Polsek Tambaksari Gagalkan Tawuran Antar Geng di Kapas Madya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Barang Bukti yang diamankan oleh Polsek Tambaksari
Barang Bukti yang diamankan oleh Polsek Tambaksari

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Dua geng Official Brebet dan FRT hendak melakukan aksi tawuran di Jl Kapas Madya, Minggu (30/5) dini hari. Kejadian berhasil digagalkan anggota Unit Reskrim Polsek Tambaksari. Dalam menggagalkan tawuran ini, polisi menangkap DDY (16) asal Jl Rangkah Gang VII, karena kedapatan membawa katana.

 Kapolsek Tambaksari, Kompol Muhammad Akhyar mengatakan, penggagalan tawuran yang terjadi sekitar pukul 02.00 tersebut, lantaran adanya informasi dari warga sekitar yang mendengar suara gaduh disertai pelemparan batu antar kedua geng. 

Warga kemudian menginformasikan kepada pihak berwajib. Polsek Tambaksari yang menerima informasi tersebut menerjunkan anggota berpakaian preman untuk melakukan penyelidikan. 

"Saat anggota kami yang berpakaian preman tiba di lokasi, kedua kelompok tersebut melarikan diri. Sementara pelaku saat itu berboncengan dengan dua remaja lain berhasil kami amankan dengan barang bukti sebilah samurai," tegas Akhyar. Selasa (01 /6). 

Dari penggagalan tawuran ini, polisi tak hanya mengamankan DDY yang berstatus siswa aktif di salah satu sekolah Jl Gembong saja, dia diamankan bersama dua remaja lain. Namun, polisi memulangkan dua remaja tersebut karena berstatus sebagai saksi. 

Dihadapan penyidik, DDY mengaku mendapatkan katana tersebut dari Madura. Dia berdalih jika sajam yang dia bawa hanya untuk menakut-nakuti kelompok musuh saja.

"Beli di Bangkalan. Buat nakut-nakuti saja pak," akui pelaku. 

Diketahui 2 geng ini sudah lama bermusuhan. Dari tangan pelaku tunggal ini, polisi berhasil mengamankan barang bukti sebilah katana.ang

 

Berita Terbaru

Jembatan Garuda di Madiun Tak Cuma Soal Konstruksi, Dampak ke Warga Jadi Tujuan

Jembatan Garuda di Madiun Tak Cuma Soal Konstruksi, Dampak ke Warga Jadi Tujuan

Rabu, 02 Sep 2026 16:36 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 16:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Jembatan Garuda yang dibangun di beberapa wilayah di kabupaten Madiun tak hanya diuji kekuatan konstruksinya. Korem 081/DSJ…

Perubahan APBD TA 2026 Disepakati, Belanja Daerah Naik Rp84,8 Miliar

Perubahan APBD TA 2026 Disepakati, Belanja Daerah Naik Rp84,8 Miliar

Rabu, 02 Sep 2026 16:35 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 16:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Pemerintah Kota Mojokerto bersama DPRD Kota Mojokerto menyepakati Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan Anggaran Pendapatan …

Untuk Surabaya Berkeadilan, ARSAS Tegaskan Sikap: Satu Tuntutan, Empat Usulan

Untuk Surabaya Berkeadilan, ARSAS Tegaskan Sikap: Satu Tuntutan, Empat Usulan

Rabu, 02 Sep 2026 15:57 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 15:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Arek Suroboyo Asli (ARSAS) menegaskan sikap organisasi terhadap sejumlah persoalan yang dinilai berkaitan langsung dengan k…

567 Orang Terdampak, Kasus Dugaan Keracunan MBG Sidoarjo Meluas ke 19 Lembaga Pendidikan

567 Orang Terdampak, Kasus Dugaan Keracunan MBG Sidoarjo Meluas ke 19 Lembaga Pendidikan

Rabu, 02 Sep 2026 15:52 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 15:52 WIB

SurabayaPagi, Sidoarjo – Kasus dugaan keracunan setelah konsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, terus meluas. Hingga Rabu (…

Freeport Gerak Cepat Bantu Korban Gempa NTT, Salurkan Bantuan Rp2,5 Miliar

Freeport Gerak Cepat Bantu Korban Gempa NTT, Salurkan Bantuan Rp2,5 Miliar

Rabu, 02 Sep 2026 15:48 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 15:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Kepedulian terhadap masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) ditunjukkan PT Freeport Indonesia (PTFI). P…

Berhasil Dipadamkan, Luas Lahan Kebakaran di Gunung Buthak Capai 15 Hektare

Berhasil Dipadamkan, Luas Lahan Kebakaran di Gunung Buthak Capai 15 Hektare

Rabu, 02 Sep 2026 14:36 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 14:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Berdasarkan hasil kaji cepat Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu, luas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di petak…