Sudah 236 Positif dan 13 Orang Meninggal Dunia

Warga Yang Positif Covid-19 di Sidodowo Modo Terus Bertambah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Drop sembako terus dilakukan ke Desa Sidodowo, karena warganya tengah melakukan lockdown. SP/MUHAJIRIN KASRUN
Drop sembako terus dilakukan ke Desa Sidodowo, karena warganya tengah melakukan lockdown. SP/MUHAJIRIN KASRUN

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Jumlah warga Desa Sidodowo Kecamatan Modo Kabupaten Lamongan, yang terkonfirmasi positif covid-19 terus bertambah. Selain jumlah warga yang positif bertambah, jumlah yang meninggal akibat serangan virus Corona ini berjumlah 13 orang.

Klaster hajatan ini seperti disampaikan oleh dr. Taufik Hidayat, Kepala Dinas Kesehatan Lamongan, warga yang terkonfirmasi positif berjumlah 236 orang. Jumlah itu didapat dari hasil tes swab antigen yang digelar beberapa hari yang lalu. 

"Dari hasil swab antigen yang ikut sekitar 1000 an lebih warga Sidodowo, tapi yang dinyatakan positif berjumlah 236 orang," kata Taufik yang juga selaku Koordinator Bidang Preventif Promotif Satgas Penanganan Covid 19, Senin (14/6/2021).

Selain jumlah yang positif bertambah, jumlah yang meninggal karena terpapar Corona ini juga terus bertambah menjadi 13 orang."Hingga saat ini warga Sidodowo yang meninggal dunia akibat covid berjumlah 13 orang," terangnya.

Sementara itu, upaya untuk memangkas penyebaran covid terus dilakukan semua pihak, dengan komando Satgas Covid-19, dengan menerapkan dan kembali mengkampanyekan 3 M, apalagi belakangan kecenderungan masyarakat untuk menerapkan 3M mulai ada titik kejenuhan.

Apalagi sebelumnya, bupati Yuhronur Efendi dalam Apel Gelar Pasukan memberikan instruksi untuk terus mengoptimalkan satgas di desa-desa, PPKM Mikro terus dikuatkan, jangan sampai menurun, tidak boleh kendor, penyekatan juga harus dilakukan secara masif. 

 

Selain itu, operasi protokol kesehatan agar tidak hanya dilakukan di kota saja tapi di tempat lain juga. "Kita lakukan pencegahan dini agar tidak lagi terjadi peningkatan," jelasnya.

Pengerahan 225 personel gabungan TNI, Polri dan Satpol PP ke Desa Sidodowo diikuti dengan tenaga kesehatan dan ambulance untuk untuk melakukan pengobatan massal bagi masyarakat di sana. Tracing dilakukan dan penyekatan di perbatasan Desa Sidodowo dengan daerah lain diperketat untuk menekan penyebaran Covid 19.

“Selama penyekatan dan isolasi yang dilakukan sejak 4 Juni 2021 kebutuhan sembako untuk masyarakat dicukupi. Vitamin dan obat-obatan juga disediakan. Kerjasama semua pihak baik TNI, Polri, Satpol PP, tenaga kesehatan dan tentunya dukungan masyarakat terus ditingkatkan," ujarnya. jir

 

Berita Terbaru

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

MAKI: Kebocoran Penerimaan Negara Akibat Tata Kelola Pajak yang Buruk Sudah Masuk Kategori Darurat Nasional            SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Masya…

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

34 Pejabat Bea Cukai dan  40-45 Pejabat Direktorat Jenderal Pajak Dibuang ke Tempat Sepi, dari Wilayah Gemuk Usai OTT KPK       SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - …

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK menyita barang bukti berupa uang saat operasi tangkap tangan (OTT) di KPP Madya Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel).…

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Penggunaan anggaran pendidikan dalam APBN untuk makan bergizi gratis (MBG) kembali digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK). Kali ini,…

Bulan Syaban

Bulan Syaban

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Bulan Syaban merupakan bulan kedelapan dalam kalender Hijriah dan termasuk juga bulan mulia yang dimana letak waktunya berada…

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Judul utama harian Surabaya Sore edisi Rabu (4/2) kemarin "PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi". Judul ini terkesan bombastis. Tapi…