Hanya Butuh Waktu 3 Jam, Wanita Pembuang Bayi di Blitar Terungkap

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Alma (lingkar merah), pelaku pembuang bayi.
Alma (lingkar merah), pelaku pembuang bayi.

i

SURABAYAPAGI, Blitar- Pembuang bayi yang terjadi di Desa Ngoran Kec. Nlegok Kabupaten Blitar yang sempat gemparkan warga desa penghasil Air Nira (Legèn) itu, akhirnya dalam waktu hanya 3 Jam Polisi berhasil mengungkap pelakunya.

Hal itu seperti yang di sampaikan Kapolsek Nglegok AKP.Lahuri SH di kantornya (Sabtu 5/6) saat ditemui Surabaya Pagi.

Atas se ijin Kapolres Blitar Kota AKBP.Dr.Yudhi Hery Setiawan S.IK M.SI, AKP.Lahuri menjelaskan, setelah pihaknya melakukan olah TKP bersama Reserse Kriminal dari Ùnit PPA dan Tim Inafis Polres Blitar Kota, menemukan kejanggalan keterangan dari Alma 21 yang sekaligus penemu bayi saat memberi keterangan petugas dalam olah TKP.

" Dengan tanpa beban dan ekspresi tak bersalah, yang bersangkutan memberi keterangan pada petugas di TKP,dengan lugu Alma menceritakan kronologi penemuan bayi tersebut," jelas AKP.Lahuri.

Bahkan ketika itu setelah masarakat gempar dengan penemuan bayi di belakang rumahnya, Alma mendatangi Polsek Ngelgok bersama Ibunya untuk melapor atas temuan bayi yang di temukan di belakang rumahnya ( tempat sampah sekaligus kebun milik kekuarga) dengan mengendarai motor memboceng ibunya.

"Dalam laporanya, Alma menyampaikan asal usul temuan bayi yang di dampingi ibunya, saat itulah kita lìhat secara Psikologinya timbul ke anehan laporanya yang di ulang ulang, tapi berbeda dngn laporan awalnya." tambah Mantan Kasat Reskrim Polres Blitar ini. Seetelah Polsek Nglegok menerima laporan Alma, Kapolsek dan beberapa anggotanya datangi TKP bersama Unit PPA dan Inafis untuk olah TKP, sementara Alma juga berasa di TKP bersama,warga lainya. Dan akhirnya ter bongkarlah kebohongan Alma wanita bujang ini,ketika olah TKP beberapa jam dan petugas meminta keteranganya di TKP sudah berbeda saat melapor di Polsek Nglegok, demi keselamatan si ibu bayi (Alma).

AKP. Lahuri segera melakukan pendekatan terhadap Alma yang di dampingi Hariyanto ayah Alma untuk segera di bawa ke Puskesmas guna perawatan. Seperti di beritakan Penemuan Bayi di belakang rumah Hari (Hariyanto) yang tak lain adalah rumahnya sendiri, saat itu Alma mengaku mendengar suara tangisan Bayi (Jumat 4/5) pukul 14.30. Seterusnya bayi tersebut oleh Hari (Hariyanto) langsung dibawa ke bidan desa bersama dngan beberapa tetangganya.

Sementara perempuan lajang ini bersama ibunya melapor ke Polsek Nglegok. Dari hasil penyelidikan oleh pihak Polsek Nglegoj serta pegakuan Alma sendiri bahwa dirinya lah yang melakukan pembuangan bayi tersebut setelah melahirkan dan di buang di belakang rumahnya hanya di beri lembaran plastik dan daun pisang. Untuk yang bersangkutan ibu bayi masih dalam perawatan Puskesmas Nglegok untuk menjaga kesehatanya.

"Sementara untuk ibu bayi dalam perawatan di Puskesmas Ngelgok untuk menjaga kesehatanya, masih belum kita lakukan pemeriksaan, untuk awal memang ibu bayi dah kita minta keterangan, dengan gamblang ibu bayi menceritakan kejadianya." Terang AKP.Lahuri, sambil menambahkan nunggu gelar perkara atas kasus ini.

Saat dirawat di Puskesmas petugas yang menjaga Alma dengan humanis dan penuh keakraban kepada awak Media melarang mngambil gambar dan minta keterangan Alma.

Memang setelah kejadian penemuan bayi, warga tidak mencurigai dengan sikap Alma (sang Ibu bayi) karena sewaktu kehamilanya pun tidak tampak, dan masih melakukan aktifitas membantu orang tuanya, sementara Alma yang masih burumur belia (21) itu saat melahirkan, dan dari keterangan dari warga sekitar rumah Alma, sewaktu melahirkan sekitar pukul.13.45 (Jumat 4/6) dilakukan di rumahnya sendiri dan di bantu oleh ibunya, sementara ayahnya yang membawa bayi tersebut ke Rumah Bidan Desa dngan beberapa tetangganya.

" Sementara Informasinya begitu, yang menolong kelahiran bayi, ibunya Alma sendiri, belum sempat kita lakukan pemeriksaan, nanti setelah situasi dan kondisi yang bersangkutan sehat akan kita lakukan pemeriksaan, termasuk saksi saksi lain, sementara untuk bayi juga dalam perawatan di Puskesmas." Pungkas AKP.Lahuri.les

Berita Terbaru

Pastikan Aspek Keamanan Pangan, Pemkot Malang Akan Uji Sampel Takjil Selama Ramadhan

Pastikan Aspek Keamanan Pangan, Pemkot Malang Akan Uji Sampel Takjil Selama Ramadhan

Minggu, 22 Feb 2026 12:10 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 12:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Untuk memastikan aspek keamanan pangan saat dikonsumsi oleh masyarakat selama Bulan Ramadhan, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang akan…

Tahun 2026, Pemkab Situbondo Targetkan Angka Kemiskinan Turun 10 Persen

Tahun 2026, Pemkab Situbondo Targetkan Angka Kemiskinan Turun 10 Persen

Minggu, 22 Feb 2026 12:03 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 12:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Pada Tahun 2026 kali ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo, berkomitmen bakal menekan angka kemiskinan di wilayahnya…

Rumah Warga di Situbondo Kebanjiran Gegara Luapan Sungai Lubawang

Rumah Warga di Situbondo Kebanjiran Gegara Luapan Sungai Lubawang

Minggu, 22 Feb 2026 11:57 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 11:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Warga di di Desa/ Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur mengeluhkan kondisi banjir yang melanda kawasan tersebut…

Rumah Kepatihan Ngawi Bakal Difungsikan untuk Pusat Kegiatan Seni Budaya

Rumah Kepatihan Ngawi Bakal Difungsikan untuk Pusat Kegiatan Seni Budaya

Minggu, 22 Feb 2026 11:50 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 11:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Saat ini, kompleks rumah eks-Kepatihan Ngawi di Jalan Patiunus Kelurahan Ketanggi, Kecamatan Ngawi bakal difungsikan oleh Pemerintah…

Selama Ramadhan, Pemkab Tulungagung Imbau Gelar Tadarus Tanpa Pengeras Suara Luar

Selama Ramadhan, Pemkab Tulungagung Imbau Gelar Tadarus Tanpa Pengeras Suara Luar

Minggu, 22 Feb 2026 11:27 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 11:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Selama Bulan Ramadhan 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung, mengimbau masyarakat yang menggelar kegiatan…

Hujan Deras, Kawasan Sudimoro Diterjang Longsor dan Banjir Lumpur di Pacitan

Hujan Deras, Kawasan Sudimoro Diterjang Longsor dan Banjir Lumpur di Pacitan

Minggu, 22 Feb 2026 11:21 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 11:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pacitan - Diguyur hujan deras mengakibatkan kawasan di Kecamatan Sudimoro, Pacitan diterjang bencana tanah longsor dan banjir lumpur.…