DLH Jember akan Ubah TPA jadi Wisata Edukasi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sekda Jember Mirfano menyoram pohon yang ditama di TPA.
Sekda Jember Mirfano menyoram pohon yang ditama di TPA.

i

SURABAYAPAGI.COM, Jember - Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jember Eko Heru Sunarso menegaskan, Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah di Kabupaten Jember ke depan bakal dijadikan tempat wisata edukasi.

Rencana tersebut diutarakannya dalam dalam acara peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sabtu (5/6).

"Ke depan, konsep kita akan menjadikan TPA ini menjadi wisata edukasi. Salah satu yang kita rencanakan adalah merehabilitasi lahan yang ada di sini, akan kita lakukan penataan tata ruang, yang awalnya sampah menggunung kita ratakan menjadi zona hijau menjadi wisata edukasi," jelasnya.

Dalam kesempatan ini, Eko juga menyampaikan setiap harinya Kabupaten Jember memproduksi 800 ton sampah. Namun yang masuk ke TPA Jember hanya 180 hingga 200 ton. Sementara sisanya kurang lebih 600 ton, masih liar kerena belum terakomodir di TPA yang berada di Lingkungan Krajan, Kelurahan Kertosari, Kecamatan Pakusari.

“Hal tersebut terjadi karena Jember masih belum memiliki peraturan daerah (perda) yang mengatur tentang sampah. Sehingga pemerintah tidak dapat memberi punishment kepada masyarakat yang membuang sampah sembarangan,” ujarnya.

Oleh sebab itu, kata Heru, Pemerintah Kabupaten Jember akan segera membuat perda yang mengatur tentang sampah, termasuk pemilahan antara sampah organik dan anorganik. Selain itu juga agar ada sanksi bagi masyarakat yang membuang sampah sembarangan.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Jember Mirfano menyampaikan alasan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia ditempatkan di TPA.

"Lokasi ini (TPA) kita jadikan titik awal pembenahan dari pengelolaan sampah di Kabupaten Jember.

Sehingga kenapa di hari lahir lingkungan hidup sedunia ini kita tempatkan di sini, banyak rencana-rencana yang akan dikembangkan oleh kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dalam rangka mengelola ini menjadi sebuah tempat ekowisata edukasi," ucapnya.

Acara tersebut diwarnai penanaman pohon di atas tumpukan sampah yang telah diratakan.

 

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…