8 Pasien Covid-19 di RSLI Dinyatakan Sembuh, 2 Orang PMI

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Delapan orang pasien covid-19 di RSLI dinyatakan sembuh , Jumat (28/05/2021). .SP/SAMMY MANTOLAS
Delapan orang pasien covid-19 di RSLI dinyatakan sembuh , Jumat (28/05/2021). .SP/SAMMY MANTOLAS

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Rumah Sakit Lapangan Indrapura (RSLI) Surabaya hari ini kembali mewisudakan 8 orang pasien covid-19 hari ini, Jumat (28/05/2021).

Ketua relawan pendamping Pelaksana Program Pendampingan Keluarga Pasien Covid-19 Rumah Sakit Lapangan Indrapura (PPKPC-RSLI) Radian Jadid menyampaikan, dari 8 orang pasien yang dinyatakan sembuh hari ini, 2 diantaranya adalah pekerja migran Indonesia (PMI). 

"Hari ini KRS [keluar rumah sakit_red] atau wisuda 8 orang. 6 umum dan 2 PMI," kata Radian Jadid kepada Surabaya Pagi, Jumat (28/05/2021). 

Lebih lanjut ia menyampaikan, total keseluruhan pasien yang dirawat di RSLI hingga hari ini adalah sebanyak 72 orang. Dari 72 orang tersebut, pasien covid umum sebanyak 30 orang dan 42 orang lainnya adalah pasien PMI. 

Untuk total keseluruhan pasien PMI yang terkonfirmasi positif covid-19 adalah sebanyak 105 orang. Dua diantaranya terkonfirmasi virus varian baru covid-19 yakni B.117 dan B.1351. Kedua pasien ini telah dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang pada beberapa waktu lalu.

Adapun asal negara PMI berasal dari Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Belanda, Hongkong dan Jepang. 

"Paling banyak dari Malaysia ada 83 orang, Singapura 13 orang, Brunei 3 orang serta Belanda, Hongkong dan Jepang masing-masing 2 orang," katanya 

Secara gender, pasien covid-19 yang berjenis kelamin laki-laki lebih banyak dibandingkan dengan perempuan. Adapun jumlah pasien laki-laki adalah sebanyak 58 orang dan perempuan dengan angka 47 orang.

Penanganan pasien covid-19 yang berasal PMI ditangani secara holistik. Tak hanya itu, tempat atau lokasi isolasi pasien PMI pun dipisahkan dengan pasien covid-19 umum. Tujuannya adalah untuk mencegah terjadinya penularan virus varian baru ke pasien-pasien umum. 

Terkait kesiapan penangan PMI, Penanggung Jawab RSLI Laksamana Pertama TNI dr. I Dewa Gede Nalendra Djaya Iswara, Sp.B., Sp. BTKV menghimbau, agar seluruh nakes dan relawan di RSLI selalu menjaga kondisi agar dapat bekerja menjalankan tugas semaksimal mungkin.

"Jaga kondisi, tertib dan taat dalam penggunaan APD sesuai levelnya, serta saling mengingatkan untuk keamanan, kesehatan dan keselamatan kita (nakes dan relawan) bersama," kata dr Nalendra.

Tak hanya itu, langkah antisipatif dan monitoring ketat dalam penanganan penderita covid-19 yang berasal dari PMI juga menjadi catatan bagi dr. Nalendra. 

Peningkatan protokol kesehatan dengan menjaga jarak, memakai masker dan mencuci tangan, sangat penting untuk dilakukan. Ia pun mencontohkan negara India yang abai terhadap prokes pasca vaksinasi dilakukan.

Adanya vaksinasi lebih dari 100 juta warga India katanya, telah menjadikan mereka euforia sehingga melupakan protokol kesehatan yang ada. Padahal angka tersebut dibandingkan dengan 1,3 miliar jumlah penduduk India, masih jauh dari syarat herd immunity yang mengharuskan 70 persen dari populasi.

"Untuk itu vaksinasi jangan dijadikan sandaran dan alasan untuk abai terhadap protokol kesehatan,karena prokes adalah nomor satu dan mutlak untuk mengatasi pandemi covid-19," pungkasnya.

Perlu diketahui, guna mengantisipasi terjadinya hal yang tidak diinginkan, pihak RSLI telah menyediakan ruangan isolasi khusus bagi ke-4 orang PMI tersebut. 

Penyediaan ruangan khusus tersebut bertujuan untuk mengurangi potensi penyebaran virus covid-19 yang telah bermutasi. Karena ada indikasi, para pekerja migran ini sangat berpotensi membawa varian baru virus covid-19.

Di tahap awal pihak RSLI telah menyiapkan tiga ruangan khusus untuk PMI yang lokasinya terisolir yakni ruangan Uranus A, Uranus B dan Neptunus.sem

Berita Terbaru

KPK Geledah Rumah Pengusaha EO Madiun, Bawa Satu Handphone 

KPK Geledah Rumah Pengusaha EO Madiun, Bawa Satu Handphone 

Kamis, 09 Apr 2026 16:14 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 16:14 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Satu unit handphone dibawa Komisi Pemberantasan Korupsi dari hasil penggeledahan di rumah pengusaha event organizer Faizal Rachman d…

Dinkes Catat Ratusan Anak di Surabaya Terdata Suspek Kasus Campak, Mayoritas Anak-anak

Dinkes Catat Ratusan Anak di Surabaya Terdata Suspek Kasus Campak, Mayoritas Anak-anak

Kamis, 09 Apr 2026 15:36 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya baru-baru ini mencatat terjadi lonjakan kasus terhadap suspek penyakit campak yang mana…

Masih Tunggu Anggaran, Trans Jatim di Malang Raya Bakal Tambah 2 Koridor

Masih Tunggu Anggaran, Trans Jatim di Malang Raya Bakal Tambah 2 Koridor

Kamis, 09 Apr 2026 15:28 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Perihal rencana dua koridor baru Bus Trans Jatim Malang Raya, saat ini masih menunggu anggaran dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur…

Banjir Lahar Semeru Mulai Terjang Sungai Besuk Kobokan dan Kali Lanang

Banjir Lahar Semeru Mulai Terjang Sungai Besuk Kobokan dan Kali Lanang

Kamis, 09 Apr 2026 15:19 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Status Gunung Semeru masih berada di level tiga atau siaga pasca hujan deras yang mengguyur kawasan Gunung Semeru mengakibatkan…

Viral! Belasan IRT Surabaya Tertipu PO Sembako Fiktif, Kerugian Ditaksir Capai Rp1,5 Miliar

Viral! Belasan IRT Surabaya Tertipu PO Sembako Fiktif, Kerugian Ditaksir Capai Rp1,5 Miliar

Kamis, 09 Apr 2026 14:32 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 14:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral terkait penipuan berkedok open pre-order (PO) sembako murah. Akibat fenomena tersebut, sebanyak belasan ibu…

Dipicu Mahalnya Harga Pemasok dari Luar Daerah, Daging Sapi di Kota Pasuruan Tembus Rp140 Ribu per Kg

Dipicu Mahalnya Harga Pemasok dari Luar Daerah, Daging Sapi di Kota Pasuruan Tembus Rp140 Ribu per Kg

Kamis, 09 Apr 2026 14:21 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 14:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Para pedagang daging sapi di wilayah Kota Pasuruan, Jawa Timur ikut mengeluh lantaran adanya kenaikan harga pada komoditas…