Pemprov jatim dan GDTC Maroko Teken 7 MoU Pembangunan Rp8,5 T

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Chairman Group of Development Technologies and Construction Companies (GDTC) Maroko menandatangani nota kesepahaman kerja sama dengan Pemprov Jatim. SP/ SBY
Chairman Group of Development Technologies and Construction Companies (GDTC) Maroko menandatangani nota kesepahaman kerja sama dengan Pemprov Jatim. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Sebagai bentuk dukungan pembangunan di wilayah setempat, Pemerintah Provinsi Jawa Timur dengan Group of Development Technologies and Construction Companies (GDTC) Maroko menandatangani tujuh Memorandum of Understanding (MoU) senilai Rp8,59 triliun. Kesepakatan itu merupakan hasil rapat koordinasi usulan proyek kerja sama antara GDTC dengan BUMD dan BUMN di Jawa Timur, yang ditindaklanjuti persetujuan tujuh proyek.

Penandatanganan dilakukan oleh Chairman GDTC Maroko HEH Sharif Moulay Sidi Al Sultan Ahmad Bin Zuhir Bin Mohammad Bin Jaber Al Natour dengan tujuh direktur BUMN dan BUMD di Jatim.

Dari total Rp8.592.425.221.600, dirincikan berupa Proyek Pengembangan Pelabuhan Terminal Umum di Kota Probolinggo dengan PT Delta Artha Bahari Nusantara (DABN) senilai Rp 2,1 miliar, Proyek Pembangunan dan Pengoperasian Pengolahan air di Kawasan Industri Java Integrated and Ports Estate (JIIPE), Maspion dan NIP dengan PT Air Bersih Jatim senilai Rp 347.000.000 dan Proyek Pembangunan Puspa Agro dengan PT Jatim Graha Utama senilai Rp 1.783.111.250.000.

Selain itu, Proyek Pembangunan Kawasan Wisata "Ngawi Planetarium Agro Park" dengan PD Sumber Bhakti senilai Rp 125.000.000.000, Proyek Pembiayaan Bisnis Jasa Sterilisasi Ultimate EBM dan X-Ray dengan PT Kasa Husada senilai Rp 300.000.000.000, Proyek Pembangunan Tol Pasuruan-Probolinggo dengan PT Trans Jawa Paspro senilai Rp 1.506.313.971.600 dan Proyek Pembangunan Tol Krian Legundi dengan PT Waskita Bumi Wira senilai Rp 2.431.000.000.000.

Pertumbuhan realisasi investasi Jatim mengalami pertumbuhan signifikan pada 2020 di masa pandemi, yaitu 33,8 persen dibandingkan 2019 sebesar 14,3 persen. Pertumbuhan tersebut disebut tertinggi di Indonesia.

Sedangkan dari segi makro ekonomi, Jatim menyumbang perekonomian terbesar kedua di Pulau Jawa dengan kontribusi sebesar 24,62 persen. Pertumbuhan ekonomi Jatim sendiri mengalami kontraksi sebesar 0,44 persen, didominasi oleh sektor industri 30,94 persen, perdagangan 18,68 persen, dan pertanian 10,84 persen.

Sehingga dengan MoU tersebut, maka akan ditindaklanjuti dan menjadi peluang tumbuhnya pembangunan yang cukup signifikan di Jatim. "Jadi, ini langkah awalnya. Nanti akan ada pembahasan lanjutan yang tentunya akan dibahas secara teknis," tutur Emil Dardak, Minggu (9/5/2021).

Ia menambahkan GDTC memang tertarik dengan proyek-proyek yang ada kaitannya dengan pemerintah, baik proyek infrastruktur maupun proyek yang dimiliki BUMD dan BUMN. Dsy20

Berita Terbaru

SPBU Belum Merata, Gus Fawait Buka Peluang Investasi di Jember

SPBU Belum Merata, Gus Fawait Buka Peluang Investasi di Jember

Rabu, 09 Sep 2026 21:49 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 21:49 WIB

SurabayaPagi.com- Jember — Pemerintah Kabupaten Jember terus berupaya untuk mengantisisasi keterlambatan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang kerap memicu a…

KUA-PPAS 2027 Jember Disepakati, Pendapatan Diproyeksi Rp4,5 Triliun

KUA-PPAS 2027 Jember Disepakati, Pendapatan Diproyeksi Rp4,5 Triliun

Rabu, 09 Sep 2026 21:47 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 21:47 WIB

surabayapagi.com- Jember - Bupati Jember Gus Fawait hadir dan mendengarkan langsung Laporan Hasil Pembahasan Badan Anggaran DPRD Kabupaten Jember Terhadap…

AceKid Ajak Orang Tua Melihat Langsung Sumber Susu dan Proses Produksi di China

AceKid Ajak Orang Tua Melihat Langsung Sumber Susu dan Proses Produksi di China

Rabu, 09 Sep 2026 21:07 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 21:07 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Informasi mengenai asal bahan baku dan proses produksi menjadi salah satu aspek yang mulai diperhatikan orang tua dalam memilih produk …

Data Desil Bikin Penduduk Miskin Jatim Tembus 20,9 Juta, Sri Untari Segera Panggil Dinsos dan BPS

Data Desil Bikin Penduduk Miskin Jatim Tembus 20,9 Juta, Sri Untari Segera Panggil Dinsos dan BPS

Rabu, 09 Sep 2026 20:55 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 20:55 WIB

“Contoh rumah. Rumah ternyata milik mertuanya atau milik warisan dari orang tua. Itu sudah langsung rumah bagus, ini sudah langsung masuk desil 6, desil 7,”…

‎Mobil Plat Merah Terlibat Laka Lantas Degan Sepeda Motor, Satu Pengendara Alami Patah Tulang

‎Mobil Plat Merah Terlibat Laka Lantas Degan Sepeda Motor, Satu Pengendara Alami Patah Tulang

Rabu, 09 Sep 2026 17:40 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 17:40 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Sebuah mobil pickup berplat merah yang diduga milik Dinas Lingkungan Hidup terlibat kecelakaan lalulintas dengan sepeda motor Yam…

Polisi Akhirnya Buka Suara, Kasus Meter Air PDAM Kota Madiun Masuk Tahap Lidik

Polisi Akhirnya Buka Suara, Kasus Meter Air PDAM Kota Madiun Masuk Tahap Lidik

Rabu, 09 Sep 2026 17:39 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 17:39 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Polres Madiun Kota akhirnya buka suara terkait persoalan meter air di PDAM Tirta Taman Sari Kota Madiun. Kapolres Madiun Kota AKBP R…