Warga KBD Driyorejo Pasang Spanduk Besar

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sejumlah warga Kota Baru Driyorejo Gresik memasang spanduk besar larangan pemanfaatan fasilitas umum-fasilitas sosial.
Sejumlah warga Kota Baru Driyorejo Gresik memasang spanduk besar larangan pemanfaatan fasilitas umum-fasilitas sosial.

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Diduga adanya pemanfaatan ruang terbuka hijau (RTH), warga perumahan nasioanl (Perumnas) Kota Baru Driyorejo Gresik memasang spanduk besar larangan pemanfaatan fasilitas umum-fasilitas sosial (fasum-fasos) di kawasan KBD, Sabtu (8/5).

Spanduk berukuran 3 X 6 meter tersebut bertuliskan ‘Fasum-fasos RTH dan Taman  Perumnas Kota Baru Driyorejo dilarang mendirikan bangunan dan kegiatan dalam bentuk apapun, tanpa seizin pihak terkait’. 

“Warga menginginkan fasum dan fasos dikembalikan seperti semula ke perumnas, sehingga warga bisa mendapatkan haknya,” kata Sekretaris Koordinator Rukun Warga Perumnas KBD, Sutito M Widjoyo, yang akrab disapa Tito.

Tito mengatakan, warga selaku konsumen sangat membutuhkan fasum dan fasos untuk kehidupan bersosial sehari-hari. Namun, faktanya fasum dan fasos dikelola oknum untuk kepentingan golongannya. 

“Atas nama Bumdes, oknum tersebut diduga menyewakan ruang terbuka hijau menjadi sentral tanaman hias. Ada juga menjadi sentral kuliner. Namun, fasum dan fasos tersebut, diharapkan oleh konsumen perum perumnas untuk kepentingan umum, bukan dikomersilkan,” imbuhnya.

Lebih lanjut Tito mengatakan, warga kaget melihat surat pernyataan Kepala Desa Petiken, yang isinya tentang penataan PKL dan kebersihan lingkungan di pintu masuk Perum Perumnas KBD. 

“Izinnya penataan PKL, tapi faktanya menguasai fasum dan fasos dan disewa-sewakan untuk tanaman hias dan sentra kuliner,” katanya. 

Berita Terbaru

Sarasehan Doktor dan Profesor Alumni Gontor Ponorogo, Siapkan Hadiah Untuk Indonesia

Sarasehan Doktor dan Profesor Alumni Gontor Ponorogo, Siapkan Hadiah Untuk Indonesia

Sabtu, 11 Jul 2026 16:15 WIB

Sabtu, 11 Jul 2026 16:15 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- memasuki abad ke dua, Pondok Modern Darussalam Gontor tengah bersiap meluncurkan sebuah karya monumental berbentuk buku bertajuk…

Penghargaan Kemenkes untuk Wings Surya, Bukti Peran CSR di Sektor Kesehatan

Penghargaan Kemenkes untuk Wings Surya, Bukti Peran CSR di Sektor Kesehatan

Sabtu, 11 Jul 2026 14:35 WIB

Sabtu, 11 Jul 2026 14:35 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Peran sektor swasta dalam mendukung program kesehatan nasional kembali mendapat pengakuan. PT Wings Surya menerima penghargaan dari K…

Ratusan Runner Ponorogo Ikuti UNIDA Gontor Fun Run 6,3 K, Syiar Sehat Jasmani 

Ratusan Runner Ponorogo Ikuti UNIDA Gontor Fun Run 6,3 K, Syiar Sehat Jasmani 

Sabtu, 11 Jul 2026 10:11 WIB

Sabtu, 11 Jul 2026 10:11 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Kawasan Jalan HOS Cokroaminoto, tepatnya di depan Toko La Tansa, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, dipadati ratusan pelari pada Sabtu…

Ormas Gerakan Lingkungan Dukung Kortastipidkor Polri Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu

Ormas Gerakan Lingkungan Dukung Kortastipidkor Polri Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu

Jumat, 10 Jul 2026 21:13 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Gerakan untuk Lingkungan, Rusdi Legowo, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Korps Pemberantasan…

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Fraksi DPRD Pertanyakan SILPA Rp154,7 Miliar

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Fraksi DPRD Pertanyakan SILPA Rp154,7 Miliar

Jumat, 10 Jul 2026 19:50 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 19:50 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Besarnya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp154,79 miliar di tengah kebijakan efisiensi anggaran …

Sidang Kasus Maidi: Sekda Soeko Akui Minta Rp.50 Juta ke Thariq Megah 

Sidang Kasus Maidi: Sekda Soeko Akui Minta Rp.50 Juta ke Thariq Megah 

Jumat, 10 Jul 2026 19:11 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 19:11 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Madiun Soeko Dwi Handiarto mengakui pernah meminta uang sebesar Rp50 juta kepada mantan Kepala Dinas …