Kepergok Cabuli Anak Tetangga, Lansia Dihajar Massa

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
S, lansia pelaku pencabulan saat diamankan polisi.
S, lansia pelaku pencabulan saat diamankan polisi.

i

SURABAYAPAGI.COM, Lumajang - S (71) seorang lansia di Lumajang harus menghabiskan masa tuanya di balik jeruji besi. Bagaimana tidak, kakek asal Desa Jokarto kecamatan Tempeh kabupaten Lumajang itu diamankan polisi usai dihajar warga karena kepergok mencabuli gadis 14 tahun.

S akhirnya diamankan Unit Resmob Polres Lumajang bersama Polsek Tempeh. Kasat Reskrim Polres Lumajang AKP Fajar Bangkit Sutomo melalui Paursubbaghumas Ipda Andrias Shinta mengatakan kejadian ini terjadi pada Sabtu (29/5) sekira pukul 09.00 WIB.

Niat bejat kakek berinisial S ini berawal saat dirinya datang ke rumah korban berinisial D. Saat itu orang tua korban sedang tidak ada di rumah.

"Mengetahui orang tua korban tidak sedang berada di rumah, pelaku memang sering datang ke rumah korban, akhirnya pelaku masuk ke dalam rumah korban dan sengaja mengajak korban melakukan hubungan badan di dalam kamar korban," ujar Andrias Shinta, Minggu (30/5/2021).

Tak berselang lama, orang tua korban datang dan langsung masuk ke rumah. Ibu korban pun langsung histeris saat mendapati pelaku ada di kamar anaknya dalam kondisi mengenakan kaos, namun celananya telah dilepas. Selain itu, ibu korban juga melihat adanya celurit di samping ranjang kamar korban.

Shinta menyebut saat ibu korban menjerit, ayah korban langsung datang dan mengamankan pelaku. Namun, ada drama pengejaran pelaku karena kakek tersebut sempat melarikan diri.

"Ibu korban langsung menjerit dan ayah korban langsung masuk ke dalam kamar lalu memegang pelaku namun pelaku sempat lari keluar rumah dan dapat ditangkap oleh ayah korban dibantu beberapa warga sekitar." tambahnya.

Namun berkali-kali kakek yang tak lain adalah tetangga korban, mencoba melarikan diri.

Akhirnya, ayah korban bersama warga membawa pelaku ke Balai Desa. Saat dibawa, pelaku juga sempat berontak dan melarikan diri. Namun warga akhirnya menangkap pelaku dan memberinya pelajaran.

"Kepala Desa Jokarto akhirnya menghubungi Petugas Polsek Tempeh untuk mengantisipasi amukan warga yang lebih parah," ungkap Paursubbaghumas Ipda Andrias Shinta.

Saat petugas Polsek Tempeh datang, petugas sudah mendapati pelaku dalam kondisi terluka akibat amukan warga. Pelaku terluka di beberapa bagian tubuhnya.

"Lukanya pada bagian mulut. Lalu, ada luka robek kepala bagian belakang sebelah kiri dan luka robek pada bagian kaki sebelah kiri," imbuhnya.

Dalam perkara ini, polisi mengamankan sebuah senjata tajam celurit milik pelaku, baju dan celana dalam milik pelaku hingga baju dan seprei kamar korban.

Atas perbuatannya, pelaku melanggar Pasal 81 UU No. 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas UU No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak

 

 

Berita Terbaru

Aklamasi, Deni Wicaksono Kembali Pimpin Persatuan Alumni GMNI Jawa Timur.

Aklamasi, Deni Wicaksono Kembali Pimpin Persatuan Alumni GMNI Jawa Timur.

Minggu, 01 Nov 2026 09:36 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 09:36 WIB

SURABAYAGI.COM, SURABAYA – Deni Wicaksono kembali mendapat kepercayaan memimpin Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Jawa Timur s…

Haul Raja-Raja Madura di Hari Jadi ke-757, Bupati Fauzi: Jangan Lupakan Sejarah di Tengah Kemajuan

Haul Raja-Raja Madura di Hari Jadi ke-757, Bupati Fauzi: Jangan Lupakan Sejarah di Tengah Kemajuan

Sabtu, 31 Okt 2026 17:47 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 17:47 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep-Pemerintah Kabupaten Sumenep menggelar Haul Raja-Raja Madura sebagai puncak rangkaian Hari Jadi ke-757 Kabupaten Sumenep, di depan…

Bupati Fauzi Ziarah ke Asta Tinggi: Hormati Jasa Leluhur, Warisan Harus Dijaga

Bupati Fauzi Ziarah ke Asta Tinggi: Hormati Jasa Leluhur, Warisan Harus Dijaga

Sabtu, 31 Okt 2026 15:03 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 15:03 WIB

Jelang Hari Jadi ke-757…

Pengamat Politik Ungkap Peluang Demokrat Bangkit di Pemilu 2029: Harus Terbuka dan Bersih dari Kader Terjerat Hukum

Pengamat Politik Ungkap Peluang Demokrat Bangkit di Pemilu 2029: Harus Terbuka dan Bersih dari Kader Terjerat Hukum

Sabtu, 31 Okt 2026 09:53 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 09:53 WIB

SurabayaPagi, Jakarta - Kepengurusan lengkap DPD Partai Demokrat Jawa Timur (Jatim) periode 2026-2031 hingga kini belum diumumkan. Pengamat Politik Accurate…

BULOG Perkuat Pengawasan SPHP, Bentuk Satgas Khusus dan Gandeng Satgas Pangan Polres

BULOG Perkuat Pengawasan SPHP, Bentuk Satgas Khusus dan Gandeng Satgas Pangan Polres

Sabtu, 31 Okt 2026 06:32 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 06:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Perum BULOG memperkuat pengawasan distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) melalui pembentukan Satuan Tugas…

Wujudkan Akses Kepemilikan Rumah bagi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Malang Gelar Pekan MLT 

Wujudkan Akses Kepemilikan Rumah bagi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Malang Gelar Pekan MLT 

Jumat, 30 Okt 2026 22:35 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 22:35 WIB

  SURABAYA PAGI. com, Malang - BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Malang menggelar Pekan Manfaat Layanan Tambahan (MLT) Perumahan Tahun 2026 untuk pekerja di P…