China Dukung Pasangan yang Ingin Miliki Tiga Anak

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
 Anak-anak ikut serta dalam permainan tarik tambang di sebuah taman kanak-kanak Provinsi Zhejiang, Tiongkok timur. SP/ CH
Anak-anak ikut serta dalam permainan tarik tambang di sebuah taman kanak-kanak Provinsi Zhejiang, Tiongkok timur. SP/ CH

i

SURABAYAPAGI.com, China - China akan mendukung pasangan yang ingin memiliki anak ketiga, menurut pertemuan Biro Politik Komite Sentral Partai Komunis China (CPC).

Menerapkan kebijakan dan langkah-langkah pendukung yang relevan akan membantu meningkatkan struktur populasi China, secara aktif menanggapi populasi yang menua, dan melestarikan keunggulan sumber daya manusia negara itu.

Menurut data sensus terbaru, orang China berusia 60 tahun ke atas menyumbang 18,7 persen dari total populasi negara itu pada tahun 2020, 5,44 poin persentase lebih tinggi dari tahun 2010.

Meningkatnya populasi lansia di China akan mengurangi pasokan angkatan kerja sekaligus meningkatkan beban perawatan lansia keluarga dan tekanan pada pasokan layanan publik dasar, kata Ning Jizhe, kepala Biro Statistik Nasional.

Telepon Chen Yuwen terus berdering pada Senin sore, ketika teman-temannya membombardirnya dengan banyak pesan tentang kebijakan anak ketiga.

"Orang-orang tahu bahwa saya ingin memiliki anak ketiga, jadi mereka semua datang untuk memberi tahu saya kabar baik," kata Chen, 36, ibu dua anak di Shanghai. Putra sulungnya berusia delapan tahun dan putra bungsunya hampir berusia empat tahun, Jumat (11/6/2021).

Chen Youhua, seorang profesor sosiologi di Universitas Nanjing, mengatakan kebijakan anak ketiga adalah langkah cepat yang bertujuan untuk meningkatkan tingkat kesuburan China.

Populasi yang semakin tua akan meningkatkan biaya tenaga kerja dan tekanan pada jaring jaminan sosial, sehingga merusak vitalitas ekonomi dan momentum pertumbuhan ekonomi, kata profesor.

"Kebijakan baru memenuhi kebutuhan membangun masyarakat ramah kelahiran. Ini akan membantu membuat orang tua lebih mau dan kurang peduli untuk memiliki lebih banyak anak, dan memungkinkan mereka untuk membesarkan anak dengan baik," tambahnya.

China pada tahun 2013 mengizinkan pasangan untuk memiliki anak kedua jika salah satu orang tuanya adalah anak tunggal, dan pada tahun 2016 mengizinkan pasangan menikah untuk memiliki dua anak, menghapus kebijakan satu anak secara bertahap.

Pertemuan tersebut menuntut upaya untuk menerapkan kebijakan anak ketiga sesuai dengan hukum dan untuk memajukan penyelarasan kebijakan kelahiran dengan kebijakan ekonomi dan sosial yang relevan.

Pendidikan dan bimbingan harus diberikan untuk mempromosikan nilai-nilai pernikahan dan keluarga di antara kaum muda usia pernikahan, kata pertemuan itu.

Diperlukan upaya untuk meningkatkan layanan perawatan pra dan pasca melahirkan, mengembangkan sistem layanan pengasuhan anak universal, mempromosikan keadilan dalam pendidikan, meningkatkan pasokan sumber daya pendidikan yang berkualitas, dan mengurangi pengeluaran keluarga untuk pendidikan.

China juga harus terus menerapkan sistem penghargaan dan bantuannya saat ini serta kebijakan preferensial untuk keluarga dengan satu anak dan keluarga pedesaan dengan hanya dua anak perempuan yang lahir sebelum penerapan kebijakan dua anak. Dsy9

Berita Terbaru

Kasasi Ditolak MA, Eks Kasek SMK PGRI Ponorogo Resmi Jalani Vonis 12 Tahun, Aset Segera Dilelang

Kasasi Ditolak MA, Eks Kasek SMK PGRI Ponorogo Resmi Jalani Vonis 12 Tahun, Aset Segera Dilelang

Sabtu, 18 Jul 2026 18:18 WIB

Sabtu, 18 Jul 2026 18:18 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Upaya hukum kasasi yang diajukan oleh terdakwa kasus dugaan korupsi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) SMK PGRI 2 Ponorogo,…

Hakim Cecar Inspektur III Soal Audit CSR TPA Winongo, Singgung BBM PUPR untuk Alat Berat Swasta

Hakim Cecar Inspektur III Soal Audit CSR TPA Winongo, Singgung BBM PUPR untuk Alat Berat Swasta

Sabtu, 18 Jul 2026 17:04 WIB

Sabtu, 18 Jul 2026 17:04 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Inspektorat Kota Madiun menyebut hasil audit pekerjaan proyek Corporate Sosial Responsibility (CSR) dari PT Hemas Buana Indonesia (…

Saksi Ungkap Maidi Perintahkan Kepsek SD-SMP dan OPD Beli Pohon Sambung Tuwuh

Saksi Ungkap Maidi Perintahkan Kepsek SD-SMP dan OPD Beli Pohon Sambung Tuwuh

Sabtu, 18 Jul 2026 17:02 WIB

Sabtu, 18 Jul 2026 17:02 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Saksi Lismawati mengungkap Wali Kota Madiun nonaktif Maidi memerintahkan kepala sekolah SD, SMP, dan sejumlah OPD membeli m…

Bupati Hari Wuryanto Serahkan 55 Mobil Siaga Desa, Wujudkan Layanan Cepat untuk Masyarakat  ‎

Bupati Hari Wuryanto Serahkan 55 Mobil Siaga Desa, Wujudkan Layanan Cepat untuk Masyarakat ‎

Sabtu, 18 Jul 2026 17:00 WIB

Sabtu, 18 Jul 2026 17:00 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Hadirkan pelayanan yang cepat dan mudah dijangkau hingga ke tingkat desa, Pemerintah Kabupaten Madiun serahkan 55 unit mobil siaga k…

Satreskoba Polres Blitar Tangkap 3 Pengedar Sabu, Salah Satunya Oknum Anggota Polisi

Satreskoba Polres Blitar Tangkap 3 Pengedar Sabu, Salah Satunya Oknum Anggota Polisi

Sabtu, 18 Jul 2026 14:23 WIB

Sabtu, 18 Jul 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar – Satreskoba Polres Blitar Kota terus mengobrak-abrik sarang peredaran narkoba maupun obat-obatan terlarang di wilayah hukum Polres B…

Kalfaris Triwijaya Lalo melaksanakan PTDH terhadap Aiptu EW.

Kalfaris Triwijaya Lalo melaksanakan PTDH terhadap Aiptu EW.

Sabtu, 18 Jul 2026 13:26 WIB

Sabtu, 18 Jul 2026 13:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar – Dengan tegas, Kapolres Blitar Kota AKBP Kalfaris Triwijaya Lalo, S.I.K., M.I.K., pada hari Jumat, (17/7/2026), melakukan P…