Di Tengah Larangan Mudik, Ratusan Penumpang Padati Pelabuhan Ujung

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ratusan penumpang kapal Tongkol saat tiba di Pelabuhan Ujung Surabaya. SP/ Sem
Ratusan penumpang kapal Tongkol saat tiba di Pelabuhan Ujung Surabaya. SP/ Sem

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Dua hari lagi Lebaran Idul Firtri 2021akan tiba. Aturan larangan mudik pun semakin diperketat. Namun tidak dengan Pelabuhan Ujung Surabaya.

Dari Pantau Surabaya Pagi di lapangan, ratusan penumpang memadati Pelabuhan Ujung. Penumpang ini terdiri dari penumpang yang tiba di Pelabuhan Ujung maupun yang akan berangkat ke Pelabuhan Kamal Madura.

Data di lapangan menunjukan, hingga pukul 11:00WIB kurang lebih sekitar 120 orang yang diangkut oleh kapal KM Gajah Mada dan 102 orang yang diangkut oleh kapal KM Tongkol. 

"Saya kerja di sini (Surabaya), mas. Belum libur jadi tetap masuk kerja," kata Ahmad, sesaat setelah tiba di Pelabuhan Ujung menggunakan kapal Tongkol, Senin (10/05/2021).

Selain alasan bekerja, ada pula penumpang lain seperti Faizal yang memilih pulang ke Madura. Faisal sendiri bekerja di salah satu perusahaan di Kalimantan. Ia telah tiba di Surabaya sejak tanggal 5 Mei 2021 lalu.

"Mudik mas, kemarin ke rumah kakak di Sidoarjo dan ini balik ke Bangkalan sama istri anak," kata Faizal.

Perlu diketahui, sebelumnya pihak ASDP melalui Manager Usaha PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) cabang Surabaya Eva Mardiany menyebutkan, selama larangan mudik lebaran yang terhitung sejak 6 Mei hingga 17 Mei 2021, kapal Ferry tetap beroperasi di Pelabuhan Ujung dan Pelabuhan Kamal.  

Musabab kapal milik ASDP tetap melayani penumpang, karena rute kapal Ujung dan Kamal masuk ke dalam wilayah aglomerasi. 

Dalam Peraturan Menteri perhubungan (Permenhub) No. PM 13 Tahun 2021 tentang Pengendalian Transportasi Masa Idul Fitri 1442 H, ada 37 kota yang tak dikenakan larangan mudik, yang mencakup 8 wilayah aglomerasi.

Salah satu wilayah aglomerasi adalah Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo atau disingkat Gerbangkertosusila.

"Ujung-Kamal itu masuk aglomerasi yang dikecualikan. Jadi tetap kita layani penumpang," kata Eva Mardany.

Suramadu Ketat

Namun, hal berbeda terjadi di Jembatan Suramadu. Di sini, penyekatan berlangsung ketat dan disiplin.

Petugas gabungan yang terdiri dari Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, TNI, Dinas Perhubungan hingga Satpol PP dan Linmas memperketat pemeriksaan bagi pengendara yang menuju ke Madura tidak melengkapi diri dengan Surat tugas dan hasil tes cepat antigen atau PCR untuk berbalik arah.

Penerapan larangan mudik yang resmi berlaku pada Kamis 6-17 Mei 2021. Terlihat para pemudik turun  dari bus yang mereka tumpangi setelah dilakukan pemeriksaan tidak melengkapi surat berpergian. Puluhan pemudik memilih untuk menunggu di pinggir jalan.

Pantaun Surabaya Pagi puluhan kendaran putar balik setelah kedapatan tidak memiliki surat kelengkapan, terkecuali bagi pengendara yang telah melengkapi surat tugas dan melampirkan Tes PCR dengan keterangan negatif Covid-19.Terpantau di lokasi terpasang portal hingga menutup separuh badan jalan. Petugas hanya melakukan screening untuk kendaraan pribadi. Sementara itu, roda empat dengan muatan barang. Kasatlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak menyampaikan pintu masuk Jembatan Suramadu dari Surabaya menuju Madura dijaga ketat.

"Penerapan penyekatan dilakukan 24 jam tidak ada hentinya. Pengendara yang tidak berkepentingan dilarang melintas selama pemberlakuan larangan mudik,"ucapnya.

Bahkan pengendara mobil pick nekat mudik sekeluarga dengan dalih menutup dengan terpal agar bisa lolos melalui penyekatan. "Ada satu mobil pick up ditutup terpal, ternyata ada pemudik yang ada didalam mobil. Pengendara pick up langsung diputar balik,"ungkapnya.Sem/ptr

Berita Terbaru

Pemkab Trenggalek Komitmen Siapkan Alih Fungsi Terminal Durenan Jadi Pusat Layanan Publik

Pemkab Trenggalek Komitmen Siapkan Alih Fungsi Terminal Durenan Jadi Pusat Layanan Publik

Jumat, 06 Feb 2026 11:00 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 11:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Menyusul menurunnya aktivitas angkutan umum di Terminal Tipe C Durenan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek telah…

Jembatan Bailey di Ponorogo Ambrol Tergerus Aliran Sungai, Akses Antardesa Terputus Total

Jembatan Bailey di Ponorogo Ambrol Tergerus Aliran Sungai, Akses Antardesa Terputus Total

Jumat, 06 Feb 2026 10:51 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 10:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Diterjang hujan deras yang mengakibatkan aliran sungai juga ikut deras dan meluap mengakibatkan Jembatan Bailey Depok di Dukuh…

Dinkes Ponorogo Klaim Zero Pasung, Ribuan Warga Ponorogo Idap Skizofrenia Dapat Layanan Kesehatan Rutin

Dinkes Ponorogo Klaim Zero Pasung, Ribuan Warga Ponorogo Idap Skizofrenia Dapat Layanan Kesehatan Rutin

Jumat, 06 Feb 2026 10:40 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 10:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Menindaklanjuti viralnya masalah skizofrenia atau gangguan jiwa berat, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ponorogo telah…

BBW Surabaya 2026 Dorong Pengunjung Berbagi Memori di Pekan Terakhir Acara

BBW Surabaya 2026 Dorong Pengunjung Berbagi Memori di Pekan Terakhir Acara

Jumat, 06 Feb 2026 10:36 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 10:36 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Big Bad Wolf Books (BBW) Surabaya 2026 memasuki pekan terakhir penyelenggaraannya. Digelar sejak 29 Januari 2026 di Convention Hall T…

Puluhan Remaja di Ponorogo Ajukan Dispensasi Nikah, Didominasi Hamil Duluan

Puluhan Remaja di Ponorogo Ajukan Dispensasi Nikah, Didominasi Hamil Duluan

Jumat, 06 Feb 2026 10:21 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 10:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Sepanjang tahun 2025, Pengadilan Agama (PA) Kelas I-A Ponorogo mencatat sebanyak puluhan remaja di wilayahnya terpaksa menikah di…

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

MAKI: Kebocoran Penerimaan Negara Akibat Tata Kelola Pajak yang Buruk Sudah Masuk Kategori Darurat Nasional            SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Masya…