Soal SMP Praja Mukti, Pemkot Surabaya Sudah Siapkan Beberapa Solusi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Gedung SMP Praja Mukti. SP/Al Qomar
Gedung SMP Praja Mukti. SP/Al Qomar

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Perhatian Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terhadap dunia pendidikan sangat besar dari dulu hingga sekarang. Bahkan, dalam sejarahnya Pemkot Surabaya tidak pernah menghalang-halangi atau pun mempersulit izin sekolah asalkan sudah mematuhi aturan yang berlaku.

Makanya, ketika ada sekolah yang bermasalah, pemkot pun tidak tinggal diam. Berbagai opsi solusi pun disiapkan, termasuk sekolah SMP Praja Mukti yang tidak memiliki hubungan hukum terhadap alas hak. Sebab, lahan sekolah itu merupakan aset Pemkot Surabaya.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Dikmen Dinas Pendidikan Kota Surabaya Triaji Nugroho menjelaskan bahwa persoalan SMP Praja Mukti itu merupakan kasus lama yang sudah bergulir sejak beberapa tahun lalu. Menurutnya, pihak yayasan saat itu menggugat Pemkot Surabaya karena tidak mengeluarkan izin operasional, dan bahkan meminta mereka supaya tidak menerima siswa baru.

“Jadi, surat kita tahun 2019 itu digugat. Dan terakhir, MA sudah memutuskan bahwa Pemkot Surabaya menang, sehingga surat kita tahun 2019 itu dinyatakan sah secara hukum. Jadi, putusannya sudah inkracht atau berkekuatan hukum tetap, dalam artian lahan SMP Praja Mukti itu berdiri di atas tanah pemkot dan sudah benar melarang untuk tidak menerima siswa baru karena tak berizin,” katanya, Senin (24/5).

Oleh karena itu, Aji memastikan bahwa Pemkot Surabaya sudah menyediakan beberapa solusi bagi mereka. Solusi pertama, jika SMP Praja Mukti ingin tetap eksis beroperasi, maka harus mencari tempat atau lokasi sekolah lain yang memiliki hubungan hukum, baik tanahnya beli atau hubungan hukum lainnya.

“Jika mereka mau pindah ke lahan yang memiliki hubungan hukum, pasti kami terbitkan izinnya. Ini yang sudah dilakukan oleh SD Praja Mukti, yang sebelumnya berada satu lahan dengan SMP Praja Mukti, mereka pindah ke lahan lain yang memiliki hubungan hukum dan kami terbitkan izinnya,” kata dia.

Apabila tidak sanggup dengan solusi pertama, Pemkot Surabaya juga menyiapkan opsi solusi kedua, yaitu Dispendik Kota Surabaya siap menyalurkan siswa dan guru ke sekolah lain yang berizin. Alhasil, nantinya para siswa bisa sekolah di lembaga pendidikan yang mengantongi izin, dan yang terpenting punya kepastian hukum terhadap produk sekolah tersebut, terutama ijazah yang dikeluarkan oleh sekolah tersebut.

“Sementara gurunya, bisa kita bantu menyalurkan ke sekolah-sekolah yang memang membutuhkan guru dan sudah mengantongi izin, baik sekolah swasta maupun negeri.

Harapannya, tentu para guru itu bisa mendapatkan insentif yang selama ini kita berikan ke sekolah-sekolah yang memiliki izin, sehingga para guru itu bisa lebih sejahtera. Saya kira itu win-win solution bagi kedua belah pihak, baik bagi pemkot dan pihak SMP Praja Mukti,” tegasnya.

Menurut Aji, saat ini adalah waktu yang paling tepat untuk menyalurkan siswa dan gurunya ke sekolah lain. Apalagi, saat ini mulai memasuki pendaftaran siswa baru di sekolah-sekolah, sehingga siswa itu tidak merasa pindah di tengah jalan. 

“Jadi, kita sangat terbuka untuk memfasilitasinya, karena ini sudah pernah kita tawarkan kepada mereka (pihak SMP Praja Mukti), kalau mereka berkenan dengan solusi itu, ayo kita duduk bareng mencari menyelesaikan masalah ini,” kata dia.

Ia juga memastikan, Dispendik Surabaya sudah pernah punya pengalaman menyelesaikan masalah seperti ini. Ternyata, waktu itu pihak yayasan bersedia untuk memindahkan siswa dan guru-gurunya, sehingga Dispendik pun memfasilitasinya dengan menyalurkan kepada beberapa sekolah. “Alhamdulillah sekarang masalahnya sudah beres. Kami harap, masalah di SMP Praja Mukti ini juga segera beres,” pungkasnya. Alq

Berita Terbaru

Dolar Rp 17.847, Didorong Kebutuhan Valas Importir

Dolar Rp 17.847, Didorong Kebutuhan Valas Importir

Selasa, 22 Sep 2026 07:40 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 07:40 WIB

SURABAYAPAGI.com - Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas BI, Erwin Gunawan Hutapea mengatakan pelemahan nilai tukar rupiah masih dipengaruhi…

Persoalan Perizinan Dikeluhkan Pengusaha Jepang

Persoalan Perizinan Dikeluhkan Pengusaha Jepang

Selasa, 22 Sep 2026 07:38 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 07:38 WIB

SURABAYAPAGI.com - Iklim usaha di Indonesia dikeluhkan pengusaha Jepang. Kepada Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dalam acara Business Discussion…

Menkop, Janji akan Soft Launching Kopdes

Menkop, Janji akan Soft Launching Kopdes

Selasa, 22 Sep 2026 07:36 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 07:36 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menyampaikan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dijadwalkan mulai masuk ke tahap soft launching…

4.000 Karyawan Mobil Porsche, akan DiPHK, Susul Pabrik Jaguar

4.000 Karyawan Mobil Porsche, akan DiPHK, Susul Pabrik Jaguar

Selasa, 22 Sep 2026 07:34 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 07:34 WIB

SURABAYAPAGI.com - Volkswagen berencana memangkas lebih dari 4.000 karyawan Porsche sebagai bagian dari restrukturisasi besar-besaran. Rencana tersebut muncul…

Prabowo Jajaki Produksi Bensin dari Batu Bara

Prabowo Jajaki Produksi Bensin dari Batu Bara

Selasa, 22 Sep 2026 07:30 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 07:30 WIB

SURABAYAPAGI.com - Presiden Prabowo Subianto mengatakan saat ini para akademisi dan profesor dari berbagai fakultas teknik di Tanah Air telah berhasil…

Jelang Hari Kesaktian Pancasila, PLN Perkuat Keandalan Kelistrikan di Kota Pasuruan

Jelang Hari Kesaktian Pancasila, PLN Perkuat Keandalan Kelistrikan di Kota Pasuruan

Selasa, 22 Sep 2026 03:44 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 03:44 WIB

SurabayaPagi, Pasuruan — Menjelang peringatan Hari Kesaktian Pancasila, PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) melalui Unit …