IWAPI Kota Surabaya Siap Rangkul UMKM Menuju Ekosistem Digital

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kota Surabaya. SP/ Lady Yuvinda
Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kota Surabaya. SP/ Lady Yuvinda

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kota Surabaya menyatakan sikap siapnya untuk berkolaborasi bersama pemerintah dan perusahaan start up. Kolaborasi tersebut merupakan upaya IWAPI untuk mengembangkan usaha sektor mikro kecil dan menengah (UMKM) Kota Surabaya di era digital.

Sekretaris IWAPI Kota Surabaya, Debby Eka, menjelaskan bahwa IWAPI adalah organisasi nirlaba yang hadir untuk memberdayakan dan memperkuat kaum perempuan di sektor UKM. Masih menurut penuturannya, IWAPI adalah wadah untuk saling belajar bersama-sama memajukan bisnis.

"Kami ada mulai dari bidang usaha terkecil hingga yang sudah berkembang. Jadi yang tergabung di IWAPI bukan hanya usaha-usaha yang sudah maju tetapi usaha-usaha UMKM pun kami dengan tangan terbuka menerima untuk saling belajar sama-sama memajukan bisnis," tuturnya saat ditanyai Surabaya Pagi, Rabu (9/6/2021)

Organisasi yang terdiri dari 90 anggota tersebut memiliki latar belakang bisnis yang beragam. Bidang bisnis yang digeluti member antara lain fashion, kontraktor, penyedia jasa, programing, advertising, food and beverage, hingga tour and travel.

Anggota termuda IWAPI tersebut menyatakan bahwa program kerja IWAPI saat ini memang berfokus untuk merangkul dan menggandeng para pelaku sektor UMKM yang pengusahanya berbasis wanita. Namun, di masa pandemi yang serba digital ini Debby mengaku harus melakukan terobosan untuk mendorong para pelaku usaha agar melek teknologi.

"Betul, untuk memperbaikinya kami dari IWAPI sendiri menggandeng beberapa perusahaan start up seperti gojek, grab ataupun perusahaan sejenis yang memanfaatkan media sosial sebagai sarana jualannya. Dan yang pasti itu tidak mudah, apalagi pengusaha UMKM tidak semua melek teknologi. Tetapi itu memang salah satu tantangan bagi kami. Apalagi di jaman sekarang yang semua serba digital, mau tidak mau kalau memang kita ingin maju harus mengikuti bukan hanya trend tetapi juga teknologi," ujarnya.

Tidak hanya bekerjasama dengan perusahaan start up, IWAPI juga mengajak pemerintah untuk membantu UMKM secara finansial. Debby berharap kolaborasi ini dapat menciptakan sinergi dan menjadi angin segar bagi para pelaku usaha.

"Untuk akses permodalan kami bekerjasama dengan pemerintah untuk memberikan edukasi kepada pelaku-pelaku usaha sehingga ada sinergi. Kami juga saat ini sudah bekerjasama dengan beberapa bank yang kedepannya mereka berkehendak untuk mempemudah kami dalam sisi permodalan," imbuhnya.

Sebagai informasi, terdapat tiga syarat yang harus dipenuhi agar bisa bergabung menjadi anggota IWAPI. Pertama, calon anggota adalah warga Kota Surabaya atau memiliki tempat usaha di Surabaya yang dibuktikan dengan fotokopi KTP, Pasfoto, dan fotokopi ijin usaha/legalitas lainnya. Kedua, mengisi formulir keanggotaan dari pengurus. Ketiga, menyelesaikan biaya pendaftaran dan pembelian seragam dengan total Rp650.000.

"Untuk persyaratan di atas, khususnya iuran, berlaku saat pandemi saja. Ketika nanti normal akan diberlakukan tarif normal yaitu Rp300.000 yang akan dibayarkan setiap tahunnya," tutup Debby. La

Berita Terbaru

Gugatan Sengketa Lahan Tidak Diterima, Kiagus : Silahkan Ambil Lahan, Ganti Investasi Kami

Gugatan Sengketa Lahan Tidak Diterima, Kiagus : Silahkan Ambil Lahan, Ganti Investasi Kami

Jumat, 18 Sep 2026 21:41 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 21:41 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun — Direktur PT Jatim Parkir Center (JPC), Kiagus Firdaus, membuka peluang penyelesaian sengketa lahan melalui negosiasi setelah Pen…

Bangun Sinergi Kejar Target PAD Rp 1 Triliun, Bapenda Lamongan dan MGN Mulai Petakan Potensi Pendapatan Daerah

Bangun Sinergi Kejar Target PAD Rp 1 Triliun, Bapenda Lamongan dan MGN Mulai Petakan Potensi Pendapatan Daerah

Jumat, 18 Sep 2026 17:30 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 17:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sinergi semua pihak terus dibangun oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Lamongan, agar target Pendapatan Asli Daerah…

Ada Keluhan Beras, Bulog Bojonegoro Respon Cepat Ganti Beras Berkualitas

Ada Keluhan Beras, Bulog Bojonegoro Respon Cepat Ganti Beras Berkualitas

Jumat, 18 Sep 2026 17:26 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 17:26 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Beberapa hari yang lalu, warga di wilayah Tuban mengeluhkan beras Program Bantuan Pangan (Banpang) tidak layak konsumsi, langsung…

Tak Bisa Narik Ojol Usai Kecelakaan, Hasim Dapat Kursi Roda dan Modal Dagang dari Kapolres Gresik

Tak Bisa Narik Ojol Usai Kecelakaan, Hasim Dapat Kursi Roda dan Modal Dagang dari Kapolres Gresik

Jumat, 18 Sep 2026 13:28 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 13:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Hampir sebulan setelah mengalami kecelakaan lalu lintas, Hasim (54), pengemudi ojek online (ojol) asal Gresik, belum bisa kembali m…

Pria Paruh Baya Dilaporkan ke Polres Blitar Kota Usai Curi Uang Istri Anggota DPR RI

Pria Paruh Baya Dilaporkan ke Polres Blitar Kota Usai Curi Uang Istri Anggota DPR RI

Jumat, 18 Sep 2026 13:18 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 13:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - AS pria berusia 59 warga Jajan Sudanco Supriadi, Kelurahan Gedog, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, kini harus meringkuk dalam…

Jargas 7.363 Sambungan di Menganti Rampung, Tinggal Menunggu Gas Mengalir

Jargas 7.363 Sambungan di Menganti Rampung, Tinggal Menunggu Gas Mengalir

Jumat, 18 Sep 2026 13:16 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 13:16 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Warga Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, segera menikmati layanan jaringan gas bumi (Jargas) rumah tangga. Pembangunan i…