Sungai Gangga Sekarat Menghijau, Warga India Sembah Dewi Corona

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sungai Gangga berwarna hijau akibat pembuangan mayat Covid-19 di India. SP/ IND
Sungai Gangga berwarna hijau akibat pembuangan mayat Covid-19 di India. SP/ IND

i

SURABAYAPAGI.com, India - Kasus kematian akibat Covid-19 di India sampai saat ini masih terus meningkat. Tsunami Covid-19 yang menghantam India membuat Sungai Gangga kembali berubah warna dari abu-abu menjadi hijau. Perubahan warna sungai yang dianggap suci ini menjadi keprihatinan utama bagi warga Varanasi.

Menurut para ilmuwan, air sungai dapat menjadi beracun dan harus dicek jika warna hijau itu terus bertahan.

“Gangga biasanya berubah warna menjadi hijau terang selama musim penghujan karena banyaknya lumut dari kolam dan danau. Biasanya warnanya berubah hanya di beberapa tempat. Tapi kali ini, perubahan warnanya lebih besar dan bisa dilihat dari mana-mana,” tutur Lavkush Sahni, seorang warga Varanasi, Minggu (30/5/2021).

“Baunya tidak enak dan orang-orang menderita.” tambah dia.

Menurut BD Tripathi, Ketua Pusat Penelitian Gangga Malviya di Universitas Hindu Benaras, penampakan Sungai Gangga yang berubah menghijau bisa jadi disebabkan oleh ganggang atau algae microcystis.

“Algae yang ada di Gangga kemungkinan berasal dari kolam-kolam dan sungai-sungai kecil di sekitarnya. Jika aliran air menguat, algae akan hanyut terbawa. Tapi jika aliran airnya tetap seperti ini, mereka akan melepaskan mikrosistin neurotoksin. Ini akan menjadi ancaman bagi kehidupan di air,” paparnya menambahkan.  

Ilmuwan polusi lingkungan Dr Kripa Ram mengatakan, algae yang terlihat di Sungai Gangga disebabkan karena peningkatan nutrisi di air. Ia juga menyebut hujan sebagai salah satu faktor perubahan warna di Sungai Gangga.

Kendati merupakan fenomena yang biasa terjadi, namun Kripa Ram memperingatkan bahaya yang mengancam di Sungai Gangga.

“Tak ada yang perlu dikhawatirkan. Ini merupakan proses natural dan secara umum terjadi antara Maret dan Mei. Tapi, airnya berubah jadi beracun. Berendam atau mandi di dalamnya dapat menyebabkan penyakit kulit dan meminumnya bisa merusakkan hati,” pungkasnya. 

Sejak kejadian tsunami Covid-19 hingga berubah warnanya Sungai Gangga ini membuat para pemangku Hindu di India berdoa setiap hari pada dua dewi Corona. Dua 'Corona Devi' tersebut salah satu terbuat dari kayu cendana, sementara lainnya dari batu.

Kedua 'Corona Devi' tersebut ditempatkan di dalam kuil Kamatchipuri Adhina di kota selatan Coimbatore, Tamil Nadu, India. Wilayah itu memang diketahui terkena dampak yang parah akibat infeksi Covid-19 selama empat minggu terakhir.

Meski kuil ditutup untuk jamaah karena kasus Covid-19 yang tinggi, para pemangku masih terus membayar upeti di depan kedua dewi Corona. Hal tersebut bertujuan agar pandemi Corona di negara tersebut segera berakhir. Dsy8

Berita Terbaru

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Upaya serius mengatasi persoalan sampah terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Gresik. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui p…

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk berkontribusi aktif dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global melalui…

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Sejarah Perang Dunia II, Indonesia Tidak Terlibat Langsung Perang tapi Tetap Terdampak   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden RI ke-6 Susilo Bambang …

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Sidang Praperadilannya Dikawal Puluhan Banser. KPK tak Hadir, Ditunda 3 Maret      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gu…

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum (JPU) heran dengan harga jual laptop Chromebook dari PT Hewlett-Packard Indonesia (HP) lebih murah daripada…

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mitigasi potensi risiko korupsi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, mulai dibahas Tim…