Vaksinasi Dikebut, Taget 5.000 Orang Divaksin per Harinya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kegiatan vaksinasi massal di kecamatan kota Sumenep pada Rabu (16/6).
Kegiatan vaksinasi massal di kecamatan kota Sumenep pada Rabu (16/6).

i

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep - Meningkatnya kasus positif covid-19 di sejumlah wilayah khususnya di Madura, membuat Pemkab Sumenep mempercepat vaksinasi covid-19.

Seperti yang dilakukan di kecamatan kota Sumenep pada Rabu (16/6). warga yang belum mendapatkan vaksin bisa mendapatkan vaksinasi gratis dengan membawa KTP.

Bupati Sumenep Ach Fauzi yang melihat langsung vaksinasi mengungkapkan, langkah tersebut dilakukan guna memutus penyebaran covid-19. ia menambahkan, sesuai perintah presiden, pihaknya menarget 5.000 orang mendapat vaksinasi covid-19 per harinya.

“Target awal per hari 3.000 orang yang divaksin. Namun pagi tadi ada instruksi baru dari Presiden, per hari targetnya 5.000,orang. Serentak se- Indonesia,” katanya.

Ia menjelaskan, sasaran awal vaksinasi tersebut adalah menuntaskan para guru dan lansia yang belum divaksin pada tahap sebelumnya. Namun karena saat ini tengah ada percepatan vaksin, maka dipersilahkan bagi seluruh warga yang memenuhi syarat baik umur maupun kesehatan, mengikuti program vaksinasi.

“Mulai hari ini dan seterusnya, kami akan terus mendorong pelaksanaan percepatan vaksinasi, bergeser dari satu kecamatan ke kecamatan lain, sampai seluruh warga tuntas divaksin,” ujarnya.

Ia mengaku akan melakukan pembahasan lebih lanjut dengan jajaran Forkopimda, untuk teknis pelaksanaan vaksinasi agar memenuhi target 5.000 orang per hari.

“Yang jelas memerlukan keterlibatan Polsek, Danramil, Camat, Kepala Desa, hingga Babinsa. Semua harus kompak untuk menyukseskan percepatan vaksinasi ini,” tandasnya.

 

Berita Terbaru

Kesehatan Gigi Jadi Kunci Tumbuh Kembang Anak, Ketua TP PKK Madiun Ingatkan Peran Ibu

Kesehatan Gigi Jadi Kunci Tumbuh Kembang Anak, Ketua TP PKK Madiun Ingatkan Peran Ibu

Sabtu, 27 Jun 2026 20:14 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 20:14 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Kesehatan gigi dinilai menjadi salah satu faktor penentu untuk mencegah stunting dan mendukung tumbuh kembang anak. Karena itu K…

Komisi D Segera Turun Tangan Atasi Kelangkaan Solar di Tingkat Petani dan Nelayan

Komisi D Segera Turun Tangan Atasi Kelangkaan Solar di Tingkat Petani dan Nelayan

Sabtu, 27 Jun 2026 19:45 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 19:45 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA – Komisi D DPRD Jawa Timur memastikan akan turun tangan menyikapi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis Solar yang t…

KAI Daop 7 Madiun Pastikan Jalur Aman dan Operasional Normal Pasca-Gempa Pacitan

KAI Daop 7 Madiun Pastikan Jalur Aman dan Operasional Normal Pasca-Gempa Pacitan

Sabtu, 27 Jun 2026 19:02 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 19:02 WIB

SURABAYAPAI.com, Blitar – Gempa berskala 5.6 SR di Pacitan sore tadi ( Sabtu 27 Juni 2026), pihak PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun p…

Kode "PWL" Terungkap di Sidang, Saksi Sebut Proyek PL Dikonsultasikan ke Maidi

Kode "PWL" Terungkap di Sidang, Saksi Sebut Proyek PL Dikonsultasikan ke Maidi

Sabtu, 27 Jun 2026 16:33 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 16:33 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sidang dugaan korupsi berkedok CSR yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif Maidi mengungkap adanya kode “PWL” atau Petunjuk Pak Wali…

Rochim Kerjakan Urugan TPA Tanpa Kontrak, Saksi Sebut Atas Petunjuk Maidi

Rochim Kerjakan Urugan TPA Tanpa Kontrak, Saksi Sebut Atas Petunjuk Maidi

Sabtu, 27 Jun 2026 15:27 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 15:27 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Maidi disebut memberi petunjuk langsung terkait pengerjaan urugan di TPA Winongo senilai Rp600 juta yang diklaim sebagai CSR dari PT…

DPRD Jatim Soroti Serapan APBD Tidak Maksimal di Proyek Infrastruktur dan BTT

DPRD Jatim Soroti Serapan APBD Tidak Maksimal di Proyek Infrastruktur dan BTT

Sabtu, 27 Jun 2026 12:01 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 12:01 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA – DPRD Jawa Timur menyoroti masih adanya anggaran daerah senilai Rp2,05 triliun tidak terserap hingga akhir Tahun Anggaran 2025. R…