Gelombang Tsunami Covid-19 India, 4.187 Kematian dalam 24 Jam

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Proses kremasi pasien Covid-19 di India yang bergejolak. SP/ IND
Proses kremasi pasien Covid-19 di India yang bergejolak. SP/ IND

i

SURABAYAPAGI.com, India - Gelombang kedua pandemi Covid-19 mulai menghancurkan India serta mengancam seluruh dunia. Terbaru, pemerintah India mengatakan tercatat 4.187 kematian baru selama 24 jam. Kekurangan oksigen dan tempat tidur perawatan kritis disalahkan atas peningkatan dramatis dalam tingkat kematian.

Kasus tersebut membuat jumlah keseluruhan korban meninggal di India menjadi 238.270 sejak pandemi dimulai. Laporan itu menambahkan ada 401.078 kasus baru infeksi Covid-19 dalam 24 jam sehingga jumlah kasusnya hampir 21,9 juta.

Kasus virus Corona baru dan kematian juga meningkat di negara bagian Benggala Barat sejak pemilu, yang ditandai dengan unjuk rasa besar yang diorganisir oleh Perdana Menteri Narendra Modi dan saingan beratnya, menteri utama negara bagian Mamata Banerjee.

Dari kasus kematian tersebut, Gandhi memohon kepada Perdana Menteri Narendra Modi untuk mempersiapkan penguncian nasional lainnya, mempercepat program vaksinasi di seluruh negeri dan secara ilmiah melacak virus dan mutasinya.

Gandhi mengatakan negara terpadat kedua di dunia memiliki tanggung jawab di dunia yang terglobalisasi dan saling berhubungan untuk menghentikan pertumbuhan "eksplosif" Covid-19 di dalam perbatasannya.

"India adalah rumah bagi satu dari setiap enam manusia di planet ini. Pandemi telah menunjukkan bahwa ukuran, keragaman genetik, dan kompleksitas kita menjadikan India tempat subur bagi virus untuk bermutasi dengan cepat, mengubah dirinya menjadi bentuk yang lebih menular dan lebih berbahaya," tulis Gandhi, Minggu (9/5/2021).

Oleh karenanya, sejumlah negara bagian memperketat pengucian (lockdown) mulai Senin nanti. Negara bagian Tamil Nadu, pusat sejumlah manufaktur mobil termasuk BMW, Daimler, Hyundau, Ford, Nissan hingga Renault, mengatakan akan menutup semua transportasi umum.

Negara bagian lain Karnataka akan memperpanjang lockdown hingga Jumat. Ibu kota negara bagian itu menjadi pusat teknologi dan kantor perusahaan besar seperti Google, Amazon dan Cisco.

Setidaknya setengah negara bagian sudah melakukan lockdown. Meski demikian, pemerintah pusat yang dipimpin Perdana Menteri Narendra Modi belum akan memberlakukan penguncian nasional.

Kota berpenduduk sembilan juta orang itu memberlakukan pembatasannya sendiri pada pergerakan 25 April lalu, tetapi ini tidak menghentikan statistik yang suram.

Sementara itu, orang kaya India dilaporkan beramai-ramai pergi dari negara itu. Tak tanggung-tanggung, mereka dilaporkan menyewa private jet mewah untuk pergi mengungsi dengan dalih lebih aman dari paparan Covid-19.

Sedangkan menurut perusahaan penyewaan jet pribadi JetSetGo permintaan akan pemesanan jet naik 900�lam beberapa pekan terakhir. Mayoritas "melarikan diri" ke Maladewa, yang menjanjikan fasilitas karantina di resor terpencil, atau Dubai, karena ingin sekaligus mengurusi bisnis.

Bukan hanya orang super kaya saja yang memesan layanan mewah ini. Orang kelas menengah pun ramai-ramai memesan jet pribadi untuk segera keluar. Dsy12

Berita Terbaru

1000 Pramuka Garuda Kota Kediri Dilantik, Mbak Vinanda Tekankan Pembentukam Karakter Generasi Muda

1000 Pramuka Garuda Kota Kediri Dilantik, Mbak Vinanda Tekankan Pembentukam Karakter Generasi Muda

Jumat, 12 Jun 2026 20:40 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 20:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri – Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Kediri menggelar kegiatan Seleksi dan Pelantikan Pramuka Garuda tingkat Penggalang, P…

Pertegas Visi Kota Agamis, Ini Langkah Tegas Mbak Wali Berantas Peredaran Miras Ilegal di Kota Kediri

Pertegas Visi Kota Agamis, Ini Langkah Tegas Mbak Wali Berantas Peredaran Miras Ilegal di Kota Kediri

Jumat, 12 Jun 2026 20:09 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 20:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Menjelang peringatan 1 Muharram yang lekat dengan momen malam 1 Suro, Pemerintah Kota Kediri mengambil langkah agresif untuk menjaga…

Didorong Permintaan AMDK, Kinerja Emiten Kemasan Plastik Menguat di Awal 2026

Didorong Permintaan AMDK, Kinerja Emiten Kemasan Plastik Menguat di Awal 2026

Jumat, 12 Jun 2026 18:54 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 18:54 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT Asia Pramulia Tbk mencatat pertumbuhan kinerja pada awal 2026 di tengah prospek positif industri kemasan plastik nasional yang d…

Cari Solusi Eks Tanah Ganjaran Sumur Welut, DPRD Surabaya Minta Pemkot Hadir Beri Manfaat untuk Warga

Cari Solusi Eks Tanah Ganjaran Sumur Welut, DPRD Surabaya Minta Pemkot Hadir Beri Manfaat untuk Warga

Jumat, 12 Jun 2026 18:28 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 18:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Komisi A DPRD Surabaya memastikan persoalan eks tanah ganjaran Kelurahan Sumur Welut tidak berhenti pada polemik ruilslag yang t…

Wali Kota Mojokerto Ajak Remaja Jaga Kesehatan Reproduksi untuk Wujudkan Generasi Emas 2045

Wali Kota Mojokerto Ajak Remaja Jaga Kesehatan Reproduksi untuk Wujudkan Generasi Emas 2045

Jumat, 12 Jun 2026 16:46 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 16:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045 tidak cukup hanya dengan pendidikan yang baik, tetapi juga harus didukung…

Tinjau Kesiapan Infrastruktur Kelistrikan, Dewan Komisaris PLN Tekankan Keandalan Sistem Transmisi

Tinjau Kesiapan Infrastruktur Kelistrikan, Dewan Komisaris PLN Tekankan Keandalan Sistem Transmisi

Jumat, 12 Jun 2026 16:30 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 16:30 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Dalam rangka memastikan keandalan sistem kelistrikan serta memantau progres pembangunan infrastruktur strategis ketenagalistrikan, D…