Tak Terima Dihina, Pria Nyaris Bunuh Suami dari Wanita Selingkuhannya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kapolres bersama Kasat Reskrim saat menunjukan barang bukti atas percobaan pembunuhan.  SP/MUHAJIRIN
Kapolres bersama Kasat Reskrim saat menunjukan barang bukti atas percobaan pembunuhan.  SP/MUHAJIRIN

i

SURABAYA PAGI, Lamongan - Hanya gara-gara tidak terima mendengarkan kata-kata umpatan dan hinaan, pria berinisial Fh (36) seorang nelayan warga Sidokumpul Kecamatan Paciran Lamongan, nyaris membunuh pria berinisial Z yang tidak lain suami dari wanita yang diselingkuhi nya.

 Akibat perbuatanya itu, Fh kini harus mendekam disel tahanan Mapolres Lamongan untuk mempertanggung jawabkan atas perbuatannya. "Tersangka sudah kami amankan bersama barang buktinya, pemeriksaan intensif terus dilakukan oleh penyidik," kata Kapolres Lamongan, AKBP Miko Indrayana, dalam Jumpa Pers pada Senin (24/5/2021).

Disebutkan olehnya, sesuai dengan keterangan tersangka kepada penyidik, percobaan pembunuhan ini dilakukan, karena tersangka merasa kesal dan tersinggung dengan ucapan dan kata-kata yang dilontarkan korban kepada tersangka. 

Usut punya usut kata Miko panggilan akrab Kapolres Lamongan,  tersangka ini ternyata Pria Idaman Lain (PIL) dari istri korban, yang diduga sudah menjalin asmara. Namun dalam perjalanan nya jalinan asmara yang dilakukannya ini kepergok korban, dan akhirnya korban memaki-maki dan mengeluarkan kata-kata yang menyinggung perasaan tersangka. "Tersangka mengaku kalau istri korban adalah punya hubungan asmara dengannya," kata Miko dihadapan sejumlah wartawan.

Percobaan pembunuhan sendiri kata Miko terjadi pada Jumat (19/3/2021) sekitar pukul 18. 05 Wib di rumah korban di Desa  Sidokumpul Kecamatan Paciran Lamongan. Saat itu tersangka dalam keadaan mabuk karena minuman keras setelah sebelumnya dihina oleh korban, mendatangi rumah korban sambil membawa palu dan golok, mendobrak pintu masuk rumah korban. 

Karuan saja, aksi tersangka dengan menggunakan senjata tajam palu dan golok ini, membuat kocar kacir korban yang berusaha menyelamatkan diri dari amuk dan serangan tersangka,  karena  sebelumnya korban tidak mengantisipasi dan tidak mengira sampai kejadian seperti ini.

Amukan tersangka yang saat itu juga dipengaruhi minuman alkohol membabi buta, akibatnya korban mengalami luka - luka di bagian  kepala hingga robek, di telapak tangan juga robek. Luka robek juga ada di punggung, luka robek di lengan tangan kanan dan mengenai tulang. "Usai melukai dan nyaris melakukan pembunuhan itu, tersangka melarikan diri, korban dilarikan ke RS Suyudi Paciran," terang Miko. 

Kapolres bersama Kasat Reskrim menanyakan seputar perbuatan yang dilakukan oleh tersangka.

Atas peristiwa itu, korban akhirnya melaporkan kejadian ini ke Polsek Paciran dan langsung dilimpahkan ke Unit 1 Pidum Polres Lamongan. Tim Jaka Tingkir Reskrim berhasil menangkap tersangka pada (19/5/2021) pukul 18.00 Wib di wilayah Paciran. "Kita tangkap tersangka tanpa melakukan perlawanan dan mengakui semua perbuatannya," jelas Miko. 

Dalam penangkapan ini, penyidik berhasil mengamankan barang Bukti diantaranya satu buah pisau jenis Golok beserta sarungnya,  satu buah palu, satu buah topi yang digunakan tersangka Fh saat melakukan aksinya tertinggal di rumah korban Z. Dan satu unit sepeda motor Suzuki Satria yang digunakan tersangka menuju rumah Korban Z

Atas perbuatannya itu tambah Miko, yang dalam Jumpa Pers didampingi Kasatreskrim AKP Yoan Septi Hendri dan jajarannya, tersangka diancam pasal berlapis. Pasal yang disangkakan diantaranya Pasal 340 jo Pasal 53 KUHP dengan ancaman hukuman selama 20  tahun penjara.  

Selanjutnya  Pasal 338 jo Pasal 53 KUHP dengan ancaman hukuman selama 15 tahun penjara, dan Pasal 351 ayat 2 KUHP dengan ancaman hukuman selama 5 tahun penjara.jir

Berita Terbaru

Tim Gabungan Bersama Polres Blitar Maksimalkan Pencarian Korban Terbawa Arus Pantai Pangi

Tim Gabungan Bersama Polres Blitar Maksimalkan Pencarian Korban Terbawa Arus Pantai Pangi

Minggu, 14 Jun 2026 11:39 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 11:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Memasuki hari ke empat pencarian korban laka laut di Pantai Pangi, Desa Tumpak Kepuh, Kecamatan Bakung, Kabupaten Blitar, Polsek…

DLHKP Tingkatkan Operasional Kendaraan Pengangkut Sampah, Komitmen Jaga kebersihan Kota Kediri

DLHKP Tingkatkan Operasional Kendaraan Pengangkut Sampah, Komitmen Jaga kebersihan Kota Kediri

Minggu, 14 Jun 2026 11:29 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 11:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Dalam rangka memastikan seluruh unit tetap laik jalan dalam melayani kebersihan kota, Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan dan…

Pemkab Magetan Gencarkan Pengadaan ‘Rubuha’ untuk Tekan Hama Tikus

Pemkab Magetan Gencarkan Pengadaan ‘Rubuha’ untuk Tekan Hama Tikus

Minggu, 14 Jun 2026 11:22 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 11:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Guna menekan maraknya hama tikus yang menyerang tanaman padi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan melalui Dinas Tanaman Pangan…

Tekan Biaya Operasional Kenaikan BBM, Pemkot Malang Pertimbangkan Pakai EV untuk Kendaraan Dinas

Tekan Biaya Operasional Kenaikan BBM, Pemkot Malang Pertimbangkan Pakai EV untuk Kendaraan Dinas

Minggu, 14 Jun 2026 11:11 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 11:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Guna menekan biaya operasional imbas kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per…

Lewat FF Level 2, Pemkot Surabaya Genjot Standar Kompetensi Para Personel Damkar

Lewat FF Level 2, Pemkot Surabaya Genjot Standar Kompetensi Para Personel Damkar

Minggu, 14 Jun 2026 11:00 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 11:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya menyiapkan pemimpin-pemimpin lapangan yang memiliki kompetensi dan sertifikasi profesional sekaligus meningkatkan…

Tekan Sampah Plastik ke Laut, Kota Surabaya Jadi Percontohan Program RI-UEA 

Tekan Sampah Plastik ke Laut, Kota Surabaya Jadi Percontohan Program RI-UEA 

Minggu, 14 Jun 2026 10:54 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 10:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai salah satu langkah strategis untuk menekan pencemaran sampah plastik di sungai sebelum bermuara ke laut, Kota Surabaya…