Covid-19 Bangkalan Meroket, Petugas Perketat Pengawasan di Pelabuhan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Penumpukan kendaraan di Pelabuhan Ujung Surabaya akibat penyekatan. SP/SAMMY MANTOLAS
Penumpukan kendaraan di Pelabuhan Ujung Surabaya akibat penyekatan. SP/SAMMY MANTOLAS

i

SURABAYAPAGI, Surabaya -  Warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Bangkalan terus merangkak naik pasca liburan panjang. Disinyalir klaster keluarga menjadi salah satu penyebab lonjakan kasus positif di Bangkalan.

Data dari Satgas Covid-19 Bangkalan dan Satgas Kuratif Covid-19 Jatim, sebanyak 25 kasus positif Covid-19 tercatat pada Minggu (6/6/2021) kemarin. Dari angka tersebut, 20 orang di antaranya merupakan tenaga medis di Bangkalan.

Mengantisipasi akan penyebaran tersebut, pemerintah Surabaya melakukan sejumlah penyekatan salah satunya di jembatan Suramadu. Selain di jembatan Suramadu, penyekatan juga dilakukan di pelabuhan penyeberangan Ujung Surabaya dan Kamal Madura.

Petugas Operasional Pelabuhan Ujung, Ahmad Suherman menjelaskan, sejak pukul 05:30 WIB hingga 10:00 WIB, pihaknya bersama tim Satgas Covid-19, KKP, Satpol PP serta TNI dan Polri melakukan pemeriksaan swab tes bagi penumpang yang turun di pelabuhan Ujung Surabaya.

"Jadi kita kumpulkan identitas diri mereka yakni KTP kemudian di swab oleh petugas," kata Ahmad Suherman kepada Surabaya Pagi, Senin (07/06/2021).

Bagi warga yang tidak dapat menunjukan identitas diri, selanjutnya dipulangkan kembali oleh petugas ke Madura.

"Tadi ada 1 ibu yang tidak bisa menunjukan identitas dirinya, terpaksa kami pulangkan kembali," aku Suherman.

Penyekatan tersebut kata Suherman, lebih ditekankan bagi penumpang kapal yang datang dari Madura. "Karena memang sumbernya di sana, kita [Surabaya] masih tergolong aman," ucapnya.

Saat ditanyai apakah ada penumpang yang terkonfirmasi positif usai pemeriksaan, ia mengaku sejauh ini masih tergolong aman. Kendati begitu, pemeriksaan secara berkala akan terus dilakukan bagi para penumpang kapal yang berasal dari Madura maupun yang akan berangkat ke Madura.

"Selaku operasional kita terus menjalankan perintah, kalau ada instruksi untuk lakukan pemeriksaan ya tetap kita lakukan terus," ucapnya.

Sementara itu, dari pantauan di lapangan, akibat penyekatan yang dilakukan oleh tim gabungan, sempat terjadi penumpukan kendaraan di Pelabuhan Ujung Surabaya. Bagi penumpang yang hasilnya negatif, selanjutnya dipersilahkan untuk melanjutkan perjalanan.

"Ke depan kita rencana akan menambah tenda lagi di sini [pelabuhan ujung], agar tidak terjadi kerumunan seperti tadi," pungkasnya.sem

Berita Terbaru

Babak Baru Perkara Wire Rope, Rangkaian Fakta Mulai Dipertarungkan di Persidangan

Babak Baru Perkara Wire Rope, Rangkaian Fakta Mulai Dipertarungkan di Persidangan

Rabu, 02 Sep 2026 20:22 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 20:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Penolakan eksepsi oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya menjadi pintu masuk bagi perkara dugaan pelanggaran ketentuan …

Kerugian Rp83 Miliar Tak Otomatis Jadi Kesalahan Direksi, Ahli UNEJ Soroti Beban Pembuktian

Kerugian Rp83 Miliar Tak Otomatis Jadi Kesalahan Direksi, Ahli UNEJ Soroti Beban Pembuktian

Rabu, 02 Sep 2026 20:19 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 20:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Besarnya nilai kerugian perusahaan belum serta-merta dapat menjadi dasar untuk menyatakan seorang direksi melakukan kesalahan atau …

Sengketa Ijazah Sukur Prijanto Masuk Babak Baru, Mediasi Terbentur Legal Standing

Sengketa Ijazah Sukur Prijanto Masuk Babak Baru, Mediasi Terbentur Legal Standing

Rabu, 02 Sep 2026 20:17 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 20:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya— Sengketa dugaan ketidakabsahan ijazah yang melibatkan anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro Sukur Prijanto memasuki babak penting di P…

Jembatan Garuda di Madiun Tak Cuma Soal Konstruksi, Dampak ke Warga Jadi Tujuan

Jembatan Garuda di Madiun Tak Cuma Soal Konstruksi, Dampak ke Warga Jadi Tujuan

Rabu, 02 Sep 2026 16:36 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 16:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Jembatan Garuda yang dibangun di beberapa wilayah di kabupaten Madiun tak hanya diuji kekuatan konstruksinya. Korem 081/DSJ…

Perubahan APBD TA 2026 Disepakati, Belanja Daerah Naik Rp84,8 Miliar

Perubahan APBD TA 2026 Disepakati, Belanja Daerah Naik Rp84,8 Miliar

Rabu, 02 Sep 2026 16:35 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 16:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Pemerintah Kota Mojokerto bersama DPRD Kota Mojokerto menyepakati Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan Anggaran Pendapatan …

Untuk Surabaya Berkeadilan, ARSAS Tegaskan Sikap: Satu Tuntutan, Empat Usulan

Untuk Surabaya Berkeadilan, ARSAS Tegaskan Sikap: Satu Tuntutan, Empat Usulan

Rabu, 02 Sep 2026 15:57 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 15:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Arek Suroboyo Asli (ARSAS) menegaskan sikap organisasi terhadap sejumlah persoalan yang dinilai berkaitan langsung dengan k…