Bahaya Pemakaian Earphone Berlebihan Sebabkan Ketulian

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Penggunaan earphone yang berlebihan mengakibatkan ketulian. SP/ SBY
Penggunaan earphone yang berlebihan mengakibatkan ketulian. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menggunakan earphone saat melihat drama ataupun musik memang hal yang lumrah. Akan tetapi jika penggunaannya yang berlebihan dapat mengganggu sistem saraf pendengaran dan mengakibatkan ketulian dini.

Bunyi yang dihasilkan oleh earphone dapat merusak struktur sensitif di bagian dalam telinga apabila digunakan tidak sesuai dengan anjuran. Pemakaian earphone dapat menyebabkan ketulian yang disebut dengan Noice Induce Hearing Loss (NIHL), Kamis (3/6/2021).

Ketulian jenis ini sering terjadi pada usia muda yang salah satu penyebabnya adalah pemakaian earphone yang salah.

Sekitar 15 persen orang Amerika antara usia 20-69 atau 26 juta orang Amerika memiliki gangguan pendengaran yang mungkin disebabkan oleh paparan kebisingan di tempat kerja atau kegiatan lainnya.

Menurut laporan tahun 2010 dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC) sebanyak 16 persen remaja (12-19 tahun) telah melaporkan beberapa gangguan pendengaran yang bisa disebabkan oleh sering mendengarkan suara keras.

Semakin keras suara, semakin semakin cepat NIHL terjadi. Suara yang dihasilkan oleh pemutar musik dalam volume maksimal adalah 105 desibel. Sehingga musik yang didengarkan memakai earphone dalam volume yang keras dapat menyebabkan kerusakan telinga.

Terdapat kasus mengenai penggunaan earphone yang berlebihan pada wanita bernama Xiao Jing dari Taiwan ini dikabarkan memang sering menggunakan earphonenya untuk mendengarkan serial drama yang ditontonnya selama perjalanan pulang setelah bekerja setiap harinya untuk menghilangkan stres dari pekerjaan-pekerjaannya.

Setelah sebulan melakukan kebiasaannya ini, Xiao Jing merasa ada yang tidak beres. Dirinya tidak bisa mendengar suara dari earphone sebelah kirinya. Xiao Jing sudah dua kali mencoba mengganti earphone tersebut dengan yang baru tetapi hasilnya nihil. Dia tetap tidak bisa mendengar apapun dari telinga sebelah kirinya.

Setelah diperiksa, dokter mengatakan bahwa Xiao Jing terkena Sudden Sensorineural Hearing Loss (SSHL) atau penyakit gangguan pendengaran mendadak yang juga dikenal sebagai tuli mendadak.

Setelah mendapatkan perawatan dengan steroid dan Hyperbaric Oxygen Therapy (HBOT), Xiao Jing akhirya bisa mendapatkan 80% pendengaran di telinga kirinya kembali.

Sang dokter juga sangat menyarankan bagi siapapun yang mengalami gejala ini selama tiga hari harus segera memeriksakannya ke dokter karena tuli mendadak tidak hanya bisa dialami oleh para orang tua, melainkan anak-anak muda yang selalu kecapaian dan bangun telat juga bisa mengalaminya. Bagi yang telah mengalami hal ini diharapkan untuk lebih banyak beristirahat dan tidur lebih lama. Dsy11

Berita Terbaru

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) siap berjuang mati-matian. Menurutnya pernyataan Jokowi itu menjadi dorongan moral dan militansi…

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Setelah tak jabat Kepala Staf Kepresidenan (KSP) dan kini jadi Ketua Umum Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia…

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengundang organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam pada Selasa (3/2) siang. Apa yang akan…

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Komnas Anak berharap kasus ini tidak berlarut-larut. Sebab, konflik yang terus menerus terekspos di media dikhawatirkan akan…

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Drama perseteruan antara pihak Ressa dan Denada memasuki babak baru yang makin panas. Tak main-main, Dino Rossano Hansa selaku Om…

Pimpinan BUMN Akal-akalan, Perlu Diungkap Modusnya

Pimpinan BUMN Akal-akalan, Perlu Diungkap Modusnya

Selasa, 03 Feb 2026 18:55 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Saat pidato di Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026, di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026), Presiden Prabowo…