Wagub Emil Ajak Pemuda Jawa Timur Cintai Produk Negeri

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak. SP/BL/Is
Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak. SP/BL/Is

i

SURABAYAPAGI, Lamongan -  Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mengajak para pemuda Jatim untuk melakukan bela negara lewat penerapan gerakan Swadesi. Gerakan Swadesi, dimana masyarakat diajak untuk senantiasa menggunakan produk-produk buatan dalam negeri tanpa bergantung pada impor dari negara lain. Gerakan ini diinisiasi oleh Mahatma Gandhi saat ingin menjadikan India Independen.

Mengingat tren terhadap konsumsi produk luar negeri, maka dirinya mengajak kepada para pemuda di Jatim untuk meninggalkan gaya hidup konsumtif dan mulai menjadi produktif. "Realita ekonomi tidak bisa dihilangkan dari bela negara. Bela negara tidak perlu dalam bentuk fisik dan peperangan. Sekarang semuanya bisa dilakukan dengan berpikir di luar kotak atau think outside the box," ungkap Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak saat menghadiri Pendidikan Bela Negara 2021 yang diselenggarakan Kwarcab Pramuka Lamongan di Kantor Pemkab Lamongan, Sabtu (12/6/2021) malam. 

Emil menyebut, Swadesi merupakan upaya yang dapat diterapkan oleh para pemuda Indonesia sebagai usaha membela negara dari ancaman Neokolonialisme. 

"Sekarang ada yang namanya Neokolonialisme. Menguasai suatu negara tidak harus lewat senjata atau militer. Tetapi membuat negara itu bergantung kepada negara lain, baik secara kultural atau ekonomi," tutur Emil. 

Untuk itu, lewat gerakan Swadesi, Emil berharap kepada para pemuda Jatim dapat secara maksimal menggunakan kreativitas mereka dalam menciptakan hal-hal baru dan berwirausaha. Indonesia, sebutnya, harus mulai menjadi produsen dan meninggalkan gaya hidup konsumerisme.

"Contoh paling sederhana adalah, saat kita melihat barang bagus, kita akan langsung ingin beli. Kita harus mengubah mental tersebut menjadi 'ingin membuat','" sebut mantan Bupati Trenggalek ini.  

Lebih lanjut Emil menjelaskan, bela negara bukan hanya berhubungan dengan masalah peperangan, tetapi juga kedaulatan. Yang mana kedaulatan memiliki bermacam-macam bentuk. Salah satunya kedaulatan budaya. 

"Banyak sekali merk lokal yang menggunakan model dari negara lain. Ini sebenarnya, tidak apa jika mau melakukan penetrasi ke pasar luar. Tetapi kalau market-nya Indonesia dan pakai model dari luar, itu menunjukkan bahwa kita mulai kehilangan kedaulatan budaya," ujar Emil.

 Di acara tersebut, Emil juga berkesempatan memberikan motivasi dengan mengajak para pemuda untuk memulai menanamkan semangat Swadesi dari hal-hal kecil. 

Diantaranya, menjadikan pembahasan soal berkarya sebagai bagian dari obrolan sehari-hari. Selain itu, menjadikan diri mereka lebih kreatif dan inovatif di media sosial, digital IT ataupun internet. 

"Ini bisa dimulai dari kegiatan sehari-hari, seperti obrolan dan postingan media sosial yang berisi ajakan untuk berkreasi. Kita harus terus berupaya memanfaatkan internet untuk mencari ilmu dan motivasi," pungkas Emi.km/na

Berita Terbaru

SPDP Tak Diterima Sebelum Pemeriksaan, Dua Eks Direktur BPR Madiun Gugat Penetapan Tersangka

SPDP Tak Diterima Sebelum Pemeriksaan, Dua Eks Direktur BPR Madiun Gugat Penetapan Tersangka

Jumat, 28 Agu 2026 19:21 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 19:21 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Dua mantan Direktur Perumda BPR Bank Daerah Kota Madiun, Sugeng Mukti Wibowo (SMW) dan Ahmadu Malik Dana Logistia (AD), mem…

‎Mentirakati Indonesia, Mahasiswa Madiun Kenang Setahun Tragedi Agustus

‎Mentirakati Indonesia, Mahasiswa Madiun Kenang Setahun Tragedi Agustus

Jumat, 28 Agu 2026 18:36 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 18:36 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Madiun menggelar aksi simbolis bertajuk “Mentirakati …

Wilbex 2026, Hadirkan Pasar Produk Ibu dan Anak di Surabaya

Wilbex 2026, Hadirkan Pasar Produk Ibu dan Anak di Surabaya

Jumat, 28 Agu 2026 17:22 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 17:22 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Pameran kebutuhan ibu, bayi, dan anak, Willow Baby Expo (Wilbex) kembali digelar di Surabaya. Memasuki penyelenggaraan 2026, Wilbex V…

Nenek di Blitar Tercebur ke Sumur Bekas Pembuangan Sampah

Nenek di Blitar Tercebur ke Sumur Bekas Pembuangan Sampah

Jumat, 28 Agu 2026 16:41 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 16:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Nenek Suwarti berusia 70 tahun warga Kel. Beru, Kec. Wlingi, Kab. Blitar, tadi jelang Sholat Jumat, 28 Agustus 2026, sekitar pukul…

Luncurkan Majelis Pemberdayaan Indonesia, Cak Imin Dorong Pesantren Jadi Kekuatan Ekonomi

Luncurkan Majelis Pemberdayaan Indonesia, Cak Imin Dorong Pesantren Jadi Kekuatan Ekonomi

Jumat, 28 Agu 2026 16:35 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 16:35 WIB

SurabayaPagi, Jombang - Majelis Pemberdayaan Indonesia resmi digaungkan sebagai langkah strategis memperkuat pemberdayaan masyarakat dan mengatasi persoalan…

Dugaan Pesta Miras Pelajar di Gresik Jadi Alarm Keras, KBPPPA: Jangan Hanya Menghukum Anak

Dugaan Pesta Miras Pelajar di Gresik Jadi Alarm Keras, KBPPPA: Jangan Hanya Menghukum Anak

Jumat, 28 Agu 2026 15:31 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 15:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Dugaan pesta minuman keras (miras) yang melibatkan sejumlah pelajar SMP di Kabupaten Gresik menjadi alarm serius bagi dunia p…