026 14:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Angka kemiskinan ekstrem di Jawa Timur terus menurun dan pada 2025 tercatat sebesar 0,29 persen. Capaian ini jauh lebih rendah d…

Jelang Idul Adha, Harga Cabai Rawit di Surabaya Makin Pedas Tembus Rp80 Ribu per Kg

Jelang Idul Adha, Harga Cabai Rawit di Surabaya Makin Pedas Tembus Rp80 Ribu per Kg

Senin, 25 Mei 2026 14:35 WIB

Senin, 25 Mei 2026 14:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menjelang Hari Raya Idul Adha 2026, sejumlah komoditas bahan pokok (bapok) turut mengalami kenaikan harga. Namun yang menjadi…

WANI GERAK SEHAT, PLN UIT JBM Perkuat Budaya Hidup Sehat dan Produktif di Lingkungan Kerja

WANI GERAK SEHAT, PLN UIT JBM Perkuat Budaya Hidup Sehat dan Produktif di Lingkungan Kerja

Senin, 25 Mei 2026 14:31 WIB

Senin, 25 Mei 2026 14:31 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Dalam rangka mendukung pelaksanaan launching PLN Wellness League yang diluncurkan secara serentak di seluruh Indonesia dipimpin l…