SURABAYAPAGI.com, China - Di Kota Bozhou, Provinsi Anhui, Tiongkok timur, ada terowongan panjang dan sempit yang membentang dalam bentuk salib sepanjang lebih dari 8.000 meter.
Terowongan ini awalnya dibangun sebagai terowongan militer di akhir Dinasti Han Timur (25-220 M) oleh Cao Cao, seorang panglima perang Cina yang terkenal, Jumat (13/8/2021).
Pada tahun 1938, terowongan itu pertama kali ditemukan. Pada tahun 1973, sekitar 2.000 meter proyek telah digali, 700 meter di antaranya saat ini dibuka untuk umum.
Terowongan ini adalah salah satu fasilitas militer bawah tanah tertua dan terpelihara dengan baik di China, terdaftar sebagai situs sejarah dan budaya utama yang dilindungi di tingkat nasional.
Ada banyak peninggalan di terowongan militer bawah tanah yang sangat penting untuk mempelajari bangunan Cina kuno. Dsy9
Editor :
Redaksi
Berita Terbaru
Selasa, 03 Feb 2026 18:02 WIB
Selasa, 03 Feb 2026 18:02 WIB
SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pemerintah Kota Kediri terus melakukan penataan kabel semrawut secara bertahap di sejumlah ruas jalan. Namun, di balik upaya…
Selasa, 03 Feb 2026 16:35 WIB
Selasa, 03 Feb 2026 16:35 WIB
SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Kehebohan awal Februari tepatnya hari Selasa pagi (3 Februari 2026) di desa Boro Kec Selopuro Kabupaten Blitar, sempat kejutan warga…
Selasa, 03 Feb 2026 16:30 WIB
Selasa, 03 Feb 2026 16:30 WIB
SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Pengemudi becak Lamongan akhirnya ikut kebagian pemberian becak listrik dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang…
Selasa, 03 Feb 2026 16:30 WIB
Selasa, 03 Feb 2026 16:30 WIB
SurabayaPagi, Surabaya - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) secara resmi telah melakukan kerja sama dengan PT Kereta Api Pariwisata (KAI…
Selasa, 03 Feb 2026 16:17 WIB
Selasa, 03 Feb 2026 16:17 WIB
SURABAYA PAGI, Madiun — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan penyidikan kasus dugaan korupsi proyek pembangunan dan penyaluran Corporate Social R…
Selasa, 03 Feb 2026 16:14 WIB
Selasa, 03 Feb 2026 16:14 WIB
SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Sudah sebulan lebih ini pasca audensi dengan komisi C DPRD, PT Zam-Zam teryata masih mokong, enggan untuk mengurus izin P…