Aliansi Pelajar Surabaya Gelar Aksi tuntut Revisi Sistem Zonasi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Aksi Aliansi Pelajar Surabaya di depan Gedung Grahadi. SP/  Anggadia Muhammad
Aksi Aliansi Pelajar Surabaya di depan Gedung Grahadi. SP/ Anggadia Muhammad

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Aliansi Pelajar Surabaya menggelar aksi di depan Gedung Negara Grahadi, Rabu, 2 Juni 2021. Mereka mengkritisi kebijakan sistem zonasi, pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).

Ketua Aliansi Pelajar Surabaya, Mirza Akmal Putra mengatakan, sistem zonasi pada PPDB tahun 2021 memunculkan permasalahan bagi para siswa sejak ditetapkan empat tahun yang lalu.

“Kami sudah nggak tahan. Sudah empat tahun teman-teman pelajar menerima masalah, akibat atas dasar kearifan pemerataan pendidikan,” kata Mirza, usai melakukan orasi, Rabu (2/6/2021).

Ketidaksetujuan pada sistem zonasi tersebut, kata Mirza, atas dasar belum meratanya sistem pendidikan. Sebab, masih banyak kecamatan di Surabaya, yang tidak memiliki sekolah negeri.

“Kita semua tahu di tiap kecamatan itu masih banyak yang belum ada sekolahannya, Atau bahkan numpuk di salah satu kecamatan. Ini menimbulkan efek yang besar, banyak yang nggak lolos,” jelasnya.

Dengan demikian, Mirza berharap agar Pemprov Jatim segera menanggapi tuntutan tersebut, seperti slogan yang ada di atap Gedung Grahadi, yakni, Cepat, Efektif, Transparansi, Responsif (CETAR).

Mirza menginginkan agar Pemprov Jatim melakukan intervensi kepada pemerintah pusat untuk merevisi kebijakan itu. Kalau tidak, lanjutnya, dia berharap ada pemerataan sekolah di setiap kecamatan.

“Ayo diperhatikan, bangun fasilitas pendidikan, jangan hanya makan-makan sini, makan-makan sana. Uang anda paling tidak bisa digunakan untuk bangun satu tembok sekolahan,” ucapnya.

Mirza mengungkapkan bahwa aksi tersebut tidak sepenuhnya digelar di Gedung Negara Grahadi. Namun, Aliansi Pelajar Surabaya mengimbau kepada para pelajar untuk melakukan demonstrasi dari rumah.

“Gak usah ikut ke Grahadi, ngga usah ikut misalnya robohkan pagar gedung. Cukup aksi dari rumah dengan mengangkat tulisan secarik kertas, dan nanti muncul di Instagaram Aliansi Pelajar Surabaya,” tutupnya. cr05-ang

Berita Terbaru

KPBU APJ Dinilai Sukses, Bupati Madiun Bakal Tambah 4.000 Titik   ‎

KPBU APJ Dinilai Sukses, Bupati Madiun Bakal Tambah 4.000 Titik  ‎

Rabu, 01 Jul 2026 21:23 WIB

Rabu, 01 Jul 2026 21:23 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun berencana menambah 4.000 titik Alat Penerangan Jalan (APJ) setelah proyek penerangan jalan dengan skema …

Penyidikan TP DPRD Ponorogo, Sejumlah Anggota Dewan Aktif Diperiksa

Penyidikan TP DPRD Ponorogo, Sejumlah Anggota Dewan Aktif Diperiksa

Rabu, 01 Jul 2026 18:18 WIB

Rabu, 01 Jul 2026 18:18 WIB

SURABAYA PAGI,Ponorogo- Kejaksaan Negeri (Kejari ) Ponorogo terus melakukan penanganan dugaan korupsi Tunjangan Perumahaan (TP) anggota Dewan Perwakilan Rakyat…

Kadin Jatim Soroti Aturan Kemasan Polos Rokok, Khawatir Tekan Ekosistem Tembakau

Kadin Jatim Soroti Aturan Kemasan Polos Rokok, Khawatir Tekan Ekosistem Tembakau

Rabu, 01 Jul 2026 17:26 WIB

Rabu, 01 Jul 2026 17:26 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Jawa Timur menggelar Sarasehan Nasional untuk membahas rencana kebijakan standardisasi kemasan rokok…

Ungkap Kasus Besar hingga Kejahatan Internasional, Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya Diganjar 6 Penghargaan

Ungkap Kasus Besar hingga Kejahatan Internasional, Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya Diganjar 6 Penghargaan

Rabu, 01 Jul 2026 17:07 WIB

Rabu, 01 Jul 2026 17:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Momentum Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Dr. Edy Herwiyanto di ganjar enam penghargaan…

Anggota Komisi A Desak Wali Kota Tinjau Ulang Kebijakan Izin Suami Untuk ASN Perempuan

Anggota Komisi A Desak Wali Kota Tinjau Ulang Kebijakan Izin Suami Untuk ASN Perempuan

Rabu, 01 Jul 2026 16:53 WIB

Rabu, 01 Jul 2026 16:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kebijakan Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi terkait kewajibkan Aparatur Sipil Negara (ASN) perempuan mengantongi izin tertulis dari…

Pemkab Mojokerto Kebut Pengerjaan 9 Proyek Pengairan Senilai Rp 5,4 M

Pemkab Mojokerto Kebut Pengerjaan 9 Proyek Pengairan Senilai Rp 5,4 M

Rabu, 01 Jul 2026 16:50 WIB

Rabu, 01 Jul 2026 16:50 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto resmi memulai pembangunan 9 proyek infrastruktur pengairan dengan total senilai Rp 5,4…