Terlibat Otoritas Israel, Facebook Terancam Didepak dari Playstore

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Rating atau ulasan Facebook di Play Store terus turun. SP/ SBY
Rating atau ulasan Facebook di Play Store terus turun. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai bentuk protes terhadap Facebook terkait konflik Israel - Palestina. Rating atau ulasan Facebook di Play Store terus turun karena Facebook  kerap menghapus setiap unggahan terkait konflik terutama terkait yang menyudutkan Israel. Hal ini dianggap tidak adil dan membatasi kebebasan informasi, serta berpendapat dari orang-orang di seluruh dunia. 

Salah satu pengguna Facebook, JM Coulas yang memberi rating 1 pada 18 Mei mengatakan, sangat terganggu dengan iklan Facebook. Dia mengatakan, di Facebook lebih sering melihat iklan dibandingkan kiriman.

"Saya benci jumlah iklannya. Itu merusak pengalaman menggunakan aplikasi. Tidak peduli berapa kali saya memblokir iklan atau memperbarui pengaturan iklan, tidak ada yang berubah. Saya memahami bahwa pasti ada beberapa iklan, tetapi saya sampai pada titik di mana saya melihat lebih banyak iklan daripada kiriman orang lain," tulis dia, Kamis (20/5/2021).

Beberapa pengguna mengatakan bahwa Facebook belakangan menjadi corong golongan tertentu. Bahkan salah satunya mengatakan aplikasi yang terkontaminasi dengan politik semacam ini sangat berbahaya karena dapat menutup mata terhadap semua kekejaman dan penindasan Israel kepada rakyat palestina. 

Dan karena keterlibatan dengan otoritas Israel dan standar ganda, kantor media Pemerintah Palestina di Jalur Gaza juga telah mengkritik beberapa platform media sosial selain Facebook, yaitu Twitter dan Instagram yang diduga menyensor konten Palestina selama eskalasi di Yerusalem.

Setidaknya dibutuhkan hingga 100 ribu pengguna di Play Store untuk memberikan ulasan bintang satu di Facebook, dan akibat turunnya rating Facebook ini diisukan bakal didepak dari Playstore.

Namun, hingga saat ini belum ada konfirmasi dari pihak Facebook secara resmi. Dsy8

 

Berita Terbaru

Pemkab Sidoarjo Perkuat Penanganan Sampah dari Hulu Antisipasi Kapasitas TPA Griyo Mulyo Jabon

Pemkab Sidoarjo Perkuat Penanganan Sampah dari Hulu Antisipasi Kapasitas TPA Griyo Mulyo Jabon

Selasa, 09 Jun 2026 08:24 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 08:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo tengah memperkuat upaya penanganan sampah dari hulu hingga hilir. Upaya itu dilakukan…

Sindir Anggaran Misi Dagang ke Luar Negeri, Blegur : Lebih Baik Lewat TikTok 

Sindir Anggaran Misi Dagang ke Luar Negeri, Blegur : Lebih Baik Lewat TikTok 

Selasa, 09 Jun 2026 06:22 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 06:22 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Alokasi anggaran misi dagang ke luar negeri miliaran rupiah dibahas serius dalam  Rapat koordinasi Banggar dan TAPD Pemprov Jatim. …

Tampil Seksi , Kim Kardashian, Jadi Perhatian Penonton Formula 1

Tampil Seksi , Kim Kardashian, Jadi Perhatian Penonton Formula 1

Selasa, 09 Jun 2026 05:58 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 05:58 WIB

SURABAYAPAGI.COM :  Kim Kardashian terlihat mendukung langsung pembalap Formula 1, Lewis Hamilton, pada balapan F1 Monaco yang berlangsung baru-baru …

Cegah Kebocoran Lindi, Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Truk Sampah

Cegah Kebocoran Lindi, Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Truk Sampah

Selasa, 09 Jun 2026 05:57 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 05:57 WIB

Surabaya Pagi.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus melakukan evaluasi dan pengawasan terhadap armada truk pengangkut sampah yang melayani pengangkutan…

Prabowo Minta, Bereskan Berbagai Persoalan di BGN Bertahap

Prabowo Minta, Bereskan Berbagai Persoalan di BGN Bertahap

Selasa, 09 Jun 2026 05:55 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 05:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Agustina Arumsari, menegaskan salah satu mandat yang diberikan kepada pimpinan baru BGN adalah…

Mahfud MD: Dadan Terasa Ugal ugalan

Mahfud MD: Dadan Terasa Ugal ugalan

Selasa, 09 Jun 2026 05:48 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 05:48 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Mantan Menko Polhukam sekaligus pakar hukum tata negara RI, Mahfud MD menilai eks Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana adalah…